<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://riauterbit.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://riauterbit.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Bunda PAUD Meranti Dukung Peningkatan Kualitas Guru TK Lewat Porseni IGTKI&#45;PGRI Riau</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10083/bunda-paud-meranti-dukung-peningkatan-kualitas-guru-tk-lewat-porseni-igtkipgri-riau</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, S.E., menghadiri Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Guru Taman Kanak&#45;Kanak Indonesia (IGTKI&#45;PGRI) tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Ismiatun menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidik PAUD sekaligus apresiasi atas dedikasi guru taman kanak&#45;kanak (TK) dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi anak sejak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ismiatun mengatakan, Porseni tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat solidaritas dan sportivitas antarguru se&#45;Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Porseni ini menjadi wadah bagi para pendidik TK untuk mengembangkan kreativitas, mempererat silaturahmi, dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan, Kabupaten Kepulauan Meranti kembali berpartisipasi dalam kegiatan tahunan tersebut. Tahun ini, Meranti mengikuti empat dari delapan cabang perlombaan yang diselenggarakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, Kepulauan Meranti setiap tahun masih terus hadir berpartisipasi dalam berbagai perlombaan. Tahun ini kita mengikuti empat cabang lomba. Semoga Kabupaten Meranti mendapatkan hasil yang terbaik,” kata Ismiatun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Riau, Dra. Hj. Andrias Hariyanto, M.T., dalam sambutannya menekankan pentingnya keikhlasan, ketulusan, dan pengabdian para pendidik dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acdfa44262cb.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengajak Bunda PAUD kabupaten dan kota untuk terus memberikan perhatian, dukungan, serta memfasilitasi berbagai program pendidikan PAUD, khususnya bagi guru TK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, dukungan tersebut menjadi sumber motivasi bagi para guru dalam menjalankan peran pentingnya mendidik generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bapak dan Ibu bukan sekadar pengajar, melainkan arsitek masa depan generasi emas Indonesia,” demikian pesan Andrias kepada para pendidik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, keberhasilan Porseni tidak semata&#45;mata diukur dari perolehan juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi guru untuk menunjukkan potensi, memperkuat persaudaraan, serta menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi menyampaikan bahwa pendidikan PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Guru PAUD, menurutnya, tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi pembimbing yang membantu anak mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan keberanian dalam mengekspresikan diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui partisipasi dalam Porseni IGTKI&#45;PGRI tingkat Provinsi Riau, diharapkan para guru TK di Kepulauan Meranti dapat memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan Bunda PAUD dan pemerintah daerah juga diharapkan terus memperkuat sinergi antara guru, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan demikian, PAUD dapat menjadi fondasi yang kuat bagi lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan berdaya saing di masa depan.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/87961712724-img-20261013-wa0047.jpg"/><pubDate>Tue, 13 Oct 2026 16:31:23 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10083/bunda-paud-meranti-dukung-peningkatan-kualitas-guru-tk-lewat-porseni-igtkipgri-riau</guid></item><item><title>PLN Salurkan TJSL untuk Pendidikan dan UMKM di Meranti, Wabup: Listrik Andal Kunci Investasi</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10082/pln-salurkan-tjsl-untuk-pendidikan-dan-umkm-di-meranti-wabup-listrik-andal-kunci-investasi</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; PT PLN (Persero) menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli untuk mendukung sektor pendidikan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program yang dilaksanakan pada 2026 tersebut menyasar penguatan literasi digital di MA Mualimin Selatpanjang serta pengembangan UMKM berbasis produk unggulan sagu di Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan bantuan disaksikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M., bersama Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Tengah (UPP Sumbagteng) Dery Afriadi, jajaran perangkat daerah, pihak sekolah, pemerintah desa, serta pelaku UMKM, Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dua program utama yang disalurkan yakni Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya Anak Sekolah Riau untuk MA Mualimin Selatpanjang dan Mekar Bersama PLN bagi pelaku UMKM di Desa Banglas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muzamil mengapresiasi kontribusi PLN yang dinilai tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga turut berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyambut baik program ini. PLN tidak hanya berperan dalam menyediakan listrik, tetapi juga hadir mendukung pendidikan, literasi, dan pengembangan UMKM,” ujar Muzamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acdeb5dde4b7.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muzamil juga menekankan pentingnya penguatan literasi di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Teknologi boleh berkembang semakin canggih, tetapi membaca tetap menjadi salah satu sumber utama ilmu pengetahuan. Karena itu, kita harus mendorong anak&#45;anak agar semakin gemar membaca dengan menyediakan fasilitas dan suasana belajar yang nyaman serta menarik,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengusulkan agar pengembangan literasi digital di MA Mualimin ke depan dapat diperluas melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk dengan memanfaatkan fasilitas perpustakaan daerah dan kawasan taman sebagai ruang literasi yang lebih representatif bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dorong Nilai Tambah Produk Sagu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pendidikan, Muzamil menilai penguatan UMKM berbasis sagu merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut dia, pengembangan produk olahan seperti mi sagu dan sagu rendang dapat membuka peluang usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Produk sagu merupakan salah satu potensi unggulan daerah. Karena itu, penguatan UMKM berbasis sagu harus terus didorong agar produk lokal memiliki nilai tambah dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Muzamil juga menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap rencana pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan PLN di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai ketersediaan listrik yang andal menjadi salah satu faktor penting untuk menarik investasi dan mempercepat pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Investor yang datang biasanya pertama kali menanyakan ketersediaan listrik. Karena itu, listrik yang andal menjadi kebutuhan mendasar agar industri dapat tumbuh dan investasi masuk ke Meranti,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muzamil memastikan pemerintah daerah siap mendukung proses pembangunan tersebut, termasuk dalam koordinasi dan komunikasi apabila terdapat kendala di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PLN Siapkan Infrastruktur 150 kV&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Manager PLN UPP Sumbagteng Dery Afriadi mengatakan program TJSL merupakan salah satu bentuk kontribusi PLN kepada masyarakat sekaligus bagian dari penguatan sinergi dengan pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di luar program sosial tersebut, PLN juga merencanakan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Kepulauan Meranti melalui pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) dan gardu induk yang terhubung dengan sistem kelistrikan Sumatera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengembangan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kepulauan Meranti yang selama ini masih mengandalkan sistem pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dery menjelaskan, proyek tersebut saat ini masih berada pada tahap prakonstruksi, termasuk proses pengadaan lahan untuk tapak menara transmisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“PLN sangat membutuhkan dukungan masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar proses pembangunan ini dapat berjalan lancar,” kata Dery.