Direksi Bank Riau-Kepri Teken Pakta Integritas

Dibaca: 6922 kali  Kamis,04 Juni 2015
Direksi Bank Riau-Kepri Teken Pakta Integritas
Ket Foto :
Pekanbaru-(riauterbit.com) - Jajaran Direksi dan Komisaris Bank Riau-Kepulauan Riau menandatangani pakta integritas dan surat komitmen pencapaian target bisnis untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan di Kota Pekanbaru, Senin.
 
Penandatanganan pakta integritas tersebut dilangsungkan di Kantor Gubernur Riau, Senin, yang turut disaksikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Riau Mahdi Muhammad, dan Kepala Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau Nurdin Subandi.
 
"Kami siap tandatangani ini dan harap dukungan dari semua pihak," kata Direktur Utama Bank Riau-Kepulauan Riau (BRK) Irvandi Gustari, saat penandatanganan di kantor Gubernur Riau.
 
Ia mengatakan penandatanganan tersebut merupakan bentuk komitmen jajaran direksi BRK yang baru dilantik di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. Menurut dia, penandatanganan pakta integritas juga diberlakukan seluruhnya kepada pejabat internal.
 
Jajaran Direksi BRK, yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh Pemprov Riau, pada tahun ini juga siap untuk mencapai target bisnis diantaranya untuk mengumpulkan dana pihak ketiga sebesar Rp17,8 triliun atau naik sekitar Rp2 triliun dibandingkan tahun 2014.
 
"Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab secara profesional," katanya.
 
Jajaran direksi lainnya yang menandatangani pakta integritas antara lain Direktur Kredit dan Syariah Afrial Abdullah, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Eka Afriadi, Direktur Operasional Wan Marwan, dan Direktur Dana dan Jasa Nizam. Selain itu, Komisaris Utama BRK Mambang Mit juga menandatangani pakta integritas itu.
 
Kepala Perwakilan OJK Riau Nurdin Subandi berharap agar jajaran direksi BRK yang baru dilantik bisa mewujudkan atau kepemimpinan yang profesional, bersih dan memegang akuntabilitas (good and clean governance/GCG). Direksi BRK juga dituntut untuk tetap independen, kuat dalam pelaksanaan audit internal untuk menekan "internal fraud", dan secara rutin melaporkan perkembangan kinerja kepada OJK tiap triwulan.
 
"Prinsip GCG perlu dilaksanakan karena resiko manajemen BRK dari internal dan eksternal makin banyak dan kompleks, apalagi bagi bank pembangunan daerah yang memiliki pemegang saham tersebar di beberapa pemerintah daerah," katanya.
 
Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman berharap agar BRK bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Riau di masa kepemimpinan direksi yang baru. Dengan aset BRK yang terkumpul kini mencapai Rp25 triliun, lanjutnya, seharusnya bank pembangunan daerah itu bisa menjadi "kiblat" bagi perbankan di daerah.
 
"Seharusnya BRK menjadi tuan rumah di Riau ini, kalau bisa bank yang masuk ke Riau harus berkiblat ke BRK," ujarnya.
 
Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »

Kamis,05 Juli 2018 - 00:27:48 WIB

Pendaftaran Calon Bawaslu Kabupaten Kota Se-Riau Ditutup, 352 Orang Mendaftar

Hari ini, rabu tanggal 4 Juli 2018, pendaftaran calon anggota Bawaslu Kab/Kota Se- Riau resmi ditutup, data terakhir sampai dengan jam 16 .00 wib telah mendaftaf sebanyak 325 calon, belum termasuk calon yang mendaftar via pos yang mengirimkan lamaran dihari terakhir (cap pos). Penerimaan calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah dibuka sejak tanggal 28 Juni 2018 yang lalu sampai dengan hari ini.. Pelamar lebih banyak yang mengantar langsung berkas lamarannya ke sekretariat Tim Seleksi (Timsel) di Jalan Adi Sucipto No.284, Komplek Transito Pekanbaru, dibanding melalui Jasa kurir atau Pos. Batas akhir Penerimaan berkas yang diantar langsung ke sekretariat adalah hingga jam 4 sore, sedangkan pengiriman berkas dengan cara scan dan di kirimkan ke alamat email timsel bawaslu.kkseriau2018@gmail.com hingga pukul 23.59 Wib. Sampai jam 16.00 sore ini, tercatat 352 orang pendaftar telah mengirimkan/mengantarkan berkas, dengan rincian sementara jumlah Pendaftar per-Kabupaten/Kota se-Riau sebagai berikut : Kota Pekanbaru : 102 Orang Kota Dumai : 15 Orang Kab. Bengkalis : 19 Orang Kab. Siak : 28 Orang Kab. Rohil : 25 Orang Kab. Meranti : 15 Orang Kab. Kampar : 32 Orang Kab. Rohul : 27 Orang Kab. Inhil : 11 Orang Kab. Kuansing : 36 Orang Kab. Pelalawan : 37 Orang Dari 352 Orang pendaftar tersebut (kemungkinan akan bertambah sampai malam ini) dan akan di lakukan penilaian berkas/seleksi administrasi dengan jumlah 252 Orang yang akan lulus, dan nantinya akan mengikuti tes tertulis CAT dan Psikologi. 252 Orang tersebut, perkiraan yang akan terjaring sebanyak 198 Orang yang akan mengikuti Tes Kesehatan dan Wawancara. Akhir jumlah Peserta Calon yang akan dikirim ke Bawaslu RI sebanyak 108 Orang dan nantinya akan menduduki posisi komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota sebanyak 54 Orang. "Batas waktu penerimaan berkas memang berakhir pada jam 4 sore, namun untuk peserta yang telah mengirimkan berkas melalui email sampai jam 23.59 Wib tetap akan di terima, artinya penerimaan berkas tetap berlangsung walaupun berkas asli nya diterima diluar tanggal 4 Juli." ujar Ketua Timsel 1 Dr.Hasanuddin, M.Si. "Sama halnya jika melalui Pos Kilat, kita akan terima dengan memperhatikan tanggal pengiriman berkasnya atau tanggal Cap Posnya yaitu paling lambat tanggal 4 Juli 2018", tambahnya. Dari beberapa Kabupaten yang ada, rencananya akan dilakukan perpanjangan waktu penerimaan berkas untuk Kabupaten yang jumlah pesertanya kurang dari 30 Orang, untuk Kabupaten/Kota yang akan memiliki komisioner Bawaslu sebanyak 5 Orang yaitu Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Inhu, Inhil, dan Kota Pekanbaru. Sedangkan Kabupaten Meranti, Kuansing, dan Kota Dumai akan memiliki komisioner Bawaslu masing-masing sebanyak 3 Orang.

