<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://riauterbit.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://riauterbit.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Kapolres dan Wakapolres Meranti Turun ke Dua Sekolah, Manfaatkan Teknologi AI untuk Edukasi Green Policing</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10008/kapolres-dan-wakapolres-meranti-turun-ke-dua-sekolah-manfaatkan-teknologi-ai-untuk-edukasi-green-policing</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;MERANTI &#45; &lt;/strong&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., bersama Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, SH, turun langsung ke dua sekolah di Selatpanjang untuk mengedukasi pelajar tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui program Green Policing Goes To School, Selasa (22/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menariknya, edukasi tersebut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) melalui video animasi cinematic untuk menyampaikan pesan pelestarian alam demi keberlangsungan hidup dan peradaban manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Gede Adi menyambangi Sekolah Patria Dharma, Selatpanjang. Sementara Wakapolres Detis memimpin kegiatan serupa di SD Yos Sudarso, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan di dua sekolah tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan CERAH Presisi dan program Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ab2abf8bc738.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di hadapan para pelajar, Gede Adi mengingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga melindungi ekosistem dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), abrasi, serta kerusakan alam lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin adik&#45;adik memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Jangan membakar hutan dan lahan. Kita harus menjaga alam karena ketika kita menjaga alam, alam juga akan menjaga kita,&quot; ujar Gede Adi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Kepulauan Meranti memiliki kekayaan alam berupa lahan gambut, hutan mangrove, perkebunan sagu, sungai, dan laut yang harus dilindungi dari ancaman karhutla, abrasi, serta potensi kekeringan akibat El Nino.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu, Polres Meranti mendorong program Bank Pohon melalui pembibitan tanaman penghijauan dan mangrove, memperkuat kesiapsiagaan karhutla, serta menggencarkan edukasi dan kolaborasi bersama masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Wakapolres Detis mengingatkan pelajar SD Yos Sudarso tentang bahaya kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar atau dikenal dengan istilah memerun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia mencontohkan kebakaran lahan di Kecamatan Rangsang yang sebelumnya mengharuskan personel kepolisian turun langsung melakukan pemadaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memperkuat kesiapsiagaan, Polres Meranti memanfaatkan aplikasi satelit untuk memantau titik panas, melakukan pengecekan lapangan, hingga menyelidiki dugaan pembakaran lahan. Pelaku dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Edukasi di kedua sekolah dikemas melalui pemutaran video animasi cinematic berbasis AI, kuis, dan tanya jawab. Polisi juga membagikan bingkisan kepada siswa serta menyerahkan pohon sebagai simbol penghijauan. (&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/32357474028-img-20260922-wa0034.jpg"/><pubDate>Tue, 22 Sep 2026 23:25:55 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10008/kapolres-dan-wakapolres-meranti-turun-ke-dua-sekolah-manfaatkan-teknologi-ai-untuk-edukasi-green-policing</guid></item><item><title>Puluhan ASN Meranti Pindah ke Kementerian Haji, DPRD Soroti Risiko Kekosongan Pegawai</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10007/puluhan-asn-meranti-pindah-ke-kementerian-haji-dprd-soroti-risiko-kekosongan-pegawai</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Rencana perpindahan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti ke Kementerian Haji dan Umrah menjadi perhatian Komisi I DPRD Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komisi I DPRD bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepulauan Meranti menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor Sekretariat DPRD Kepulauan Meranti, Senin (22/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rapat tersebut, anggota Komisi I mempertanyakan dampak perpindahan ASN terhadap keberlangsungan pelayanan publik, terutama jika pegawai yang mengajukan perpindahan berasal dari organisasi perangkat daerah yang masih mengalami kekurangan sumber daya manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah anggota Komisi I, di antaranya Dyan Desmanengsih, Teuku Mohd Nasir, Eka Yusnita, dan Jonny, meminta BKPSDM menjelaskan pemetaan jabatan yang ditinggalkan serta langkah pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan pelayanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apakah BKPSDM sudah melakukan pemetaan yang ketat terhadap peta jabatan yang ditinggalkan? Bagaimana Pemda memastikan prinsip merit system tetap berjalan adil untuk mengisi kekosongan nanti?&quot; tanya anggota Komisi I.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Legislator juga mempertanyakan mekanisme perpindahan yang dinilai berpotensi menimbulkan kekurangan pegawai pada sektor pelayanan dasar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bagaimana langkah konkret Pemkab Meranti mengatasi dilema ini? Di satu sisi menjaga hak karier ASN, tetapi di sisi lain bagaimana mencegah kemunduran kinerja birokrasi daerah akibat perpindahan dalam jumlah besar?&quot; kata Noli Sugiharto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sorotan lain disampaikan H. Idris terkait adanya informasi kontribusi finansial sebesar Rp100 juta bagi ASN yang mengajukan perpindahan. Ia meminta BKPSDM menjelaskan dasar hukum, mekanisme, serta transparansi kebijakan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mengapa kebijakan ini secara spesifik menyasar wilayah penugasan tertentu seperti Rangsang Pesisir, dan bagaimana jaminan transparansinya agar bebas dari pungli?&quot; ujar H. Idris.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti Bakharuddin, M.Pd., menjelaskan bahwa proses perpindahan ASN dilakukan berdasarkan ketentuan dan tahapan administrasi yang berlaku. Menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mengubah prosedur yang telah ditetapkan pemerintah pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seluruh mekanisme perpindahan telah dikunci sesuai regulasi dan tahapan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat,&quot; kata Bakharuddin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, ASN yang telah mengikuti tahapan seleksi selanjutnya menjalani proses administrasi dan verifikasi di tingkat pusat sesuai kewenangan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Haji dan Umrah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait kontribusi sebesar Rp100 juta, Bakharuddin menyebut kebijakan tersebut memiliki dasar ketentuan yang telah berlaku sejak 2014 dan diperbarui pada 2024.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, BKPSDM memastikan pemerintah daerah tetap memantau dampak perpindahan ASN tersebut. Salah satu fokus yang dilakukan adalah menghitung kebutuhan pegawai serta mengantisipasi kemungkinan kekosongan pada jabatan strategis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam RDP tersebut, Komisi I DPRD Kepulauan Meranti juga menyampaikan tiga poin rekomendasi pengawasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama, BKPSDM diminta menyerahkan data komprehensif terkait 26 ASN yang sebelumnya mengurus berkas perpindahan, termasuk asal OPD dan status masing&#45;masing pegawai. DPRD juga meminta kejelasan status 17 ASN yang saat ini mengikuti proses seleksi di BKN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua, BKPSDM diminta memperketat Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK). Data tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi kekosongan pada posisi strategis serta menjaga kesinambungan pelayanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga, DPRD menyoroti wacana pembatasan perpindahan ASN keluar daerah. Komisi I mengingatkan agar setiap kebijakan moratorium atau pembatasan mutasi memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak bertentangan dengan ketentuan nasional yang ditetapkan pemerintah pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komisi I DPRD Kepulauan Meranti menegaskan, dinamika perpindahan ASN tidak boleh mengabaikan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik. Pemerintah daerah diminta memastikan penataan pegawai tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi pemerintahan dan pelayanan dasar di Kepulauan Meranti.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/87945027647-img-20260921-wa0192.jpg"/><pubDate>Mon, 21 Sep 2026 20:06:00 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10007/puluhan-asn-meranti-pindah-ke-kementerian-haji-dprd-soroti-risiko-kekosongan-pegawai</guid></item><item><title>Bupati Asmar Sambut Empat Wakil Riau Asal Meranti Usai Berlaga di MTQ Nasional</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10006/bupati-asmar-sambut-empat-wakil-riau-asal-meranti-usai-berlaga-di-mtq-nasional</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyambut kedatangan empat putra&#45;putri terbaik daerah yang menjadi utusan Provinsi Riau pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyambutan berlangsung di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Senin (21/9/2026). Bupati Asmar hadir bersama Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Asisten I, Staf Ahli Bupati, Sekretaris Satpol PP, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Kepala Bagian Kesra serta Kepala Bagian Prokopim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Empat peserta tersebut merupakan putra&#45;putri asal Kepulauan Meranti yang dipercaya memperkuat kafilah Provinsi Riau dalam ajang MTQ Nasional XXXI yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka yakni M. Habibulhaq Al Hanif yang tampil pada cabang hafalan 30 juz dan tafsir Al&#45;Qur&apos;an bahasa Arab, Rizki Arya Dinata pada cabang tilawah anak&#45;anak putra, Bunga Indah Mustika pada cabang tilawah remaja putri, serta Nur Syahfatin pada cabang tilawah anak&#45;anak putri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam ajang tersebut, M. Habibulhaq Al Hanif berhasil meraih Juara Harapan III pada cabang 30 juz dan tafsir bahasa Arab. Prestasi tersebut menambah catatan panjang kiprahnya di tingkat nasional maupun internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, Habibulhaq juga menjadi utusan Indonesia pada MHQ Internasional Al Malik Abdul Aziz Addauliyah di Mekkah, Arab Saudi, tahun 2026, dan berhasil menempati peringkat keenam. Prestasi itu menjadi salah satu capaian yang membanggakan bagi Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Rizki Arya Dinata berhasil meraih Juara III pada cabang tilawah anak&#45;anak putra. Dua peserta lainnya, Bunga Indah Mustika dan Nur Syahfatin, turut membawa nama Meranti dengan tampil pada cabang tilawah remaja putri dan tilawah anak&#45;anak putri.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ab0d42d1d0bd.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh peserta yang telah berjuang membawa nama Provinsi Riau sekaligus mengharumkan daerah asal mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anak&#45;anak kita yang telah berjuang dengan sungguh&#45;sungguh. Kalian tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama keluarga, daerah dan Provinsi Riau,&quot; ujar Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Kepulauan Meranti memiliki potensi besar dalam bidang Al&#45;Qur&apos;an apabila mendapatkan pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asmar juga berpesan agar prestasi yang telah diraih tidak berhenti pada satu ajang perlombaan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong pembinaan generasi muda agar semakin banyak qari, qariah dan hafiz&#45;hafizah asal Meranti yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan anak&#45;anak kita di bidang Al&#45;Qur&apos;an,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sebelumnya juga memberikan dukungan kepada keempat peserta tersebut sebelum berangkat ke MTQ Nasional XXXI 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan capaian tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti berharap pembinaan terhadap generasi Qurani dapat terus diperkuat sehingga melahirkan lebih banyak talenta yang mampu mengukir prestasi di tingkat nasional hingga internasional.