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebut kebutuhan lahan untuk proyek tersebut diperkirakan mencakup sekitar 105 tapak menara. Selain jaringan transmisi, pembangunan kabel laut juga menjadi bagian dari rencana interkoneksi menuju Pulau Sumatera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Dery, ketika infrastruktur tersebut beroperasi, sistem kelistrikan di Kepulauan Meranti diharapkan menjadi lebih andal sehingga mampu mendukung pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Literasi Digital hingga UMKM Sagu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Direktur Lembaga Riset Ekologi (LRE), Rudi Harianto, selaku fasilitator pelaksanaan program, menjelaskan terdapat dua fokus utama TJSL PLN di Kepulauan Meranti tahun ini, yakni pendidikan dan pengembangan UMKM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sektor pendidikan, PLN mendukung pengembangan pojok literasi digital dan perpustakaan MA Mualimin melalui penyediaan komputer, Smart TV, bahan bacaan konvensional dan digital, serta pengembangan laman perpustakaan sekolah yang dapat diakses siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tersebut juga dilengkapi pelatihan bagi guru dan siswa untuk meningkatkan kapasitas dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara pada sektor ekonomi, program Mekar Bersama PLN diarahkan untuk memperkuat kapasitas UMKM di Desa Banglas, khususnya kelompok usaha yang memproduksi mi sagu dan sagu rendang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pemasaran, serta memperkuat daya saing produk olahan sagu sebagai salah satu komoditas unggulan Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rudi mengapresiasi kolaborasi PLN, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, pihak sekolah, pemerintah desa, dan pelaku UMKM dalam pelaksanaan program tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapannya, program ini tidak berhenti pada bantuan sarana, tetapi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai penyerahan bantuan, Wakil Bupati Muzamil Baharudin bersama rombongan meninjau langsung ruang literasi digital MA Mualimin Selatpanjang. Peninjauan dilakukan untuk melihat fasilitas dan sarana pembelajaran yang telah disalurkan melalui program TJSL PLN Peduli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, lembaga pendamping, dunia pendidikan, dan pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengembangkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/58691415002-img-20261013-wa0040.jpg"/><pubDate>Tue, 13 Oct 2026 15:27:45 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10082/pln-salurkan-tjsl-untuk-pendidikan-dan-umkm-di-meranti-wabup-listrik-andal-kunci-investasi</guid></item><item><title>Pemkab Meranti Siapkan Lahan Hampir 1 Hektare untuk Rusun Polres</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10081/pemkab-meranti-siapkan-lahan-hampir-1-hektare-untuk-rusun-polres</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyiapkan lahan seluas sekitar 9.000 meter persegi atau hampir satu hektare untuk mendukung rencana pembangunan rumah susun (rusun) bagi personel Polres Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesiapan tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dalam rapat koordinasi bersama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera III dan Polres Kepulauan Meranti di Ruang Rapat Rupatama Lantai II Polres Kepulauan Meranti, Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat tersebut turut dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita, S.I.K., Kepala BP3KP Sumatera III Iswanto, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Perkimtan&#45;LH), Plt Kepala Diskominfotik Kepulauan Meranti Sukri, S.E., serta Kabag Hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Asmar menegaskan, Pemkab Kepulauan Meranti siap mendukung pembangunan rusun tersebut, salah satunya melalui penyediaan lahan di sekitar kawasan Polres.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acdea83efb00.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, lahan seluas sekitar 9.000 meter persegi itu sebelumnya direncanakan untuk kebutuhan instansi lain. Namun, Pemkab akan mengupayakan pengalihannya untuk mendukung pembangunan hunian bagi personel kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Insya Allah, Pak Kapolres, segera kita berikan yang diminta oleh Polres. Diperkirakan sekitar 9.000 meter persegi, kurang sedikit dari satu hektare,” kata Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai, pembangunan rusun tidak hanya membantu personel Polres memperoleh hunian yang layak, tetapi juga berpotensi mendorong perkembangan kawasan perkotaan di sekitar kompleks kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asmar berharap keberadaan rusun nantinya dapat menciptakan lingkungan yang lebih ramai dan mendukung kenyamanan personel dalam menjalankan tugas, termasuk anggota yang melaksanakan piket.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau memang rumah itu sudah ada, diberikan oleh pimpinan, itu sudah sangat membantu mereka semua,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Asmar juga menyatakan Pemkab Kepulauan Meranti akan mengupayakan penyediaan lahan apabila terdapat kesempatan pembangunan rusun bagi ASN di lingkungan pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami juga sebagai pegawai, saya sebagai bupati, minta juga rumah susun untuk pegawai kami. Kami persiapkan lahannya,” ujar Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asmar berharap rencana pembangunan rusun bagi personel Polres Kepulauan Meranti dapat segera ditindaklanjuti melalui pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis, sehingga berpeluang direalisasikan pada 2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita cek ulang lokasinya. Mudah&#45;mudahan secepatnya akan dibangun,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita mengungkapkan, kebutuhan hunian bagi personel Polres Kepulauan Meranti masih cukup mendesak. Sekitar 50 hingga 60 persen personel belum memiliki rumah sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagian personel masih menyewa rumah, sedangkan anggota yang berasal dari daerah setempat sebagian lainnya masih tinggal bersama orang tua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapannya, kami mendapatkan bantuan, baik nanti mungkin berupa rumah khusus ataupun rumah susun, mudah&#45;mudahan secara bertahap,” kata Gede.