Kamis,05 Juli 2018 - 00:27:48 WIB

Pendaftaran Calon Bawaslu Kabupaten Kota Se-Riau Ditutup, 352 Orang Mendaftar

Hari ini, rabu tanggal 4 Juli 2018, pendaftaran calon anggota Bawaslu Kab/Kota Se- Riau resmi ditutup, data terakhir sampai dengan jam 16 .00 wib telah mendaftaf sebanyak 325 calon, belum termasuk calon yang mendaftar via pos yang mengirimkan lamaran dihari terakhir (cap pos). Penerimaan calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah dibuka sejak tanggal 28 Juni 2018 yang lalu sampai dengan hari ini.. Pelamar lebih banyak yang mengantar langsung berkas lamarannya ke sekretariat Tim Seleksi (Timsel) di Jalan Adi Sucipto No.284, Komplek Transito Pekanbaru, dibanding melalui Jasa kurir atau Pos. Batas akhir Penerimaan berkas yang diantar langsung ke sekretariat adalah hingga jam 4 sore, sedangkan pengiriman berkas dengan cara scan dan di kirimkan ke alamat email timsel bawaslu.kkseriau2018@gmail.com hingga pukul 23.59 Wib. Sampai jam 16.00 sore ini, tercatat 352 orang pendaftar telah mengirimkan/mengantarkan berkas, dengan rincian sementara jumlah Pendaftar per-Kabupaten/Kota se-Riau sebagai berikut : Kota Pekanbaru : 102 Orang Kota Dumai : 15 Orang Kab. Bengkalis : 19 Orang Kab. Siak : 28 Orang Kab. Rohil : 25 Orang Kab. Meranti : 15 Orang Kab. Kampar : 32 Orang Kab. Rohul : 27 Orang Kab. Inhil : 11 Orang Kab. Kuansing : 36 Orang Kab. Pelalawan : 37 Orang Dari 352 Orang pendaftar tersebut (kemungkinan akan bertambah sampai malam ini) dan akan di lakukan penilaian berkas/seleksi administrasi dengan jumlah 252 Orang yang akan lulus, dan nantinya akan mengikuti tes tertulis CAT dan Psikologi. 252 Orang tersebut, perkiraan yang akan terjaring sebanyak 198 Orang yang akan mengikuti Tes Kesehatan dan Wawancara. Akhir jumlah Peserta Calon yang akan dikirim ke Bawaslu RI sebanyak 108 Orang dan nantinya akan menduduki posisi komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota sebanyak 54 Orang. "Batas waktu penerimaan berkas memang berakhir pada jam 4 sore, namun untuk peserta yang telah mengirimkan berkas melalui email sampai jam 23.59 Wib tetap akan di terima, artinya penerimaan berkas tetap berlangsung walaupun berkas asli nya diterima diluar tanggal 4 Juli." ujar Ketua Timsel 1 Dr.Hasanuddin, M.Si. "Sama halnya jika melalui Pos Kilat, kita akan terima dengan memperhatikan tanggal pengiriman berkasnya atau tanggal Cap Posnya yaitu paling lambat tanggal 4 Juli 2018", tambahnya. Dari beberapa Kabupaten yang ada, rencananya akan dilakukan perpanjangan waktu penerimaan berkas untuk Kabupaten yang jumlah pesertanya kurang dari 30 Orang, untuk Kabupaten/Kota yang akan memiliki komisioner Bawaslu sebanyak 5 Orang yaitu Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Inhu, Inhil, dan Kota Pekanbaru. Sedangkan Kabupaten Meranti, Kuansing, dan Kota Dumai akan memiliki komisioner Bawaslu masing-masing sebanyak 3 Orang.