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/37986952584-img-20260921-wa0174.jpg"/><pubDate>Mon, 21 Sep 2026 13:52:56 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10006/bupati-asmar-sambut-empat-wakil-riau-asal-meranti-usai-berlaga-di-mtq-nasional</guid></item><item><title>Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Meranti Serahkan Bantuan dan Janji Bangun Rumah</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10005/kunjungi-korban-kebakaran-bupati-meranti-serahkan-bantuan-dan-janji-bangun-rumah</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;MERANTI ,–&lt;/strong&gt; Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengunjungi keluarga korban kebakaran rumah di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (22/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran. Rumah milik Nurhayati (65) diketahui ludes terbakar pada Sabtu (19/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di lokasi, H. Asmar meninjau langsung kondisi rumah yang telah rata dengan tanah. Ia didampingi Asisten I Sekda Meranti T. Arifin serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kunjungan itu, Bupati menyerahkan bantuan kepada keluarga korban berupa sembako, peralatan rumah tangga, serta dokumen kependudukan berupa KTP dan kartu keluarga (KK).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya memberikan bantuan, H. Asmar juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membantu membangun kembali rumah korban. Rumah baru tersebut direncanakan berukuran 6x6 meter dan ditargetkan mulai dibangun pada awal 2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendengar rencana tersebut, Nurhayati tampak terharu. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan. Semoga Pak Bupati dan semua yang hadir dilindungi oleh Allah SWT,” ujar Nurhayati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 16.50 WIB di rumah Nurhayati yang berada di RT 005/RW 001, Jalan Tanjung Harapan. Api pertama kali diketahui oleh anak korban, Mashitah, yang melihat asap hitam tebal keluar dari dalam rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Api kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah. Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian dan warga sekitar berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.30 WIB.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ab09956c04e6.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, rumah beserta sejumlah barang milik korban, di antaranya mesin jahit, mesin cuci, kulkas, kasur, sofa, speaker, dan dua unit sepeda, ikut terbakar. Kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting pada instalasi listrik rumah korban yang sempat menimbulkan percikan api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi kejadian tersebut, H. Asmar mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di rumah maupun lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya mengimbau seluruh masyarakat Meranti untuk selalu menjaga rumah maupun lahan dari bahaya kebakaran. Jangan lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah dan perhatikan peralatan serta instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran. Semoga kita semua senantiasa dilindungi Allah SWT,” kata H. Asmar.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/4790884793-img-20260921-wa0014.jpg"/><pubDate>Mon, 21 Sep 2026 09:42:06 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10005/kunjungi-korban-kebakaran-bupati-meranti-serahkan-bantuan-dan-janji-bangun-rumah</guid></item><item><title>Razia Pekat di Meranti, Petugas Gerebek  Kamar Kos dan Temukan Pasangan Bukan Suami Istri.</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10004/razia-pekat-di-meranti-petugas-gerebek--kamar-kos-dan-temukan-pasangan-bukan-suami-istri</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat), Sabtu (19/9/2026) malam. Dalam razia tersebut, petugas menemukan pasangan yang bukan suami istri berada bersama di dalam kamar kos.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Razia dilakukan sebagai bagian dari pengawasan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Trantibum), sekaligus penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 47 Tahun 2016 dan Perda Nomor 5 Tahun 2019. Razia dipimpin Kepala Bidang Operasi dan Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Meranti, Andi Irawan, SE, didampingi Kasi Penegakan Perda dan Pembinaan PPNS, Syahroni, S.Sos.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak enam personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Petugas menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan ketertiban umum, mulai dari tempat hiburan malam hingga kawasan Dorak Ujung, Selatpanjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kepulauan Meranti, Wan Zulkifli, SH, M.Si., mengatakan razia Pekat dilaksanakan secara rutin sebagai langkah menjaga situasi tetap aman dan kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Razia ini bertujuan untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif bagi kita semua,&quot; kata Wan Zulkifli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penyisiran di salah satu rumah kos di Jalan Pembangunan, petugas menemukan dua orang yang bukan pasangan suami istri berada bersama di dalam kamar.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aafe7b0b57fd.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas kemudian memberikan teguran secara lisan kepada keduanya. Pengelola atau perwakilan kos juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap penghuni agar keberadaan kos tidak menimbulkan gangguan ketertiban umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain temuan di rumah kos, petugas juga mendapati sejumlah orang mengonsumsi minuman beralkohol di kawasan Simpang Dorak Ujung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terhadap warga yang ditemukan melakukan aktivitas tersebut, petugas memberikan teguran dan imbauan agar tidak mengulangi perbuatan yang dinilai dapat mengganggu ketertiban umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terhadap mereka yang kedapatan melanggar Trantibum, petugas kita tetap memberikan teguran lisan serta imbauan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut,&quot; ujar Wan Zulkifli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satpol PP dan Damkar Meranti menegaskan razia Pekat akan terus dilakukan secara rutin. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat turut menjaga ketertiban dan ketenteraman lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di kawasan yang menjadi titik pengawasan petugas.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/97328223482-img-20260920-wa0035.jpg"/><pubDate>Sun, 20 Sep 2026 21:05:45 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10004/razia-pekat-di-meranti-petugas-gerebek--kamar-kos-dan-temukan-pasangan-bukan-suami-istri</guid></item><item><title>Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Turun Langsung Patroli Malam di Selatpanjang</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10003/kapolres-meranti-akbp-gede-adi-turun-langsung-patroli-malam-di-selatpanjang</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45;&lt;/strong&gt; Suasana malam di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mendapat perhatian khusus aparat kepolisian. Sejumlah titik keramaian hingga objek vital disisir untuk mengantisipasi tindak kriminalitas dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., bersama personel Kompi Siaga II, Sabtu (19/9/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dimulai sekitar pukul 21.00 WIB, rombongan bergerak menyusuri sejumlah kawasan di Kecamatan Tebing Tinggi. Pasar Juling dan Taman Cik Puan menjadi sasaran patroli. Polisi juga mengecek sejumlah kantor perbankan yang dinilai perlu mendapat perhatian dari sisi keamanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, patroli tersebut merupakan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada malam hari.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aaf77e5dc83b.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas pada malam hari. Kehadiran polisi di lapangan juga menjadi langkah pencegahan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas,&quot; ujar Gede Adi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pengawasan tidak hanya difokuskan pada pusat keramaian, tetapi juga objek vital yang berpotensi menjadi sasaran kejahatan. Di antaranya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sela patroli, petugas turut menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diajak berperan aktif menjaga keamanan lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya Riau Cerah Presisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga tidak luput dari perhatian. Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengajak masyarakat bersama&#45;sama menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, pengendara diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI) demi keselamatan selama berkendara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gede juga meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apabila menemukan gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center 110,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli tersebut turut melibatkan Ps. Kabag SDM AKP Gunawan, S.H., Kasat Samapta AKP Hendri Berson, S.H., M.H., Kasat Resnarkoba AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., Kasi Propam AKP Daniel Bakkara, serta sejumlah perwira dan personel Kompi Siaga II Polres Kepulauan Meranti. (&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/88703963532-img-20260920-wa0009.jpg"/><pubDate>Sun, 20 Sep 2026 13:07:19 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10003/kapolres-meranti-akbp-gede-adi-turun-langsung-patroli-malam-di-selatpanjang</guid></item><item><title>Si Jago Merah Lahap Rumah Warga Tanjung Harapan Ini Penjelasan Polisi</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10002/si-jago-merah-lahap-rumah-warga-tanjung-harapan-ini-penjelasan-polisi</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45;&lt;/strong&gt; Sebuah rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, RT 005/RW 001, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terbakar pada Sabtu (19/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 16.50 WIB setelah anak pemilik rumah, Mashitah, melihat asap hitam tebal keluar dari rumah ibunya, Nurhayati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sekitar pukul 16.50 WIB, anak korban melihat rumah orang tuanya mengeluarkan asap hitam tebal,&quot; kata Lubis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mashitah kemudian mendatangi rumah tersebut dan melihat Nurhayati sedang berusaha memadamkan api yang muncul di bagian dapur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena api semakin membesar dan mulai merambat menuju ruang tamu, Mashitah menarik ibunya keluar dari rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 17.10 WIB, Ketua RT 005 Syafinah menghubungi petugas pemadam kebakaran dan Kapolsek Tebing Tinggi untuk meminta bantuan memadamkan api.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aaf312a8b5af.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada pukul 17.20 WIB personel Unit Reskrim, Samapta Polsek Tebing Tinggi, Damkar Selatpanjang dan warga bersama&#45;sama memadamkan api yang membakar rumah korban,&quot; ujar Lubis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.10 WIB. Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang milik korban tidak dapat diselamatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Barang yang terbakar antara lain mesin jahit, mesin cuci, kulkas, kasur, sofa, speaker, serta dua unit sepeda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Berdasarkan hasil pengecekan di TKP, api diduga pertama kali muncul dari colokan kabel listrik,&quot; jelas Lubis.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/16362420466-img-20260920-wa0001.jpg"/><pubDate>Sun, 20 Sep 2026 08:06:24 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10002/si-jago-merah-lahap-rumah-warga-tanjung-harapan-ini-penjelasan-polisi</guid></item><item><title>Perpustakaan Meranti Kini Buka Setiap Hari, Perluas Akses Literasi Masyarakat Menuju Meranti Unggul</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10001/perpustakaan-meranti-kini-buka-setiap-hari-perluas-akses-literasi-masyarakat-menuju-meranti-unggul</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memperluas akses layanan literasi dengan membuka perpustakaan pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, mulai 19 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr. Abu Hanifah, menerangkan bahwa perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga ruang belajar, pusat informasi, serta wadah untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan. Kehadiran layanan akhir pekan diharapkan memberi ruang yang lebih fleksibel bagi masyarakat untuk membaca, mencari referensi, belajar, dan menambah wawasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pembukaan layanan akhir pekan ini merupakan bentuk respons terhadap masukan dan harapan masyarakat. Kita ingin perpustakaan semakin mudah diakses dan dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dr. Abu Hanifah, Jumat (18/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kebijakan tersebut, lanjut Abu Hanifah, perpustakaan meranti kini melayani masyarakat selama tujuh hari dalam sepekan. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, cendekiawan, serta para pecinta buku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih jauh, perluasan layanan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi dan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan Kepulauan Meranti yang unggul, agamis dan sejahtera, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan budaya literasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapannya, perpustakaan dapat menjadi pilihan masyarakat untuk mengisi waktu akhir pekan dengan kegiatan positif. Dengan membaca dan menambah wawasan, kita ikut menyiapkan generasi Meranti yang unggul,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pelajar dan mahasiswa, layanan tersebut terbuka bagi keluarga, komunitas, cendekiawan, dan masyarakat umum. Perpustakaan juga diharapkan berkembang sebagai ruang publik yang nyaman untuk belajar, berdiskusi, dan berinteraksi secara positif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perpustakaan Meranti berlokasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Keulauan Meranti, Jalan Perumbi, Selatpanjang. Adapun jadwal layanan perpustakaan yaitu hari senin hingga jumat pukul 07.30 hingga 16.00 WIB, dan sabtu–minggu pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Keulauan Meranti mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut sebagai ruang untuk membaca, belajar, mencari informasi, dan mengembangkan pengetahuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui perluasan akses ini, Pemerintah Kepulauan Meranti berharap perpustakaan semakin dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama membangun budaya literasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Kepulauan Meranti yang unggul, agamis dan sejahtera.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/21558781267-img-20260919-wa0041.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 21:41:44 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10001/perpustakaan-meranti-kini-buka-setiap-hari-perluas-akses-literasi-masyarakat-menuju-meranti-unggul</guid></item><item><title>Puluhan Kepala Sekolah di Meranti Akan Diganti, Disdik Siapkan Skema Nonreguler</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10000/puluhan-kepala-sekolah-di-meranti-akan-diganti-disdik-siapkan-skema-nonreguler</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45;&lt;/strong&gt; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, melakukan pemetaan terhadap 208 kepala sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri. Pemetaan tersebut menjadi dasar penataan penugasan kepala sekolah, mulai dari perpanjangan masa tugas hingga penggantian kepala sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti R. Yusran &amp;nbsp;mengatakan, dari 208 kepala sekolah yang dipetakan, sebanyak 31 orang masih dapat melanjutkan masa penugasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara 62 kepala sekolah telah menyelesaikan masa penugasan dan tidak dapat diperpanjang kembali. Untuk mengisi posisi tersebut, Disdikbud Meranti telah menyiapkan proses penggantian melalui mekanisme nonreguler.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk kepala sekolah yang sudah habis masa penugasannya dan tidak bisa diperpanjang, kita siapkan proses penggantian melalui jalur nonreguler,” ujar Plt Kepala Disdikbud Meranti, Sabtu (19/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, proses pengusulan pengganti untuk 62 kepala sekolah tersebut saat ini telah berjalan. Pemberkasan dan pengusulan dilakukan melalui aplikasi SIM KSPSTK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita berharap proses administrasinya dapat segera selesai, sehingga kepala sekolah pengganti bisa ditetapkan dan dilantik,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, terdapat 13 kepala sekolah yang masih berstatus pelaksana tugas (Plt). Disdikbud Meranti juga mengusulkan agar para Plt tersebut dapat diangkat menjadi kepala sekolah definitif melalui mekanisme nonreguler.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, sebanyak 85 kepala sekolah telah menyelesaikan periode pertama dan masih memiliki peluang melanjutkan masa penugasan ke periode kedua. Namun, mereka harus memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya memiliki sertifikat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk yang masih bisa melanjutkan ke periode kedua, tentu harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Salah satunya mengikuti proses BCKS,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses pemenuhan persyaratan tersebut meliputi seleksi substansi dan pelatihan BCKS. Dari 180 peserta yang mengikuti seleksi substansi, nantinya akan dipilih 90 peserta untuk mengikuti pelatihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seleksi substansi akan dilaksanakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau. Pesertanya tidak hanya berasal dari kepala sekolah yang telah menjalani satu periode, tetapi juga guru yang memenuhi persyaratan untuk ditugaskan sebagai kepala sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Meranti sendiri tercatat 919 guru yang memenuhi persyaratan untuk menjadi kepala sekolah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 96 orang telah menyatakan kesediaan dan mengunggah dokumen administrasi untuk mengikuti proses seleksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pesertanya tidak hanya kepala sekolah yang sudah satu periode. Guru yang memenuhi persyaratan juga kita berikan kesempatan untuk mengikuti seleksi,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disdikbud Meranti juga telah mengusulkan peserta pelatihan BCKS kepada kementerian untuk mendapatkan persetujuan. Setelah persetujuan diterbitkan, Disdikbud akan melakukan perjanjian kerja sama dengan BGTK Provinsi Riau sebagai penyelenggara pelatihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penataan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengisian jabatan kepala sekolah. Disdikbud juga harus menyiapkan penempatan bagi kepala sekolah yang tidak lagi menjabat dan kembali menjalankan tugas sebagai guru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penempatan akan mempertimbangkan lokasi tempat tinggal, kebutuhan guru di sekolah, serta mata pelajaran yang diampu. Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi mantan kepala sekolah pada jenjang SMP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disdikbud juga perlu memastikan ketersediaan jam mengajar agar guru yang kembali dari tugas kepala sekolah tetap dapat memenuhi ketentuan beban kerja, termasuk persyaratan yang berkaitan dengan sertifikasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain kembali menjadi guru, mantan kepala sekolah yang memenuhi persyaratan untuk menjadi pengawas sekolah juga berpeluang diarahkan untuk mengisi kebutuhan pengawas di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, Meranti tercatat hanya memiliki sembilan pengawas sekolah. Jumlah tersebut masih perlu ditambah untuk memenuhi kebutuhan pengawasan pada satuan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, rencana tersebut masih menunggu petunjuk teknis mengenai pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi calon pengawas sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Kepala Disdikbud Meranti menegaskan, seluruh proses penataan kepala sekolah dilakukan secara bertahap dan mengacu pada ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penataan ini mencakup penggantian kepala sekolah yang tidak dapat diperpanjang, pengangkatan kepala sekolah Plt menjadi definitif, serta pemenuhan persyaratan bagi kepala sekolah yang masih dapat melanjutkan masa tugasnya,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penataan tersebut mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah serta Kepmendikdasmen Nomor 129 Tahun 2025 tentang Seleksi Substansi, Pelatihan Kepala Sekolah, dan Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/90634303162-img-20260919-wa0031.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10000/puluhan-kepala-sekolah-di-meranti-akan-diganti-disdik-siapkan-skema-nonreguler</guid></item><item><title>Riau CERAH Presisi di Meranti, Desa Tenan Jadi Pusat Gerakan Tanam Pohon Petai</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9999/riau-cerah-presisi-di-meranti-desa-tenan-jadi-pusat-gerakan-tanam-pohon-petai</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti, Polda Riau, mendukung program unggulan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melalui gerakan Riau CERAH Presisi. Di Kabupaten Kepulauan Meranti, gerakan penghijauan tersebut akan dipusatkan di Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program Riau CERAH Presisi mengusung semangat “Bersama Menjaga Riau, Bersama Menjaga Masa Depan” dengan tiga pendekatan utama, yakni Cegah, Rawat, dan Hijaukan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan berbagai persiapan sebelum pelaksanaan kegiatan penanaman pohon di Desa Tenan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk kegiatan CERAH sekarang ini akan dipusatkan di Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Pelaksanaannya akan kita sampaikan. Setelah prakondisi, sekarang ini kita siapkan tanam sejenis pohon petai,” kata Gede.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pohon petai dipilih karena diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga ke depannya pohon petai nanti bermanfaat untuk masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Riau CERAH Presisi secara keseluruhan menargetkan penanaman 1 juta pohon di wilayah Riau. Program tersebut tidak hanya diarahkan pada kegiatan menanam, tetapi juga memastikan pohon yang ditanam dapat tumbuh dan mendapatkan perawatan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Polres Meranti, gerakan penghijauan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla. Pendekatan yang dilakukan tidak sebatas penanganan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga melalui upaya pencegahan, perawatan lingkungan, dan pemulihan kawasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemilihan Desa Tenan sebagai lokasi kegiatan diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Selain membantu menjaga lingkungan, tanaman produktif seperti petai berpotensi memberikan manfaat ekonomi apabila dikelola dan dirawat secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Kepulauan Meranti menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Riau CERAH Presisi sebagai gerakan bersama dalam menjaga lingkungan di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui konsep Cegah, Rawat, dan Hijaukan, gerakan tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan dilakukan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gerakan penghijauan di Desa Tenan pun diharapkan menjadi salah satu langkah nyata untuk menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Meranti di masa mendatang.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/37853839647-img-20260919-wa0030.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 19:03:00 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9999/riau-cerah-presisi-di-meranti-desa-tenan-jadi-pusat-gerakan-tanam-pohon-petai</guid></item><item><title>Wabup Muzamil Buka Raker LAMR Meranti, Perkuat Adat dan Budaya Melayu</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9998/wabup-muzamil-buka-raker-lamr-meranti-perkuat-adat-dan-budaya-melayu</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M., membuka secara resmi Rapat Kerja (Raker) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 di Balai Adat LAMR Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Sabtu (19/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung tema “Adat Terjaga, Negeri Bermarwah, Kepulauan Meranti Unggul”, Raker tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi untuk mengevaluasi program sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja LAMR ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau Datuk Seri Drs. H. Taufik Ikram Jamil, M.Hum., Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, organisasi kepemudaan, insan pers serta pengurus LAMR kecamatan dan desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Panitia Pelaksana Raker LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Susanto Sudarmo, S.E., mengatakan Raker tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan kelembagaan, menyatukan persepsi dan merumuskan langkah strategis LAMR.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, tantangan dalam menjaga dan mewariskan adat serta budaya Melayu semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, perubahan zaman dan dinamika sosial masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui Rapat Kerja ini kita berharap lahir program&#45;program yang konkret, realistis dan menyentuh kepentingan masyarakat, khususnya dalam upaya memperkuat kelembagaan adat, melestarikan budaya Melayu, membina generasi muda, serta memperkuat peran LAMR di tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, persiapan Raker telah dilakukan sejak pembentukan panitia pada 22 Agustus 2026. Persiapan kemudian dilanjutkan melalui rapat progres pada 2 dan 9 September hingga pelaksanaan pembukaan Raker pada Sabtu, 19 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aae3153c4c07.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan LAMR.