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, dukungan pemerintah melalui pembangunan rusun akan membantu meningkatkan kesejahteraan personel sekaligus menunjang pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gede juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat untuk mengoptimalkan berbagai program perumahan yang tersedia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia bahkan menawarkan keterlibatan jajaran Bhabinkamtibmas dalam membantu pendataan masyarakat yang membutuhkan bantuan perumahan. Pendataan dapat dilengkapi dokumentasi kondisi rumah untuk memudahkan proses verifikasi calon penerima bantuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Datanya masyarakat bisa kita datangkan, input data, verifikasi, sekaligus kita bisa foto rumah masyarakat tersebut. Siapa tahu memang layak mendapatkan bantuan dari teman&#45;teman balai,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Kepala BP3KP Sumatera III Iswanto menjelaskan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memiliki sejumlah program yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah maupun masyarakat, termasuk pembangunan rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah, ASN, TNI&#45;Polri, dan kelompok masyarakat tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pembangunan rusun, pemerintah juga menjalankan program perbaikan rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program tersebut telah menjangkau Kabupaten Kepulauan Meranti dengan alokasi 997 unit pada tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Meranti nomor satu, sedikit lagi 1.000 unit,” kata Iswanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebutkan, secara keseluruhan alokasi BSPS di Provinsi Riau tahun ini mencapai 7.046 unit yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iswanto mendorong Pemkab Kepulauan Meranti untuk terus mengoptimalkan pendataan calon penerima bantuan, terutama melalui aplikasi Sibaru. Dokumentasi kondisi rumah, baik bagian luar maupun dalam, dinilai penting untuk mendukung proses verifikasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses bantuan perumahan tersebut tidak dipungut biaya dari masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini tidak ada pungutan biaya satu pun untuk masyarakat. Kalau ada tim kami yang memungut kepada masyarakat, silakan laporkan,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Iswanto, sebagai daerah kepulauan sekaligus wilayah perbatasan, Kepulauan Meranti memiliki peluang untuk memanfaatkan berbagai program perumahan pemerintah pusat. Karena itu, koordinasi lintas instansi perlu terus diperkuat agar program&#45;program tersebut dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun lokasi yang akan dibangun rusun tersebut berada di Desa Gogok Darussalam Kecamatan Tebingtinggi Barat, tidak jauh dari lokasi Mapolres Kepulauan Meranti saat ini.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/59593671583-img-20261013-wa0036.jpg"/><pubDate>Tue, 13 Oct 2026 15:24:12 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10081/pemkab-meranti-siapkan-lahan-hampir-1-hektare-untuk-rusun-polres</guid></item><item><title>Polres Meranti Bersama Masyarakat Jalan Ibrahim Gelar Sosialisasi Perlinsos, 80 Warga Antusias Ikuti Kegiatan</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10080/polres-meranti-bersama-masyarakat-jalan-ibrahim-gelar-sosialisasi-perlinsos-80-warga-antusias-ikuti-kegiatan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Polres Kepulauan Meranti terus mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos). Kali ini, sosialisasi menyasar warga Jalan Ibrahim, Kampung Baru, Kota Selatpanjang, yang disambut antusias oleh sekitar 80 orang warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, masyarakat tampak serius menyimak penjelasan yang disampaikan oleh personel Polres Kepulauan Meranti. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya kelengkapan data dalam mendukung proses pendaftaran Perlinsos agar dapat berjalan dengan mudah, tertib, dan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Meranti, IPTU Iskandar Novianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memahami proses pendaftaran program Perlindungan Sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pemahaman mengenai persyaratan administrasi sangat penting agar masyarakat dapat mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP, data rekening listrik (PLN), serta informasi rekening bank apabila dipersyaratkan dalam proses pendaftaran.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acdb9ffce21f.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pada hari ini, kami melaksanakan sosialisasi Perlinsos kepada masyarakat Jalan Ibrahim, Kampung Baru, Kota Selatpanjang. Kami berharap masyarakat dapat memahami informasi yang disampaikan serta mempersiapkan data yang diperlukan sehingga proses pendaftaran dapat berjalan dengan baik,” ujar Kapolres melalui Kasi Humas Polres Meranti, Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa kehadiran personel Polres Kepulauan Meranti di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memberikan edukasi serta membantu masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, IPTU Iskandar Novianto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama&#45;sama menyukseskan pendaftaran Perlinsos dengan mengikuti prosedur resmi dan memastikan data yang disampaikan benar serta sesuai dengan persyaratan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama&#45;sama menyukseskan program Perlinsos ini. Semoga proses pendaftaran dapat berjalan cepat, lancar, dan sukses. Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat karena polisi adalah mitra masyarakat,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin oleh Kasi Humas Polres Meranti, IPTU Iskandar Novianto, bersama Kasat Binmas IPTU Roni, S.H., KBO Intel IPTU Mada Surya, serta personel Satuan Samapta dan Bhabinkamtibmas Kota Selatpanjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Meranti berharap masyarakat semakin memahami informasi mengenai Perlindungan Sosial dan dapat mengikuti proses pendaftaran sesuai ketentuan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/36171136237-img-20261013-wa0026.jpg"/><pubDate>Tue, 13 Oct 2026 11:57:03 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10080/polres-meranti-bersama-masyarakat-jalan-ibrahim-gelar-sosialisasi-perlinsos-80-warga-antusias-ikuti-kegiatan</guid></item><item><title>Pemkab Meranti Siapkan Beasiswa 2026, Mahasiswa D&#45;III hingga S&#45;3 Jadi Sasaran</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10079/pemkab-meranti-siapkan-beasiswa-2026-mahasiswa-diii-hingga-s3-jadi-sasaran</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti kembali menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa pada 2026. Program tersebut diarahkan untuk membantu mahasiswa berprestasi serta mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rencana program beasiswa itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., di ruang rapat pribadi Wakil Bupati, Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti T. Arifin, Inspektur Meranti Rawelly, Kepala Dinas Sosial Rokaizal, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BPKAD, Bagian Hukum, Diskominfo, serta sejumlah perangkat daerah terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rapat tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti membahas rencana alokasi anggaran untuk program beasiswa tahun 2026. Program itu direncanakan menyasar dua kelompok utama, yakni mahasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cakupan penerima beasiswa juga direncanakan meliputi mahasiswa pada jenjang pendidikan mulai Diploma III (D&#45;III) hingga Strata 3 (S&#45;3).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, persyaratan administrasi, mekanisme pendaftaran, serta ketentuan teknis penerima beasiswa masih dalam tahap pembahasan. Pemkab Meranti memastikan seluruh ketentuan yang nantinya ditetapkan akan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acdb8af6cb16.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara umum, persyaratan penerima diperkirakan tidak jauh berbeda dengan program beasiswa pada tahun sebelumnya. Meski demikian, mahasiswa diminta tidak terburu&#45;buru mengajukan permohonan dan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab Meranti juga mempertimbangkan kondisi fiskal daerah dalam penyusunan program beasiswa 2026. Keterbatasan anggaran dibandingkan tahun sebelumnya menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan alokasi serta kategori penerima.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin mengatakan, program beasiswa merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Muzamil, dukungan terhadap akses pendidikan tinggi penting untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Meranti dalam mengembangkan potensi dan meningkatkan kompetensi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui program beasiswa ini, kita berharap dapat membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Meranti yang berprestasi, berkualitas, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Muzamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengimbau mahasiswa yang berpotensi menjadi penerima beasiswa untuk mulai mempersiapkan dokumen administrasi sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, persiapan tersebut penting agar mahasiswa tidak mengalami kendala ketika proses pendaftaran dan pengajuan beasiswa resmi dibuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab Kepulauan Meranti menyebut informasi mengenai persyaratan lengkap, jadwal pendaftaran, dan mekanisme pengajuan akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa diminta memantau informasi yang disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Meranti agar memperoleh informasi yang akurat dan tidak melewatkan jadwal pendaftaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab berharap program beasiswa tersebut tidak hanya membantu meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan SDM berkualitas untuk mendukung pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/48206989483-img-20261013-wa0018.jpg"/><pubDate>Tue, 13 Oct 2026 11:51:45 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10079/pemkab-meranti-siapkan-beasiswa-2026-mahasiswa-diii-hingga-s3-jadi-sasaran</guid></item><item><title>Bupati Asmar Bahas Penguatan Data hingga Program Desa Cantik Bersama Kepala BPS Riau</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10078/bupati-asmar-bahas-penguatan-data-hingga-program-desa-cantik-bersama-kepala-bps-riau</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti, &#45; &lt;/strong&gt;Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Dr. Asep Riyadi, S.Si., M.M., beserta rombongan di Ruang Kerja Bupati, Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan tersebut membahas penguatan data statistik, penerapan kebijakan Satu Data, hingga pembentukan komunitas Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai upaya mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala BPS Kepulauan Meranti, Dessi Ratna Sari, SST., M.Ec.Dev., mengatakan salah satu agenda yang dibahas adalah pendataan sensus ekonomi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, ketersediaan data yang akurat dan berkualitas menjadi faktor penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan serta menentukan program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, mendorong Pemkab Kepulauan Meranti membentuk komunitas Desa Cantik untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan dan pemanfaatan data statistik di tingkat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program Desa Cantik merupakan upaya meningkatkan kesadaran dan kemampuan statistik di tingkat desa. Dengan pengelolaan data yang baik sejak dari desa, pemerintah memiliki basis data yang lebih akurat untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan,” ujarnya.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acdb5098a4b5.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan data hingga tingkat desa diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memetakan potensi, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, serta merumuskan program pembangunan berdasarkan kondisi riil di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, menyambut baik kunjungan dan upaya penguatan kerja sama yang dibangun BPS Provinsi Riau bersama pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengapresiasi dukungan BPS dalam mendorong penyediaan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan pembangunan di Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pemkab Meranti menyambut baik penguatan koordinasi dengan BPS, terutama dalam mendukung ketersediaan data yang akurat untuk kepentingan pembangunan daerah,” kata Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, BPS Provinsi Riau juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap penguatan kerja sama di bidang statistik..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut mendampingi Bupati Asmar, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Randolph W.H., S.Pi., M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Irmansyah, M.Si., serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Diskominfotik Kepulauan Meranti, Sukri, S.E.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/13231164826-img-20261013-wa0017.jpg"/><pubDate>Tue, 13 Oct 2026 11:36:14 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10078/bupati-asmar-bahas-penguatan-data-hingga-program-desa-cantik-bersama-kepala-bps-riau</guid></item><item><title>SKO RIAU UKIR PRESTASI DI PENTAS NASIONAL SERIES LIGA FOSSBOLINDO JUNIOR LEAGUE (FJL) KOTA BANJAR JAWA BARAT</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10077/sko-riau-ukir-prestasi-di-pentas-nasional-series-liga-fossbolindo-junior-league-fjl-kota-banjar-jawa-barat</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru,&#45; &lt;/strong&gt;Stadion Gelora Banjar Patroman (GBP) Langensari dipenuhi talenta&#45;talenta muda sepak bola saat 24 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) ambil bagian dalam Fossbolindo Junior League (FJL) U&#45;17 musim kompetisi 2026. Kompetisi yang berlangsung sejak pagi hingga sore itu mempertemukan tim&#45;tim muda terbaik dari berbagai daerah se Indonesia dalam persaingan menuju babak berikutnya, dari Provinsi Riau SMA SKO Riau Mengirimkan 2 team pada ajang ini,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persaingan FJL U&#45;17 musim kompetisi 2026 juga membawa target yang lebih besar. Tim&#45;tim terbaik nantinya berpeluang mengikuti International Football Forum Championship di Klang Valley, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 11&#45;21 Desember 2026. Tiket tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acda6cfac82d.