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebut dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlangsungan program pelestarian adat dan budaya Melayu di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebagai Lembaga Adat, kami sangat berbesar hati bahwa para pemimpin di Kepulauan Meranti masih menghargai adat dan budaya Melayu,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Afrizal mengatakan agenda LAMR tidak berhenti pada pelaksanaan Raker. Sejumlah kegiatan budaya juga disiapkan, antara lain zikir bersama, Festival Senandung Melayu, sembang budaya, tata adab pantun buka pintu serta majelis tepung tawar bagi tamu kehormatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, setiap kegiatan budaya harus tetap memperhatikan tata cara dan nilai&#45;nilai adat agar pelestarian budaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil menilai Raker LAMR Kepulauan Meranti memiliki posisi penting dalam menentukan arah organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, Raker berada satu tingkat di bawah musyawarah daerah dalam struktur organisasi LAMR sehingga forum tersebut menjadi ruang strategis untuk membahas dan menetapkan program organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Taufik juga menekankan pentingnya penguatan adat dan budaya Melayu dengan tetap memperhatikan keragaman tradisi yang berkembang di berbagai daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pelestarian budaya tidak sebatas kesenian dan seremoni adat, tetapi juga mencakup pemajuan kebudayaan, pendidikan, bahasa, karya sastra serta penguatan hak&#45;hak masyarakat adat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu kekayaan budaya yang mendapat perhatian adalah Syair Ikan Terubuk, karya sastra Melayu yang berkembang di wilayah Pulau Padang, Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai kekayaan sastra lokal tersebut memiliki nilai penting untuk terus dikaji, dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari warisan budaya Melayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Orang Melayu itu sangat dekat dengan keilmuan. Karya&#45;karya seperti ini perlu terus diangkat dan dilestarikan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Taufik juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan budaya Melayu. Menurutnya, pengenalan budaya melalui dunia pendidikan penting untuk memastikan generasi muda memahami identitas dan warisan budaya daerahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin mengatakan pelaksanaan Raker LAMR 2026 merupakan kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai tema yang diangkat menggambarkan semangat bersama untuk menjaga identitas budaya Melayu sekaligus mendorong kemajuan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga hubungan antara Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tetap langgeng dan harmonis, seperti aur dengan tebing yang selalu berjalan seiring,” ujar Muzamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, rangkaian kegiatan Raker seperti zikir akbar dan doa bersama, Festival Senandung Melayu, sembang budaya, tata adab pantun buka pintu hingga majelis tepung tawar dapat menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara masyarakat adat, pemerintah, Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jalinan silaturahmi ini sangat bermanfaat bagi kita semua untuk saling mengerti, memahami dan bekerja sama demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muzamil berharap Raker mampu menghasilkan program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran LAMR dalam pembangunan daerah, khususnya pada bidang kebudayaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga meminta seluruh pengurus LAMR terus berkontribusi dalam menjaga adat dan budaya Melayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jaga adat, lestarikan budaya. Lindungi tuah, jaga marwah. Jangan abaikan adat dan lembaga,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab Kepulauan Meranti, lanjut Muzamil, akan terus memberikan dukungan terhadap aktivitas LAMR yang berkaitan dengan pelestarian adat, budaya dan kearifan lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai geliat kegiatan adat dan kebudayaan dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan adanya semangat pemajuan kebudayaan di Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Artinya, terjadi gairah pemajuan kebudayaan dan adat&#45;istiadat serta penjagaan kearifan lokal yang luar biasa di Kepulauan Meranti ini dalam rangka menuju Kabupaten Kepulauan Meranti yang unggul, agamis dan sejahtera,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raker LAMR Kepulauan Meranti Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh unsur adat dalam menyusun program yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memastikan nilai&#45;nilai Melayu tetap hidup, berkembang dan diwariskan kepada generasi mendatang.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/88190984944-img-20260919-wa0017.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 13:53:47 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9998/wabup-muzamil-buka-raker-lamr-meranti-perkuat-adat-dan-budaya-melayu</guid></item><item><title>26 Masjid Jadi Sasaran Jumat Keliling, Polres Meranti Perkuat Pesan Kamtibmas</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9997/26-masjid-jadi-sasaran-jumat-keliling-polres-meranti-perkuat-pesan-kamtibmas</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;MERANTI &#45; &lt;/strong&gt;Jajaran Polres Kepulauan Meranti bersama empat polsek menggelar Jumat Keliling secara serentak di 26 masjid, Jumat (18/9/2026). Kegiatan yang melibatkan 1.525 jemaah tersebut diisi dengan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta imbauan menjaga kerukunan menjelang Pilkades serentak Oktober 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., di Masjid Al Istiqomah, Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Di hadapan 120 jemaah, Kapolres mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla dan menjaga keamanan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak memerun atau membakar sampah, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran,&quot; ujar Gede Adi.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aad386cbaf7b.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain jajaran Polres, kegiatan serupa digelar di sejumlah masjid oleh polsek jajaran. Polsek Rangsang Barat melaksanakan Jumat Keliling di lima masjid dengan jumlah 510 jemaah. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Rangsang Barat IPDA Sukardi, S.I.P.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, Polsek Merbau menggelar kegiatan di delapan masjid dengan total 350 jemaah. Polsek Tebing Tinggi Barat menyambangi enam masjid dengan jumlah 290 jemaah. Kegiatan di wilayah tersebut dipimpin Kapolsek Tebing Tinggi Barat IPDA Dominikus Turnip, S.E.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Polsek Rangsang melaksanakan Jumat Keliling di enam masjid dengan jumlah 255 jemaah. Kegiatan dipimpin Kapolsek Rangsang AKP Aguslan, S.H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan pilihan dalam Pilkades sebagai pemicu konflik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mari kita laksanakan Pilkades serentak dengan damai, jujur, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Hindari penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, provokasi, serta tindakan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Masjid Al Istiqomah Desa Insit, kegiatan turut diisi dengan pembagian ratusan paket makanan dan minuman melalui program Jumat Berkah, penyerahan sarana kontak dan tali asih kepada pengurus masjid, serta makan bersama warga. (&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/48511606663-img-20260918-wa0048.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 20:12:17 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9997/26-masjid-jadi-sasaran-jumat-keliling-polres-meranti-perkuat-pesan-kamtibmas</guid></item><item><title>Yulisman Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Kulim Jaya, Ajak Warga Rawat Persatuan</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9996/yulisman-sosialisasikan-empat-pilar-kebangsaan-di-kulim-jaya-ajak-warga-rawat-persatuan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRI HULU&lt;/strong&gt; — Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, H. Yulisman, S.Si., M.M., menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Desa Kulim Jaya, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Sabtu, 12 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aacc0996f871.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang diikuti masyarakat tersebut membahas empat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang&#45;Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pemaparannya, Yulisman menekankan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar tidak semestinya berhenti sebatas pengetahuan dan hafalan. Nilai&#45;nilai tersebut, menurut dia, perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari&#45;hari melalui sikap saling menghargai, toleransi, gotong royong dan menjaga persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam beberapa kegiatan sosialisasi sebelumnya, Yulisman juga menekankan bahwa Pancasila harus diwujudkan dalam perilaku masyarakat, sementara UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi bagian penting yang merekatkan kehidupan bangsa.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yulisman mengingatkan perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat menghadapi arus informasi yang semakin cepat. Karena itu, masyarakat perlu memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat agar perbedaan pandangan maupun informasi yang beredar tidak berkembang menjadi sumber perpecahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Empat Pilar Kebangsaan harus hadir dalam kehidupan kita sehari&#45;hari. Pancasila harus tercermin dalam perilaku, UUD 1945 menjadi pedoman dalam kehidupan bernegara, NKRI harus kita jaga, sementara keberagaman dalam Bhinneka Tunggal Ika harus kita rawat sebagai kekuatan bangsa,” demikian inti pesan Yulisman dalam sosialisasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesan itu sejalan dengan pernyataan Yulisman dalam sosialisasi di Inhu pada Juni 2026. Saat itu ia mengatakan Empat Pilar tidak hanya menjadi materi forum resmi, melainkan perlu menjadi pedoman kehidupan sehari&#45;hari, termasuk melalui penghormatan terhadap keberagaman dan upaya memperkuat persatuan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yulisman juga mengajak masyarakat Desa Kulim Jaya mempertahankan budaya gotong royong dan musyawarah. Menurutnya, perbedaan suku, agama, budaya maupun pandangan tidak semestinya menjadi alasan masyarakat terpecah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai penguatan wawasan kebangsaan semakin penting bagi generasi muda. Kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat, namun pada saat bersamaan membuat informasi yang belum tentu benar dapat menyebar dengan cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, keluarga dan lingkungan masyarakat memiliki peran dalam menanamkan nilai Pancasila serta mengajarkan generasi muda menghargai perbedaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah seorang warga, Ardi, menyambut positif pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan Empat Pilar membantu masyarakat memahami kembali dasar kehidupan berbangsa dengan penjelasan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagi kami masyarakat desa, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kadang kita mengenal Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika hanya dari sekolah. Melalui sosialisasi ini kita diingatkan lagi bagaimana nilai&#45;nilai itu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Ardi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ardi berharap sosialisasi serupa terus menjangkau masyarakat, terutama kalangan pemuda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Anak&#45;anak muda sekarang berhadapan langsung dengan media sosial setiap hari. Mereka perlu mempunyai pegangan agar tidak gampang terprovokasi atau bertengkar hanya karena berbeda pandangan. Persatuan dan gotong royong yang selama ini hidup di desa harus tetap kita pertahankan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, Yulisman berharap nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika semakin dipahami dan diterapkan masyarakat, sehingga persatuan dan kerukunan tetap terpelihara mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat. (Adv)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/83038517647-img-20260918-wa0031(1).jpg"/><pubDate>Sun, 13 Sep 2026 11:40:51 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9996/yulisman-sosialisasikan-empat-pilar-kebangsaan-di-kulim-jaya-ajak-warga-rawat-persatuan</guid></item><item><title>Bripka Khairi, Personel Polres Meranti Raih Juara 1 Kompolnas Award 2026 Kategori Perorangan Desa 3T</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9995/bripka-khairi-personel-polres-meranti-raih-juara-1-kompolnas-award-2026-kategori-perorangan-desa-3t</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta, &#45; &lt;/strong&gt;Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Polda Riau. Bripka Khairi, personel Polres Kepulauan Meranti berhasil meraih Juara 1 Perorangan untuk kategori Desa Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) dalam ajang Kompolnas Award Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada Bripka Khairi sebagai perwakilan dari Polda Riau atas dedikasi dan kinerjanya dalam pengabdian di wilayah 3T.yaitu melakukan kegiatan Perpustakaan keliling dari desa kedas kec Rangsang pesisir.kab.meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ajang Kompolnas Award Tahun 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja anggota Polri yang dinilai berprestasi dan berdampak langsung bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan bahwa Kompolnas Award menjadi acuan penting dalam menilai kinerja Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kompolnas Award ini sebagai acuan terhadap kinerja Polri. Mempermudah institusi Polri untuk mencari kinerja anggota Polri yang terbaik. Dengan adanya penilaian dari Kompolnas Award ini sangat membantu evaluasi kinerja Polri dan penilaian publik, serta evaluasi anggota kami untuk bekerja dengan baik. Dan sangat membantu kami. Yang dapat prestasi untuk mendorong insan&#45;insan Polri yang lebih baik. Dan kami mohon dilanjutkan tradisi ini sampai ke generasi selanjutnya nantinya,&quot; ujar Kapolri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolri juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan motivasi kepada personel yang belum terpilih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selamat yang terpilih. Yang belum terpilih masih ada waktu ke depannya untuk menjadi terpilih nantinya. Kompolnas adalah penilaian kinerja Polri. Menilai beberapa kategori, wadah penilaian kinerja anggota Polri dari Mabes sampai ke Polsek. Yang bisa dipercaya di mata masyarakat,&quot; tegas Kapolri.