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentu saja momen untuk menjadi juara pada ajang FJL U&#45;17 musim kompetisi 2026 menjadi motivasi besar anak anak dari bumi lancang kuning agar bisa tampil pada event internasional di Kuala Lumpur Sekaligus ingin Mempertahankan Juara Tahun lalu yang telah di raih oleh SMA SKO Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SMA SKO RIAU Keluar Sebagai Juara 1 dan 3&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada partai puncak SMA SKO Riau menjadi Finalis Berhadapan dengan Mandala Majalengka, pertandingan ini menjadi ajang pembuktian kualitas, mental dan strategi bagi kedua team,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak pertandingan dimulai, suasana stadion terlihat semarak. Pemain, ofisial, orang tua dan penonton hadir memberikan dukungan kepada tim masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesebelasan SMA SKO Riau yang di asuh Coach Yulnedi Tanjung Terus menekan dan melakukan pressure yang ketat pada kesebelasan Mandala Majalengka dan berkali kali anak Lancang Kuning ini membahayakan pertahanan lawan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memasuki menit 30, gol yang ditunggu&#45;tunggu oleh kesebelasan SMA SKO Riau sekaligus mengantar meraih podium utama, proses terjadi gol lewat Kerjasama yang apik anak anak SMA SKO Riau ini memanfaatkan kecepatan dan kejelian di jantung pertahanan Mandala Majalengka, lewat sentuhan dingin Marcel melakukan tendangan keras terarah ke sudut kanan gawang yang tanpa dapat di antisipasi oleh kiper dari Mandala Majalengka,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gol ini menjadi satu satunya gol pada pertandingan ini dan menjadi penentu juara, sehingga SMA SKO Riau menjadi Champions Fossbolindo Junior League (FJL) U&#45;17 musim kompetisi 2026 sekaligus mendapatkan tiket mengikuti International Football Forum Championship di Klang Valley, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 11&#45;21 Desember 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada momen menarik di grup B SMA SKOR Riau berhasil mengkandaskan Klub Tangguh dari Tanah Papua Bumi Cendrawasih PORSIBO Papua Selatan lewat Drama Adu Finalty dan mengantar SMA SKO Riau B masuk Babak Semifinal dan di babak ini SMA SKO Riau Tersingkir kekalahan Tipis dengan Mandala Majalengka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada pertandingan memperebut posisi 3 dan 4, Anak anak SMA SKO Riau B membalas kekalahan dengan skor 1&#45;0 yang juga berhadapan dengan Mandala Majalengka B,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas Prestasi ini Coach Yulnedi Tanjung Mengucapkan Selamat dah Tahniah pada anak&#45;anak, jangan cepat berpuas hati, tetap Latihan dengan pola disiplin dan berkualitas yang telah di atur, Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Plt Gubernur Riau, Bapak Kadispora Riau, Bapak Kadisdik, Kepala Sekola SMA SKO Riau, Majelis Guru, Para Pelatih dan Orang Tua anak&#45;anak yang telah memberi support dan doa sehingga anak anak meraih prestasi terbaik pada event ini tutup Coach Yul.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/32084132653-img-20261013-wa0004.jpg"/><pubDate>Tue, 13 Oct 2026 10:35:22 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10077/sko-riau-ukir-prestasi-di-pentas-nasional-series-liga-fossbolindo-junior-league-fjl-kota-banjar-jawa-barat</guid></item><item><title>Hadiri HUT Pelalawan ke&#45;27, Pemkab Meranti Perkuat Hubungan Antardaerah</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10076/hadiri-hut-pelalawan-ke27-pemkab-meranti-perkuat-hubungan-antardaerah</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mendorong penguatan hubungan dan sinergi antardaerah di Provinsi Riau. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Pemkab Meranti dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke&#45;27 di Gedung DPRD Kabupaten Pelalawan, Senin (12/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kepulauan Meranti diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Atan Ibrahim, S.Pd., M.Pd., yang hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Atan menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke&#45;27 kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pelalawan. Ia berharap momentum ini semakin mempererat hubungan kedua daerah serta membuka peluang kerja sama dalam berbagai sektor pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyampaikan selamat Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke&#45;27. Semoga momentum ini semakin memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi dalam meningkatkan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Atan.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acced6e6b09a.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, setiap daerah memiliki pengalaman dan inovasi pembangunan yang dapat menjadi pembelajaran bersama. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antarpemerintah daerah perlu terus diperkuat agar berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi secara bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita berharap apa yang telah dicapai Kabupaten Pelalawan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, termasuk Kepulauan Meranti. Begitu juga sebaliknya, setiap daerah tentu memiliki pengalaman dan inovasi yang dapat saling dibagikan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Pelalawan Zukri menyoroti keterbatasan fiskal daerah pada 2026. Setelah memperhitungkan belanja wajib dan mengikat, kapasitas riil keuangan yang dapat digunakan untuk membiayai program pembangunan disebut hanya sekitar Rp310 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, Zukri menegaskan pembangunan harus tetap berjalan demi kesejahteraan masyarakat. Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Pelalawan, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 4,96 persen pada 2025 dan penurunan angka kemiskinan dari 8,49 persen menjadi 7,24 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah program prioritas turut dijalankan, mulai dari bantuan sosial, revitalisasi sekolah, perluasan jaminan kesehatan hingga pembangunan infrastruktur. Paparan tersebut menggambarkan upaya pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat paripurna itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh adat, pimpinan organisasi perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke&#45;27 ini, Pemkab Kepulauan Meranti berharap hubungan baik antardaerah di Provinsi Riau semakin erat, sekaligus mendorong pertukaran pengalaman dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/21757117736-img-20261012-wa0045.jpg"/><pubDate>Mon, 12 Oct 2026 21:23:48 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10076/hadiri-hut-pelalawan-ke27-pemkab-meranti-perkuat-hubungan-antardaerah</guid></item><item><title>Perkuat Sinergi Wilayah Berbatasan, Wakil Bupati Meranti Hadiri Paripurna Hari Jadi Siak</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10075/perkuat-sinergi-wilayah-berbatasan-wakil-bupati-meranti-hadiri-paripurna-hari-jadi-siak</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Siak dalam rangka Hari Jadi ke&#45;27 Kabupaten Siak Tahun 2026, Senin (12/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung tema “Siak Harmoni Melayu Lestari”, peringatan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dalam pembangunan sekaligus melestarikan budaya Melayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wabup Muzamil menyampaikan ucapan selamat dan berharap Kabupaten Siak semakin maju, sejahtera, serta terus memperkuat sinergi antardaerah demi kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebagai sesama negeri Melayu yang serumpun dan sebudaya di Bumi Lancang Kuning, kita memiliki ikatan sejarah dan budaya yang kuat. Semoga hubungan baik ini terus terjaga dan menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan bersama,” ujar Muzamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu membangun daerah menuju Siak yang maju, sejahtera, bermartabat, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Roni Rakhmat, yang hadir mewakili Gubernur Riau, menekankan pentingnya kekompakan pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Riau untuk terus berkolaborasi mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum hari jadi ini diharapkan semakin mempererat hubungan Kepulauan Meranti dan Siak, memperkuat kolaborasi pembangunan, serta menjaga warisan budaya Melayu sebagai identitas bersama.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/38356967758-img-20261012-wa0041.jpg"/><pubDate>Mon, 12 Oct 2026 21:19:46 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10075/perkuat-sinergi-wilayah-berbatasan-wakil-bupati-meranti-hadiri-paripurna-hari-jadi-siak</guid></item><item><title>DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10074/dprd-meranti-panggil-sejumlah-opd-bahas-persoalan-pergaulan-remaja-dan-perlindungan-anak</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas persoalan sosial yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait pergaulan remaja dan perlindungan anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat berlangsung di Ruang Sekretariat DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (12/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Pertemuan tersebut diikuti perwakilan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bagian Hukum, serta sejumlah anggota DPRD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rapat, DPRD meminta OPD terkait menyampaikan kondisi di lapangan sekaligus langkah yang telah dan akan dilakukan pemerintah daerah. Pembahasan diarahkan pada upaya pencegahan, edukasi, pembinaan, serta koordinasi lintas sektor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Sosial Kepulauan Meranti, H. Rokhaizal, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihaknya sejauh ini belum menerima laporan khusus mengenai persoalan yang menjadi pembahasan rapat tersebut.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acceb24dd7d7.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, laporan yang diterima Dinas Sosial selama ini lebih banyak berkaitan dengan persoalan pornografi dan perilaku seksual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Sosial juga mendorong pendekatan persuasif terhadap remaja yang ditemukan berkumpul di luar rumah pada situasi tertentu. Pendekatan tersebut dapat dilakukan dengan memberikan imbauan dan pembinaan agar remaja kembali ke lingkungan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, Irwanto, SE, menyampaikan bahwa persoalan pergaulan dan perilaku remaja perlu mendapat perhatian sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan pembahasan dalam rapat, persoalan tersebut mulai menjadi perhatian pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara pada jenjang Sekolah Dasar (SD), kondisi serupa belum terlihat secara signifikan berdasarkan laporan yang disampaikan dalam forum tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Pendidikan mengusulkan penguatan mekanisme pembinaan dan pengawasan di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui pembentukan tim penanganan di bawah koordinasi kepala sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim tersebut diharapkan dapat memperkuat edukasi, pendampingan dan penanganan terhadap siswa yang membutuhkan perhatian, dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sisi penegakan ketertiban umum, perwakilan Satpol PP, Boby Arfiyanda, menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti temuan di lapangan apabila terdapat pelanggaran terhadap ketentuan hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, penanganan tetap akan dilakukan sesuai kewenangan, prosedur dan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perwakilan Bagian Hukum, Bona, turut menjelaskan mengenai regulasi daerah yang berkaitan dengan ketertiban umum. Salah satu aturan yang menjadi rujukan adalah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2019.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rapat disebutkan terdapat ketentuan mengenai sanksi pidana kurungan paling lama tiga bulan dan denda paling banyak Rp2 juta. Penerapan sanksi tersebut, menurut pembahasan rapat, harus mengacu pada pasal yang relevan serta melalui prosedur hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anggota DPRD Meranti, Noli Sugiharto, S.Psi., menyoroti pentingnya melihat persoalan sosial remaja secara lebih menyeluruh. Menurut dia, lingkungan keluarga dan proses tumbuh kembang anak menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan dalam upaya pembinaan generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara dari sektor kesehatan, Ade Suhartian, SH., MM., menyampaikan bahwa saat ini belum tersedia tenaga psikolog khusus untuk memberikan pendampingan dalam konteks persoalan yang dibahas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterbatasan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah agar dukungan psikologis dan pendampingan bagi anak maupun remaja dapat diperkuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Sosial juga mengakui keterbatasan tenaga psikolog. Karena itu, penguatan kapasitas tenaga pendidik dinilai penting agar pembinaan di sekolah tidak hanya mengandalkan guru Bimbingan dan Konseling (BK), tetapi juga melibatkan tenaga pendidik lainnya dengan pendekatan yang sesuai kebutuhan siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Pendidikan juga menyampaikan bahwa sosialisasi kepada orang tua atau wali murid telah dilakukan sebagai bagian dari langkah pencegahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterlibatan keluarga dinilai penting karena sebagian aktivitas remaja yang menjadi perhatian berlangsung di luar lingkungan sekolah. Karena itu, pengawasan dan komunikasi antara sekolah dengan orang tua perlu terus diperkuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anggota DPRD Meranti, Cun Cun, SE., M.Si., mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan OPD dalam rapat tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, upaya pencegahan tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah. Pemerintah daerah, aparat terkait, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat secara umum perlu mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak dan remaja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mendorong adanya patroli dan pembinaan secara persuasif terhadap remaja yang berada di tempat&#45;tempat tertentu pada waktu yang dinilai rawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama&#45;sama, dengan mengutamakan edukasi, komunikasi dan pendampingan,&quot; demikian pokok pandangan yang disampaikan dalam rapat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anggota DPRD lainnya, Dr. H. M. Tofikurrohman, S.Pd., SH., M.Si., menekankan pentingnya respons cepat terhadap persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mendorong agar hasil rapat dan berbagai masukan dari OPD dapat disampaikan kepada pimpinan daerah sehingga tindak lanjut dapat dilakukan secara terkoordinasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, anggota DPRD Nina Surya Fitri, SH., M.Kn., menilai regulasi daerah yang berkaitan dengan ketertiban umum perlu dievaluasi secara berkala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, aspek pembinaan dan perlindungan terhadap pelajar perlu mendapat perhatian dalam penyusunan maupun evaluasi kebijakan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat tersebut pada akhirnya menekankan bahwa persoalan pergaulan remaja tidak cukup diselesaikan melalui pendekatan penegakan aturan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diperlukan strategi yang lebih komprehensif melalui pendidikan, penguatan keluarga, pendampingan psikologis, pembinaan sosial, serta koordinasi antara pemerintah daerah, sekolah, aparat, tokoh agama dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPRD Kepulauan Meranti berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat memperkuat upaya perlindungan anak dan pembinaan generasi muda, sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak serta remaja di daerah tersebut.