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aac012c2ab1b.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan Bripka Khairi meraih juara 1 kategori perorangan untuk Desa 3T di tingkat nasional menjadi bukti nyata bahwa pengabdian di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan tetap mendapat perhatian dan penghargaan dari pimpinan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai personel yang bertugas di wilayah kepulauan Kabupaten Kep. Meranti, yang secara geografis masuk dalam kategori 3T, dedikasi Bripka Khairi dianggap mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, menjaga Kamtibmas, serta memberikan pelayanan humanis yang dirasakan langsung oleh warga.dan anak&#45;anak sekolah keterbatasan untuk mendapatkan buku pelajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Kep. Meranti dan Polda Riau pada umumnya untuk terus bekerja ikhlas, tegas, dan tuntas dalam melayani masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan Kompolnas Award ini adalah kebanggaan bagi institusi dan menjadi pemacu semangat bagi anggota lain untuk berprestasi.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/38608968547-img-20260917-wa0094.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 22:04:03 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9995/bripka-khairi-personel-polres-meranti-raih-juara-1-kompolnas-award-2026-kategori-perorangan-desa-3t</guid></item><item><title>Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan.</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9994/penuh-kehangatan-kapolres-meranti-dalam-kenal-pamit-pejabat-usai-pelantikan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;Polres Kepulauan Meranti menggelar acara Kenal Pamit Pejabat Lama dan Pejabat Baru di lingkungan Polres Kepulauan Meranti. Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk, penghormatan serta ucapan terima kasih kepada pejabat lama yang akan pindah tugas, sekaligus menyambut pejabat baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama yang telah mendampingi dan membantu pelaksanaan tugas selama ini di Polres Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada pejabat lama yang meninggalkan Polres Meranti atas dedikasi dan pengabdian selama ini mendampingi saya. Terima kasih juga kepada seluruh anggota saya yang berprestasi, seperti Bripka Khairi yang sekarang mendapatkan penghargaan Kompolnas Award tahun 2026. Ini menjadi kebanggaan bagi Polres Kepulauan Meranti,&quot; ujar Kapolres.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aabcc921029a.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres juga mengatakan Kepada pejabat baru, Kapolres menekankan agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang akan diemban serta dapat bekerja sama dengan pimpinan dan seluruh personel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terhadap pejabat baru, harus menyesuaikan dengan tugas yang akan saudara laksanakan dan bisa bekerja sama dengan saya. Terima kasih atas pengabdian selama ini. Kita dinas di Meranti, kita tidak sendiri. Kita harus bersinergi dan berkolaborasi dengan semua stakeholder yang ada,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendati demikian,Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk bekerja dengan prinsip ikhlas, tegas, dan tuntas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita harus kerja ikhlas, kerja tegas dan tuntas. Dan kita harus mendukung program Bapak Kapolda Riau yang sekarang ini berjalan, seperti Program Jalur Cerah, Raga dan program lainnya,&quot; kata Kapolres.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan hanya itu, Kapolres juga memberikan penekanan keras terkait disiplin personel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tolong awasi personel kita setiap &amp;nbsp;dan Jangan ada salah menggunakan Narkoba dan Judi Online. Ini pertama kali dan terakhir saya sampaikan. Bapak Kapolda Riau sudah ada penekanan kepada seluruh personel khususnya Polres Meranti,&quot; ucap Kapolres dengan tegas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menambahkan, Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar sebagai bentuk penyegaran organisasi dan pengembangan karier. Acara kenal pamit ini diharapkan mampu mempererat solidaritas internal Polres Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Selalu Kapolres berpesan, agar sinergitas dengan stakeholder dan penekanan terhadap penyalahgunaan narkoba dan judi online menjadi atensi serius. Hal ini sejalan dengan program Kapolda Riau dalam menjaga marwah institusi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,&quot; jelasnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diakhir sambutannya, Kapolres Meranti juga memberikan contoh yakni Prestasi Bripka Khairi yang meraih Kompolnas Award 2026 juga menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/60815652315-img-20260917-wa0061.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 18:19:14 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9994/penuh-kehangatan-kapolres-meranti-dalam-kenal-pamit-pejabat-usai-pelantikan</guid></item><item><title>Revitalisasi SDN 10 Selatpanjang Timur Terus Berjalan, Sinergi Pemkab Meranti Perkuat Fasilitas Pendidikan</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9993/revitalisasi-sdn-10-selatpanjang-timur-terus-berjalan-sinergi-pemkab-meranti-perkuat-fasilitas-pendidikan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;Upaya memperkuat kualitas infrastruktur pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti terus dilakukan melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Salah satunya terlihat di SD Negeri 10 Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, yang saat ini tengah melaksanakan pekerjaan revitalisasi untuk menghadirkan fasilitas sekolah yang lebih layak, aman dan nyaman bagi peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pantauan awak media di lokasi, Kamis pagi, 17 September 2026, menunjukkan aktivitas pembangunan tengah berlangsung sebagai bagian dari proses peningkatan sarana dan prasarana sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tersebut menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memperkuat sektor pendidikan, di bawah kepemimpinan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar bersama Wakil Bupati Muzamil Baharudin, S.M., M.M.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebijakan tersebut kemudian diperkuat melalui jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, yang saat ini dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Raja Yusran, bersama jajaran teknis, termasuk Bidang Sarana dan Prasarana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi lintas unsur tersebut menjadi penting karena pembangunan pendidikan tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga proses perencanaan, pengawalan, pelaksanaan dan pengawasan agar program yang direalisasikan benar&#45;benar memberikan manfaat bagi satuan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, revitalisasi sekolah tidak semata&#45;mata berbicara mengenai pembenahan fisik bangunan. Lebih jauh, peningkatan sarana pendidikan merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik sekaligus mendukung tenaga pendidik dalam menjalankan proses pembelajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikbud Kepulauan Meranti, Feni Utami, ST., MH, menegaskan bahwa pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pembangunan maupun revitalisasi fasilitas sekolah diharapkan dilaksanakan sesuai ketentuan dan standar teknis yang berlaku, sehingga hasil pekerjaan dapat memberikan manfaat secara optimal dan mampu menunjang kebutuhan sekolah dalam jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala SDN 10 Selatpanjang Timur, Hamidah, S.Pd, menyambut baik perhatian pemerintah terhadap peningkatan fasilitas sekolah yang dipimpinnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap dengan semakin baiknya sarana dan prasarana sekolah, proses pembelajaran dapat berlangsung dalam suasana yang lebih nyaman. Kondisi tersebut diharapkan turut meningkatkan semangat siswa sekaligus memberikan dukungan yang lebih baik bagi para guru dalam melaksanakan kegiatan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan Indra Haryono, S.ST., Panitia P2SP SDN 10 Selatpanjang Timur. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Presiden Prabowo Subianto atas terealisasinya program revitalisasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami dari Panitia P2SP SDN 10 Selatpanjang Timur menyampaikan rasa terima kasih, terutama kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pendidikan, terkhusus kepada Kementerian Dikdasmen, serta kepada Presiden Prabowo Subianto atas terealisasinya program revitalisasi sekolah ini,” ujar Indra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Indra, terealisasinya program tersebut menjadi langkah penting bagi sekolah. Ia berharap program revitalisasi tidak berhenti pada sekolah yang saat ini mendapatkan bantuan, tetapi dapat terus diperluas sehingga sekolah&#45;sekolah lain yang masih membutuhkan pembenahan juga memperoleh kesempatan serupa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan program ini dengan perjuangan yang luar biasa hingga akhirnya sampai kepada proses pembangunan seperti yang kita saksikan saat ini,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga berharap pemerintah dapat terus mendorong program peningkatan sarana pendidikan pada tahun&#45;tahun berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap ke depan mudah&#45;mudahan lebih banyak lagi sekolah&#45;sekolah yang mungkin saat ini belum mendapatkan program revitalisasi agar bisa mendapatkannya di tahun&#45;tahun berikutnya,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi dunia pendidikan, peningkatan fasilitas bukan sekadar persoalan fisik bangunan. Infrastruktur sekolah yang layak merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung aktivitas siswa dan guru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, revitalisasi SDN 10 Selatpanjang Timur sekaligus memperlihatkan bagaimana kebijakan pemerintah daerah diterjemahkan melalui perangkat teknis hingga hadir dalam bentuk pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh satuan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan sinergi antara Bupati H. Asmar, Wakil Bupati Muzamil Baharudin, Plt. Kadisdikbud Raja Yusran, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pihak sekolah serta seluruh unsur terkait, program peningkatan sarana pendidikan diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pantauan di lapangan, proses revitalisasi SDN 10 Selatpanjang Timur masih berlangsung. Harapannya, pembangunan tersebut dapat diselesaikan dengan baik sehingga nantinya mampu menghadirkan ruang belajar yang lebih aman, nyaman dan layak bagi generasi penerus di Kabupaten Kepulauan Meranti.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/57254321573-img-20260917-wa0038.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:35:36 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9993/revitalisasi-sdn-10-selatpanjang-timur-terus-berjalan-sinergi-pemkab-meranti-perkuat-fasilitas-pendidikan</guid></item><item><title>Tekankan Integritas Palayanan, Kapolres  Meranti Laksanakan Serah Terima Lima Pejabat</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9992/tekankan-integritas-palayanan-kapolres--meranti-laksanakan-serah-terima-lima-pejabat</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;Polres Kepulauan Meranti melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) lima pejabat utama dan pejabat kewilayahan di Lapangan Apel Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kamis (17/9/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sertijab tersebut meliputi jabatan Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM), Kepala Satuan Samapta (Kasat Samapta), Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas), Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud), serta Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rangsang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., selaku inspektur upacara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., para pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, perwira, personel Polres Kepulauan Meranti, serta pengurus Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam amanatnya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus proses pembinaan karier dan penyegaran di lingkungan Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pergantian jabatan bukan sekadar perpindahan posisi, tetapi juga merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aab6833a33e8.