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/91467433821-img-20261012-wa0039.jpg"/><pubDate>Mon, 12 Oct 2026 21:14:33 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10074/dprd-meranti-panggil-sejumlah-opd-bahas-persoalan-pergaulan-remaja-dan-perlindungan-anak</guid></item><item><title>Pemkab Meranti Dorong Pembinaan Atlet Muda Lewat Harapan Muda Cup I</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10073/pemkab-meranti-dorong-pembinaan-atlet-muda-lewat-harapan-muda-cup-i</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendorong turnamen sepak bola antarklub menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. Hal itu disampaikan saat penutupan Turnamen Sepak Bola Harapan Muda Cup I di Lapangan Sepak Bola Harapan Muda, Desa Banglas, Minggu (11/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Sekretaris Daerah, H. Sudandri Jauzah, S.H., mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah menyukseskan turnamen selama 48 hari tersebut. Kompetisi ini diikuti 96 tim dan menjadi ruang bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan serta menjunjung tinggi sportivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Sudandri, kegiatan olahraga seperti ini memiliki peran penting dalam menyalurkan minat dan bakat generasi muda. Selain mengejar prestasi, turnamen juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan silaturahmi antarklub maupun masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Selamat kepada tim yang berhasil meraih juara. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Bagi yang belum berhasil, tetap semangat berlatih dan terus tingkatkan kemampuan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengingatkan bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari pertandingan. Karena itu, seluruh pemain diharapkan tetap menjaga sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acb88963f0a8.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudandri juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, pihak keamanan, dan masyarakat yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen sehingga seluruh pertandingan berjalan aman, lancar, dan kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Panitia, Husni Setiawan, mengatakan turnamen berlangsung selama 48 hari dengan melibatkan 96 tim. Ia bersyukur seluruh rangkaian pertandingan dapat diselesaikan tanpa kendala berarti dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hasil akhir kompetisi, Repan FC keluar sebagai juara setelah mengalahkan MBM Mesra Buana Mengkikip dengan skor 1&#45;0 pada partai final. Sementara itu, Jepun Darat Junior menempati posisi ketiga usai menang 1&#45;0 atas Persikab Kampung Balak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panitia juga menetapkan Hardi dari MBM Mesra Buana Mengkikip sebagai pemain terbaik. Adapun gelar top skor diraih Taruna dan kiper terbaik diberikan kepada Al Hafiz, keduanya dari Repan FC.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penutupan turnamen turut dihadiri Anggota DPRD Kepulauan Meranti Noli Sugiharto, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Saiful Bakhri, perwakilan Polsek Tebing Tinggi, panitia, tokoh masyarakat, pemain, serta warga setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab Kepulauan Meranti berharap kegiatan olahraga berbasis masyarakat dapat terus berkembang dan dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan bibit atlet potensial serta memperkuat budaya sportivitas di daerah.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/95628292977-img-20261011-wa0087.jpg"/><pubDate>Sun, 11 Oct 2026 20:02:00 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10073/pemkab-meranti-dorong-pembinaan-atlet-muda-lewat-harapan-muda-cup-i</guid></item><item><title>Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau, Herry Heryawan: Amanah Harus Dijaga, Polisi Harus Dekat dengan Masyarakat</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10072/bupati-asmar-hadiri-kenal-pamit-kapolda-riau-herry-heryawan-amanah-harus-dijaga-polisi-harus-dekat-dengan-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, – &lt;/strong&gt;Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri acara kenal pamit Kapolda Riau yang digelar di GOR Presisi Polda Riau, Pekanbaru, Minggu (11/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Hadir pada kesempatan tersebut Pangdam Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai yang bermarkas di Pekanbaru, Riau, adalah Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, Plt Gubernur Riau SF Haryanto yang diwakili oleh Sekdaprov Riau Syahrial Abdi, AP, M. Si, Forkopimda Riau, Tokoh Masyarakat Riau, Tokoh adat Tokoh pemuda dan Tokoh Agama, Bupati /Walikota se Provinsi Riau&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara tersebut menjadi momentum perpisahan Irjen Pol Herry Heryawan yang mendapat amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, sekaligus menyambut Irjen Pol Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau yang baru. Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran jabatan di lingkungan Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Herry Heryawan menyampaikan rasa haru sekaligus kebanggaannya setelah menjalankan tugas sebagai Kapolda Riau sejak Maret 2025. Ia menilai pergantian jabatan merupakan bagian dari perjalanan pengabdian seorang anggota Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Herry menegaskan bahwa selama bertugas di Riau, dirinya berupaya membangun kerja bersama, bukan sekadar menjalankan kewenangan institusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya tidak datang untuk dilayani. Saya datang untuk bekerja bersama rekan&#45;rekan dan masyarakat. Masyarakat tidak melihat kita sebagai bintang satu atau bintang dua, tetapi melihat bahwa kita memiliki tugas untuk menjaga negara dan melayani dengan hati,&quot; ujar Herry.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acb60bf1be44.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, solidaritas, sinergi dan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI serta masyarakat harus terus diperkuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Anugerah dari sebuah amanah adalah tanggung jawab. Karena itu amanah harus kita jaga. Kekuatan kita saat ini terletak pada solidaritas, sinergi dan kolaborasi,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Herry juga mengingatkan jajaran kepolisian agar tidak bekerja secara sektoral dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Menurut dia, seluruh unsur memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mendorong terbangunnya budaya kepolisian yang hadir, dekat, inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Polisi, kata Herry, tidak boleh mengambil jarak dari masyarakat, melainkan harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Senjata kita hari ini bukan hanya senjata dalam arti fisik, tetapi kepercayaan publik yang diberikan kepada kita. Kepercayaan itu harus kita jaga bersama,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Herry turut menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, fungsi pembinaan masyarakat dan jajaran kewilayahan memiliki peran strategis untuk mendeteksi berbagai persoalan sejak dini serta mencari solusi bersama masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama memimpin Polda Riau, Herry juga memperkenalkan pendekatan Green Policing, yang