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres meminta pejabat yang baru menerima amanah agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami karakteristik wilayah dan tugas masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, disiplin, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik, baik secara internal maupun dengan seluruh unsur terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas dan profesionalisme. Saya berharap para pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan memberikan kontribusi terbaik dalam pelaksanaan tugas,&quot; ujar Gede.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus memperkuat soliditas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, setiap personel memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aab681cdfffa.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, hadir di tengah masyarakat, dan laksanakan tugas sesuai dengan ketentuan serta nilai&#45;nilai Polri Presisi,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian sertijab dilaksanakan sesuai tata upacara kedinasan Polri. Kegiatan diawali dengan persiapan pasukan dan penghormatan kepada inspektur upacara, dilanjutkan laporan komandan upacara serta pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Kapolres Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya dilakukan pembacaan Keputusan Kapolda Riau, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah, serta pakta integritas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, Kapolres bersama jajaran memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang melaksanakan sertijab, baik pejabat lama maupun pejabat yang baru. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres berharap pejabat yang baru dapat segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal, meningkatkan kinerja satuan masing&#45;masing, serta terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pergantian ini diharapkan menjadi energi baru bagi organisasi untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat pelayanan publik, dan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh rangkaian upacara serah terima jabatan berlangsung dengan tertib, khidmat, aman, dan kondusif.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/18381743716-img-20260917-wa0009.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 13:42:39 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9992/tekankan-integritas-palayanan-kapolres--meranti-laksanakan-serah-terima-lima-pejabat</guid></item><item><title>Bupati Asmar Pimpin Apel Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9991/bupati-asmar-pimpin-apel-harhubnas-2026-tekankan-keselamatan-dan-konektivitas-transportasi</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, memimpin Apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, peringatan Harhubnas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan perhubungan dalam menghadirkan transportasi yang aman sekaligus mendukung konektivitas masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam apel tersebut, Bupati Asmar membacakan sambutan Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Dalam sambutan itu disampaikan bahwa Harhubnas tidak hanya menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai capaian pembangunan transportasi, tetapi juga menjadi refleksi atas sejumlah musibah transportasi yang terjadi belakangan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menteri Perhubungan menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban musibah transportasi dan keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan, keselamatan harus menjadi bagian utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Insan perhubungan juga memiliki peran strategis dalam menjaga keselamatan dan mobilitas masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat seperti kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, erupsi gunung berapi, gangguan penerbangan hingga kecelakaan pelayaran.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aab549966b7a.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kondisi tersebut, jajaran perhubungan dituntut mampu menjaga keselamatan sekaligus memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tetap berjalan. Ketika operasional harus dihentikan karena faktor keselamatan, perlu disiapkan alternatif agar konektivitas masyarakat tidak terputus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkuat Konektivitas Wilayah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan konektivitas juga menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan transportasi ke depan. Konektivitas diharapkan mampu menghubungkan pusat&#45;pusat produksi dengan kawasan permukiman sehingga biaya angkut dan logistik dapat ditekan serta pemerataan pembangunan semakin kuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah langkah yang menjadi perhatian meliputi penguatan layanan angkutan perintis di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil), pengembangan angkutan massal perkotaan, integrasi antarmoda, serta pembenahan sistem logistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat kita,” pesan Menteri Perhubungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, seluruh insan perhubungan juga diajak menjadikan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. Momentum ini diharapkan menjadi penguat budaya keselamatan yang diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan sepanjang tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apel Harhubnas 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudit, Sekretaris Daerah,Sudandri, staf ahli bupati, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, sejumlah kepala perangkat daerah, serta jajaran terkait lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui peringatan Harhubnas 2026, Pemkab Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelayanan transportasi yang aman, tertib, dan mampu memperkuat konektivitas masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung kemajuan daerah.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/18071582448-img-20260917-wa0006.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 09:47:17 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9991/bupati-asmar-pimpin-apel-harhubnas-2026-tekankan-keselamatan-dan-konektivitas-transportasi</guid></item><item><title>Era AI, Syahrul Aidi Ajak Wartawan Upgrade Regulasi dan Lawan Hoaks</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9990/era-ai-syahrul-aidi-ajak-wartawan-upgrade-regulasi-dan-lawan-hoaks</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; — Perkembangan kecerdasan buatan (AI) membawa tantangan baru bagi dunia jurnalistik, mulai dari akurasi informasi, keamanan digital hingga maraknya penyebaran hoaks.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu mengemuka dalam webinar bertajuk “Jurnalisme di Era AI: Antara Kebebasan Pers, Keamanan Digital dan Regulasi” yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (16/9/2026) bersama 200 orang peserta yang berasal dari unsur wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A., yang hadir sebagai &lt;i&gt;keynote speaker&lt;/i&gt;, mendorong insan pers untuk tidak tertinggal dalam memahami perkembangan teknologi dan regulasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Silakan kepada rekan&#45;rekan media untuk terus meng&#45;&lt;i&gt;upgrade&lt;/i&gt; seputar regulasi serta mendiskusikan segala hal yang berkaitan dengan media. Ini penting untuk menciptakan iklim media yang sehat sehingga masyarakat mendapatkan informasi atau berita yang akurat serta bersama&#45;sama melawan hoaks,” ujar Syahrul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, AI harus dipandang sebagai perkembangan teknologi yang perlu diikuti dengan kesiapan regulasi dan peningkatan kapasitas insan media.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI ini sudah menjadi isu global. Kita perlu mempersiapkan regulasi agar perkembangan AI tetap memberikan manfaat, sekaligus menjaga keamanan, etika dan kepentingan masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrul juga menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan tetap memiliki peran penting sebagai penjaga akurasi dan kredibilitas informasi publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Teknologi boleh berkembang, tetapi prinsip jurnalistik seperti verifikasi, akurasi dan tanggung jawab kepada publik tidak boleh ditinggalkan,” tegasnya.(***)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/90982837164-file_000000005fe481f88d68313eaa5234d7.png"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 20:12:00 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9990/era-ai-syahrul-aidi-ajak-wartawan-upgrade-regulasi-dan-lawan-hoaks</guid></item><item><title>Syahrul Aidi Fasilitasi Kerjasama Pemprov Riau dengan Jepang: Pendidikan, Tenaga Kerja Hingga Investasi</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9989/syahrul-aidi-fasilitasi-kerjasama-pemprov-riau-dengan-jepang-pendidikan-tenaga-kerja-hingga-investasi</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA ,&lt;/strong&gt;— Ketua Badan Kerja Sama Antar&#45;Parlemen (BKSAP) DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A. mendorong Pemerintah Provinsi Riau memperkuat kerja sama dengan Jepang, terutama di bidang pendidikan, ketenagakerjaan dan investasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dorongan tersebut disampaikan Syahrul Aidi dalam pertemuan BKSAP DPR RI dengan jajaran Pemprov Riau dan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Selasa (15/9/2026). Pertemuan turut dihadiri Direktur Politik Kedutaan Besar Jepang Tanaka Motoyasu, Sekda Riau Syahrial Abdi, serta perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrul Aidi menilai kerja sama dengan Jepang perlu diarahkan pada upaya menyiapkan generasi muda Riau agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja Jepang. Salah satu yang didorong adalah penguatan pembelajaran Bahasa Jepang bagi siswa SMA/SMK sejak bangku sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pembekalan Bahasa Jepang sejak dini akan membantu lulusan Riau lebih siap mengikuti program magang maupun memasuki dunia kerja di Jepang.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aa9e9c12ca3f.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pendidikan, Syahrul Aidi mengusulkan penjajakan kerja sama antara Pemprov Riau dan pihak Jepang untuk program magang dan penempatan tenaga kerja asal Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga membuka peluang penggunaan skema Business to Business (B2B) dengan melibatkan perusahaan atau lembaga swasta yang memiliki kompetensi apabila mekanisme Government to Government (G2G) belum dapat dilakukan secara langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pihak Jepang, Tanaka Motoyasu menyampaikan bahwa Jepang saat ini membutuhkan tenaga kerja asing dalam jumlah besar. Kebutuhan tenaga kerja Indonesia di Jepang disebut mencapai sekitar 260 ribu orang per tahun, sehingga terdapat peluang yang besar bagi tenaga kerja Indonesia, termasuk dari Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanaka juga menyebut Provinsi Lampung sebagai salah satu contoh daerah yang aktif mendorong pembelajaran Bahasa Jepang dan berhasil meningkatkan pengiriman tenaga kerja ke Jepang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, Riau masih menghadapi keterbatasan jumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Karena itu, diperlukan penguatan dan penambahan LPK agar calon tenaga kerja Riau dapat memperoleh pelatihan tanpa harus keluar daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Syahrul Aidi juga menawarkan peluang investasi Jepang di sektor hilirisasi kelapa. Riau dinilai memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra kelapa di Indonesia. Kerja sama dapat diarahkan pada pemanfaatan teknologi Jepang untuk mengolah kelapa, termasuk sabut dan tempurung, menjadi produk bernilai tambah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrul Aidi berharap pertemuan tersebut menghasilkan tindak lanjut konkret, baik dalam penguatan pembelajaran Bahasa Jepang, penyiapan tenaga kerja Riau untuk pasar Jepang maupun pembukaan peluang investasi perusahaan Jepang di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Riau,” terang Syahrul Aidi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Pemprov Riau menyampaikan telah mulai menyiapkan program pembelajaran Bahasa Jepang melalui kerja sama dengan Japan Foundation. Program tersebut dirancang bertahap mulai dari kelas X SMA hingga kelas XII, sekaligus untuk memetakan siswa yang berpotensi mengikuti pendidikan, magang maupun bekerja di Jepang.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/18066391685-img-20260916-wa0000.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 08:00:01 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9989/syahrul-aidi-fasilitasi-kerjasama-pemprov-riau-dengan-jepang-pendidikan-tenaga-kerja-hingga-investasi</guid></item><item><title>Listrik Meranti Kerap Mati&#45;Hidup, Pemkab dan Forkopimda Desak PLN Segera Bertindak</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9988/listrik-meranti-kerap-matihidup-pemkab-dan-forkopimda-desak-pln-segera-bertindak</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;MERANTI —&lt;/strong&gt; Gangguan listrik yang berulang di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mendapat perhatian serius pemerintah kabupaten bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait hal itu, Pemkab Meranti memanggil manajemen PLN untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan langkah konkret mengatasi persoalan kelistrikan yang dinilai semakin mengganggu aktivitas masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan tersebut digelar di Aula Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (15/9/2026). Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian antara lain Merbau, Tasik Putri Puyu, Rangsang, Tanjung Samak hingga Selatpanjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menegaskan listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan berbagai aktivitas kehidupan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Belakangan ini sering terjadi pemadaman listrik dengan berbagai penyebab. Kondisi tersebut terjadi di Merbau, Tasik Putri Puyu, Tanjung Samak, bahkan Selatpanjang sebagai ibu kota kabupaten,&quot; kata Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia meminta PLN memberikan penjelasan yang utuh serta memastikan pasokan listrik di seluruh wilayah Meranti dapat berjalan dengan aman dan andal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita ingin mendapatkan penjelasan yang utuh dari PLN. Bukan solusi lagi yang kita cari, tetapi bagaimana caranya di ibukota kabupaten dan kecamatan, listriknya hidup dan aman,&quot; tegasnya.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aa9369a9c38b.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Asmar, gangguan listrik juga dapat berdampak terhadap penanganan kondisi darurat. Ia mencontohkan saat terjadi kebakaran di Tanjung Samak, komunikasi untuk menyampaikan informasi mengenai titik api kepada Kapolda Riau turut terkendala akibat listrik padam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini salah satunya. Kalau terjadi demonstrasi, tentu akan menyulitkan aparat karena massa bisa ramai. Karena itu sebelum terjadi, saya berharap PLN memberikan jalan terbaik dan tindakan nyata,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Pemkab Meranti terus berupaya mendapatkan dukungan pemerintah pusat untuk memperluas jaringan listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali, mengatakan pertemuan tersebut digelar untuk mendapatkan keputusan konkret dari PLN, bukan sekadar membahas solusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sengaja mengundang pihak PLN dan para kontraktor yang menangani pengadaan genset maupun jaringan. Kami ingin mencari keputusan, bukan sekadar solusi lagi, bagaimana dalam waktu sesingkat&#45;singkatnya listrik di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak lagi mengalami kendala,&quot; tegas Khalid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pemadaman yang berulang telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut bahkan dikhawatirkan berkembang menjadi aksi demonstrasi jika tidak segera mendapatkan kepastian penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami tidak mengundang tokoh masyarakat maupun masyarakat dalam pertemuan ini karena kami ingin Forkopimda bersama PLN mencari jalan keluar dan mengambil keputusan yang konkret sebelum masyarakat bergerak,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Khalid meminta PLN memberikan kepastian penanganan, termasuk penambahan mesin pembangkit untuk mengatasi kekurangan daya di sejumlah wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PLN Siapkan Tambahan Mesin&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai, Ahmad Meidiansyah, menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah daerah dan masyarakat Meranti atas gangguan listrik yang terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, keandalan sistem kelistrikan Meranti dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari jaringan, pembangkitan hingga operator di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sisi jaringan, Ahmad menyebut gangguan pada penyulang selama Juli hingga Agustus telah turun sekitar 50 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PLN juga melakukan penanganan terhadap pepohonan di sekitar jalur jaringan listrik atau Right of Way (ROW), terutama pada jalur yang memasok fasilitas vital seperti rumah sakit, Polres, Kodim dan DPRD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, persoalan kelistrikan Meranti juga berkaitan dengan kapasitas pembangkitan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mengatasinya, PLN menyatakan izin prinsip penyewaan mesin pembangkit berkapasitas 2 megawatt (MW) di PLTD Lemang telah diterbitkan. Proses pengadaan selanjutnya dilakukan oleh operator.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mesin 2 MW, PLN juga akan mendatangkan dua mesin tambahan berkapasitas masing&#45;masing 400 kilowatt (kW) dan 250 kW.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perwakilan operator menjelaskan, kedua mesin tersebut telah diberangkatkan dari Pekanbaru dan ditargetkan tiba di Lemang pada 19 September 2026. Keduanya ditargetkan langsung beroperasi untuk membantu mengurangi defisit daya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, pada 24 September 2026, PLN dijadwalkan mendatangkan mesin baru berkapasitas 500 kW jenis Komatsu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara mesin sewa berkapasitas 2 MW ditargetkan masuk ke Lemang pada 19 Oktober 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah mesin 2 MW beroperasi, PLN berencana meredistribusi dua mesin yang saat ini berada di Lemang untuk memperkuat pasokan di wilayah lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Satu unit untuk Tanjung Samak dan satu unit untuk Melibur,&quot; jelas perwakilan operator.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, dua unit genset sebelumnya telah dikirim ke Melibur, wilayah Merbau, dan disebut sudah mulai beroperasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPRD dan Forkopimda Minta Kesepakatan Direalisasikan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Antoni Shidarta, mengatakan berbagai persoalan yang dibahas dalam pertemuan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang selama ini dihimpun pihak legislatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap koordinasi antara Forkopimda dan pihak PLN dapat terjalin dengan baik dalam menyelesaikan persoalan kelistrikan yang terjadi di Meranti,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pabung Kodim Bengkalis dan Danposal Selatpanjang juga berharap kesepakatan yang telah dibuat bersama PLN segera direalisasikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang terpenting apa yang sudah menjadi kesepakatan ini segera dilaksanakan, sehingga persoalan kelistrikan tidak berkembang dan menimbulkan permasalahan yang lebih luas di tengah masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti yang diwakili Kasat Intelkam mengungkapkan persoalan listrik di Meranti hingga kini belum menemukan solusi konkret yang bersifat permanen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kondisi tersebut bahkan pernah memicu aksi spontan masyarakat dengan mendatangi kantor PLN Selatpanjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pelayanan listrik ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami berharap pelayanan kelistrikan di Meranti benar&#45;benar dapat berjalan dengan baik dan permasalahan yang selama ini terjadi segera mendapatkan solusi permanen,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan berita acara dan kesepakatan bersama. PLN menyatakan kesanggupan menindaklanjuti berbagai persoalan dan masukan yang disampaikan Pemkab Meranti dan Forkopimda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu kesepakatan tersebut adalah penambahan daya pada sejumlah pembangkit melalui pengadaan mesin baru maupun mesin yang dinilai layak di Lemang, Teluk Belitung, Tanjung Samak dan Teluk Buntal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajer UP3 Dumai menyatakan hasil kesepakatan akan diteruskan kepada General Manager PLN untuk segera ditindaklanjuti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab Meranti dan Forkopimda berharap penambahan serta redistribusi mesin pembangkit tersebut segera direalisasikan sehingga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Meranti dapat meningkat dan gangguan yang selama ini meresahkan masyarakat dapat teratasi.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/24293950326-img-20260915-wa0026.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 19:15:07 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9988/listrik-meranti-kerap-matihidup-pemkab-dan-forkopimda-desak-pln-segera-bertindak</guid></item><item><title>Satresnarkoba Polres Meranti Ringkus Tiga Pengedar Ekstasi</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9987/satresnarkoba-polres-meranti-ringkus-tiga-pengedar-ekstasi</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;MERANTI &#45; &lt;/strong&gt;Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat memburu jaringan peredaran narkotika. Berbekal informasi masyarakat, polisi mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pengedar ekstasi dalam pengungkapan di tiga lokasi berbeda, Jumat (11/9/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga pelaku masing&#45;masing berinisial AF (22), M (30), dan EA (43). Dari penindakan tersebut, polisi menyita lima butir pil ekstasi dengan berat kotor sekitar 2,83 gram serta tiga unit handphone.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penangkapan pertama dilakukan Tim Opsnal Satresnarkoba sekitar pukul 19.10 WIB di Jalan Masjid, Kelurahan Selatpanjang Kota. AF diamankan petugas. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan lima butir ekstasi yang dikemas dalam plastik klip bening.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polisi kemudian melakukan pengembangan. Dari pemeriksaan awal, AF mengaku mendapatkan ekstasi tersebut dari M.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setelah pelaku pertama diamankan, anggota langsung melakukan pengembangan untuk mengetahui sumber barang dan pihak lain yang terlibat,&quot; ujar Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., kepada wartawan, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 19.40 WIB, tim bergerak ke sebuah rumah di Jalan Inpres, Kelurahan Selatpanjang Timur. M berhasil diamankan. Dari pengembangan berikutnya, polisi memperoleh informasi yang mengarah kepada EA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim kembali bergerak menuju sebuah kedai kopi di Jalan Ahmad Yani. EA akhirnya berhasil diamankan petugas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain lima butir ekstasi, polisi turut menyita tiga handphone, masing&#45;masing Redmi 14C, Vivo Y28, dan Nubia A36, yang diamankan dari rangkaian penindakan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil tes urine menunjukkan AF dan M positif methamphetamine serta amphetamine. Sementara EA dinyatakan negatif terhadap kedua zat tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K., melalui AKP Jimmy Andre, menegaskan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya Satresnarkoba memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami masih melakukan pengembangan. Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang berkaitan dengan jaringan ini,&quot; tegas Jimmy.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga tersangka kini diamankan di Mapolres Kepulauan Meranti untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana lainnya. (&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/60855626374-img_20260914_200206.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 20:04:56 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9987/satresnarkoba-polres-meranti-ringkus-tiga-pengedar-ekstasi</guid></item><item><title>NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9986/nasdem-sambangi-keluarga-almarhum-ma-tegas-ahliwaris-pilih-ikhlas</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;Persoalan meninggalnya MA (26), warga Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti, di sebuah hotel di Pekanbaru pada 20 Agustus 2026, masih menjadi perhatian sejumlah pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah berbagai informasi yang berkembang, jajaran Partai NasDem Riau dan Kepulauan Meranti memilih mendatangi keluarga almarhum untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus mempererat silaturahmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan tersebut berlangsung Senin (14/9/2026) di kediaman keluarga almarhum di Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan dipimpin Wakil Ketua Bapilu DPW Partai NasDem Provinsi Riau Dedi Harianto Lubis, Wakil Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Riau Panda Sitondang, serta Ketua DPD Partai NasDem Kepulauan Meranti Rony Samudra. Turut hadir kader NasDem Meranti Lianita bersama suaminya, Harunsen Siregar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan rombongan disambut langsung ayah almarhum, Sutrisno, bersama istrinya, Arlinda. Pertemuan tersebut juga didampingi kuasa hukum keluarga, Wawan, SH, kakak kandung almarhum Nur Roihatul Jannah, pemuka agama sekaligus tetangga almarhum Darwin, serta tokoh pemuda Yoldi Asadi dan Firman Syahputra.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aa7e3ee5b700.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua DPD NasDem Kepulauan Meranti Rony Samudra mengatakan, kedatangannya bersama jajaran DPW dan DPD merupakan bentuk kepedulian dan penghormatan kepada keluarga yang sedang berduka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Rony, dirinya memiliki kedekatan secara emosional dengan almarhum MA. Keduanya sering berada dalam aktivitas organisasi di Pekanbaru. Hubungan tersebut kemudian terus terjalin hingga dalam sejumlah agenda kepartaian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Almarhum ini bukan kader NasDem. Tetapi karena kedekatan kami sejak sama&#45;sama aktif dalam organisasi asal Meranti di Pekanbaru, hubungan itu terus terjalin. Bahkan beberapa kali almarhum ikut terlibat dalam kegiatan&#45;kegiatan yang kami laksanakan,&quot; kata Rony.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena kedekatan tersebut, Rony mengaku memandang MA bukan sekadar seorang kenalan, melainkan seperti keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya menganggap almarhum seperti adik saya sendiri. Karena itu, hari ini kami datang bukan membawa kepentingan apa&#45;apa. Kami datang sebagai bagian dari keluarga yang ingin menyampaikan rasa duka dan memberikan penguatan kepada keluarga almarhum,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rony menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Sutrisno dan Arlinda serta seluruh keluarga MA. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan menghadapi musibah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tidak ada kata&#45;kata yang benar&#45;benar cukup untuk menggambarkan rasa kehilangan itu. Kami hanya ingin keluarga tahu bahwa mereka tidak sendiri. Kami ikut berduka dan akan terus menjaga silaturahmi ini,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga berharap hubungan antara keluarga almarhum dengan dirinya serta keluarga besar NasDem Meranti tetap terjaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jangan anggap kami datang hanya hari ini. Insyaallah tali silaturahmi akan terus kita jaga. Saya berharap keluarga juga menganggap kami sebagai keluarga. Kalau ada yang bisa kami bantu dalam batas kewajaran, tentu kami akan berusaha hadir,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Rony juga menyayangkan munculnya berbagai informasi dan narasi yang berkembang setelah meninggalnya MA. Menurutnya, persoalan ini seharusnya tidak dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengajak seluruh pihak menghormati keluarga almarhum, apalagi persoalan tersebut berkembang dan berpotensi menjadi konflik sosial maupun politik. Terlebih, nama kader NasDem Lianita Muharni turut disebut dalam rangkaian peristiwa sebelum MA meninggal dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kuasa Hukum Ahliwaris, Wawan Kurniawan SH, menegaskan bahwa pihak keluarga telah menerima kepergian MA sebagai sebuah musibah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, orang tua almarhum selaku ahliwaris telah mengikhlaskan kepergian anak mereka. Atas dasar itu, keluarga juga menyatakan tidak akan melakukan upaya hukum terkait kejadian tersebut di kemudian hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ahliwaris selaku orang tua dari almarhum telah menerima secara ikhlas meninggalnya almarhum sebagai musibah. Para pihak selaku ahliwaris tidak akan melakukan upaya hukum apa pun hingga kemudian hari,&quot; kata Wawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wawan berharap sikap keluarga tersebut dapat dihormati oleh semua pihak. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak lagi memperkeruh suasana dengan berbagai narasi yang dapat mengganggu keluarga yang sedang berduka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ahliwaris meminta kepada kita semua untuk mendoakan agar almarhum ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan Darwin, tokoh masyarakat sekaligus tetangga almarhum. Ia meminta tidak ada lagi pihak yang memanfaatkan kondisi duka keluarga sebagai alat untuk menyerang pihak lain ataupun mengejar kepentingan tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami tidak takut terhadap guncangan dari luar, termasuk keluarga sendiri. Gak ada keuntungan bagi kita, kerugian yang ada,&quot; ujar Darwin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Darwin mengatakan, orang tua almarhum sudah cukup menderita karena kehilangan anak. Namun, masih ada pihak&#45;pihak yang mencoba membesarkan persoalan sehingga membuat keluarga semakin terganggu di tengah masa duka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apalagi orang tuanya (almarhum) menderita macam itu dibuat masalah yang tidak&#45;tidak lagi,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, almarhum dikenal sebagai anak yang baik dan telah dikenalnya sejak lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami menilai anak kami (almarhum) dari awal. Kami sudah 41 tahun di sini. Kebetulan anak saya dengan almarhum kompak memang mulai dari SD,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Darwin menegaskan keluarga telah mengikhlaskan kepergian MA sebagai sebuah musibah dan berharap keputusan tersebut dihormati semua pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Biarkan orang menafsirkan yang lain, itu urusan dia. Yang penting kita sebagai keluarga sudah kita ikhlaskan,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai bersilaturahmi di rumah duka, rombongan kemudian menyempatkan diri berziarah ke makam almarhum MA. Rombongan memanjatkan doa agar almarhum mendapat ampunan dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/36533134577-img-20260914-wa0025.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:09:59 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9986/nasdem-sambangi-keluarga-almarhum-ma-tegas-ahliwaris-pilih-ikhlas</guid></item><item><title>Serah Terima Pembangunan Pagar SMPN 2 Rangsang Pesisir, Penguatan Sarana Pendidikan Terus Didorong</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9985/serah-terima-pembangunan-pagar-smpn-2-rangsang-pesisir-penguatan-sarana-pendidikan-terus-didorong</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Komitmen memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti terus diwujudkan melalui pembangunan fasilitas penunjang di lingkungan sekolah. Salah satunya ditandai dengan pelaksanaan serah terima kegiatan pembangunan pagar di SMP Negeri 2 Rangsang Pesisir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan serah terima tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Bapak H. Idris, serta dalam kegiatan ini dari Dinas Pendidikan Bidang Sarana dan Prasarana dihadiri Kasi SMP Bapak Oce, dan juga Kasi SD Ibu Karmila Sari, ST dan staf&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran sejumlah pihak terkait tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan hasil pembangunan sarana pendidikan dapat memberikan manfaat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman, tertib, dan representatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan pagar sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan memiliki fungsi strategis dalam mendukung keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan. Infrastruktur yang memadai diharapkan mampu menunjang aktivitas belajar mengajar serta memberikan ruang pendidikan yang lebih kondusif bagi peserta didik dan tenaga pendidik.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aa7b19c7e4ff.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, Feni Utami, S.T., M.H., tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut karena sedang dalam perjalanan menjalankan perjalanan dinas ke Tanggerang, Banten dalam agenda Bimbingan Teknis dan Finalisasi Dokumen Perencanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun 2026 Angkatan 4 Tahap 1&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendati demikian, pelaksanaan serah terima tetap berjalan dengan melibatkan jajaran terkait di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, legislatif, pihak sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pemerataan pembangunan sarana pendidikan hingga ke wilayah pesisir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan rampungnya pembangunan pagar SMP Negeri 2 Rangsang Pesisir, diharapkan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan sarana pendidikan pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mampu mendukung lahirnya generasi Meranti yang berkualitas.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/57042824226-img-20260914-wa0017.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 15:35:13 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9985/serah-terima-pembangunan-pagar-smpn-2-rangsang-pesisir-penguatan-sarana-pendidikan-terus-didorong</guid></item><item><title>Buka Sosialisasi Bunda PAUD dan Pijar, Ismiatun Dorong Penguatan Layanan Pendidikan Anak</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/9984/buka-sosialisasi-bunda-paud-dan-pijar-ismiatun-dorong-penguatan-layanan-pendidikan-anak</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;MERANTI – &lt;/strong&gt;Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak sekaligus keberhasilan pendidikan pada tahap berikutnya. Hal tersebut disampaikan Hj. Ismiatun, SE saat membuka kegiatan Sosialisasi Peran Bunda PAUD dan Pijar se&#45;Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (14/9/2026) di Ballroom Afifa, Selatpanjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Ismiatun, PAUD tidak hanya menjadi tempat anak belajar membaca, menulis, dan berhitung (calistung), tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter, kemandirian, kemampuan sosial, bahasa, motorik, serta kecintaan anak terhadap proses belajar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bunda&#45;bunda hebat yang berbahagia, dalam upaya memperkuat layanan PAUD di Kabupaten Kepulauan Meranti, Bunda PAUD memiliki peran yang sangat strategis. Posisi Bunda PAUD bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian masyarakat, mitra pemerintah, serta jembatan dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan PAUD,&quot; ujar Ismiatun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengajak para Bunda PAUD dan Pijar di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk terus belajar dan memperkuat pemahaman mengenai program wajib belajar satu tahun prasekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya berharap sosialisasi yang kita hadiri saat ini tidak berhenti pada pemahaman secara teori saja, tetapi dapat diterjemahkan menjadi gerakan nyata di kecamatan dan kelurahan/desa. Kita ingin memastikan tidak ada anak usia prasekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti yang tertinggal atau tidak mendapatkan layanan pendidikan yang layak,&quot; tuturnya.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6aa7ad7239267.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ismiatun mengatakan, &quot;Satu Anak, Satu Kesempatan Belajar, Satu Langkah Menuju Masa Depan yang Lebih Baik&quot; harus menjadi komitmen bersama dalam memperkuat layanan pendidikan anak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, lanjutnya, layanan PAUD di Kepulauan Meranti diharapkan semakin berkualitas, merata, inklusif, dan mudah dijangkau seluruh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga berpesan agar kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak terus diperkuat sehingga dapat memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak serta mendukung terwujudnya generasi emas Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui kerja sama yang solid, kita berharap dapat mewujudkan Anak Hebat Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Ismiatun mengimbau seluruh Bunda PAUD untuk mengikuti Lomba Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional dengan mengunggah berbagai kegiatan Bunda PAUD melalui aplikasi Pijar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh Bunda PAUD agar dapat mengikuti Lomba Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional dengan mengunggah kegiatan&#45;kegiatan Bunda PAUD di aplikasi Pijar. Mekanismenya nanti akan dipaparkan oleh narasumber pada sosialisasi ini,&quot; pesan Ismiatun.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/13498800214-img-20260914-wa0010.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 15:17:19 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/9984/buka-sosialisasi-bunda-paud-dan-pijar-ismiatun-dorong-penguatan-layanan-pendidikan-anak</guid></item></channel></rss>