menempatkan persoalan lingkungan sebagai salah satu bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Program tersebut menjadi salah satu ciri kepemimpinannya di Bumi Lancang Kuning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung berbagai program Polda Riau, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, pemberantasan narkoba, penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat serta kegiatan sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Kapolda Riau yang baru, Irjen Pol Arman Achdiat, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pengabdian di Bumi Lancang Kuning. Ia menyatakan siap menjalankan amanah sekaligus meneruskan program&#45;program positif yang telah berjalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Arman menegaskan bahwa kepolisian harus terus membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Insyaallah kami siap untuk mengemban amanah ini. Dan pastinya kami akan segera menerapkan perintah Bapak Kapolri untuk membuat Polri lebih dekat lagi dengan masyarakat secara humanis dan profesional,&quot; tegas Arman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen tersebut disampaikan Arman dalam rangkaian awal kedatangannya sebagai Kapolda Riau. Ia sebelumnya juga mendapat penyambutan dengan tradisi Melayu Tepuk Tepung Tawar di Mapolda Riau sebagai bentuk doa dan harapan agar kepemimpinannya di Riau berjalan lancar dan mendapat keberkahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Arman sebelumnya tercatat sebagai Pati Baintelkam Polri dengan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN). Ia dipercaya menggantikan Herry Heryawan yang mendapat tugas baru sebagai Kabaharkam Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menyampaikan apresiasi atas dedikasi Herry Heryawan selama menjalankan tugas sebagai Kapolda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Asmar, sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Irjen Pol Herry Heryawan atas pengabdian dan sinergi yang telah terbangun selama bertugas di Riau. Semoga amanah di tempat tugas yang baru dan semakin sukses dalam menjalankan tugas,&quot; ujar Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada Kapolda Riau yang baru, Asmar juga menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap hubungan kerja sama antara Polda Riau dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami juga mengucapkan selamat datang kepada Bapak Irjen Pol Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau. Kami berharap koordinasi dan kolaborasi yang sudah terjalin selama ini dapat terus dilanjutkan dan diperkuat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban dan mendukung pembangunan daerah,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asmar menilai tantangan keamanan di Riau membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Terlebih, karakteristik wilayah Riau yang memiliki kawasan pesisir, kepulauan, hutan dan wilayah perbatasan membutuhkan pola pelayanan serta pengamanan yang mampu menjangkau masyarakat secara luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara kenal pamit berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Sejumlah pejabat daerah, jajaran TNI&#45;Polri, tokoh masyarakat dan tamu undangan hadir untuk memberikan penghormatan sekaligus melepas Herry Heryawan menuju tugas barunya di tingkat Mabes Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan berakhirnya masa kepemimpinan Herry Heryawan, tongkat komando Polda Riau kini beralih kepada Irjen Pol Arman Achdiat. Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian yang humanis, profesional dan semakin dekat dengan masyarakat.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/10805620130-img-20261011-wa0062.jpg"/><pubDate>Sun, 11 Oct 2026 17:11:47 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10072/bupati-asmar-hadiri-kenal-pamit-kapolda-riau-herry-heryawan-amanah-harus-dijaga-polisi-harus-dekat-dengan-masyarakat</guid></item><item><title>Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10071/tradisi-penghormatan-polri-welcome-and-farewell-parade-tandai-pergantian-kapolda-riau</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekabaru ,&#45; &lt;/strong&gt;Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai upacara Welcome and Farewell Parade Kapolda Riau di Mapolda Riau, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus bentuk penghormatan atas pengabdian Komjen Pol. Dr. Herry Heryawan selama menjabat Kapolda Riau sebelum melanjutkan amanah sebagai Kabaharkam Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam upacara tersebut, tongkat estafet kepemimpinan Polda Riau dilanjutkan oleh Irjen Pol. Arman Achdiat. Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar perubahan jabatan, melainkan juga simbol keberlanjutan pengabdian, soliditas, serta komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Riau, Irwasda, para pejabat utama (PJU) Polda Riau, para kapolres jajaran, perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, serta Dubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Komjen Pol. Herry Heryawan mengungkapkan perasaan haru saat harus meninggalkan Polda Riau, institusi yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jujur, hari ini adalah salah satu hari yang tidak mudah bagi saya. Ada perasaan yang sulit saya ungkapkan dengan kata&#45;kata ketika harus berdiri di tempat ini dan menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada pemimpin yang akan melanjutkan perjalanan ini,” ungkap Herry.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6acb30da347e2.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menuturkan, selama bertugas di Riau, dirinya bersama seluruh jajaran telah melewati berbagai dinamika dan tantangan, termasuk menghadapi persoalan yang membutuhkan pengorbanan, tanggung jawab, serta kerja sama yang kuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, tidak semua perjuangan akan tercatat dalam sejarah. Namun, setiap langkah, keringat, malam&#45;malam panjang dalam pelaksanaan tugas, serta pengorbanan demi masyarakat akan selalu memiliki makna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jabatan memiliki batas waktu, tetapi kenangan tentang orang&#45;orang yang pernah berjuang bersama saya tidak mengenal batas waktu,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Herry menyampaikan terima kasih kepada Wakapolda, pejabat utama, para perwira, bintara, tamtama, ASN Polri, Bhayangkari, serta seluruh personel yang telah memberikan dukungan selama dirinya memimpin Polda Riau. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan kepemimpinan terdapat keputusan atau kebijakan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan seluruh personel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Komjen Pol. Herry Heryawan atas dedikasi, berbagai capaian, serta warisan program yang telah dibangun selama memimpin Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Arman mengakui bahwa melanjutkan kepemimpinan tersebut merupakan tanggung jawab besar. Ia menilai berbagai program dan tata kelola yang telah dirintis pendahulunya menjadi fondasi penting dalam meneruskan pelaksanaan tugas kepolisian di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya apresiasi yang setinggi&#45;tingginya kepada Bapak Kabaharkam atas dedikasi dan legacy yang telah dibangun di Polda Riau. Seluruh anggota harus bangga dengan berbagai prestasi yang telah dicapai,” ujar Arman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program&#45;program yang telah berjalan sekaligus menjaga konsistensi pelaksanaan tugas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Arman juga mengajak seluruh personel Polda Riau, tokoh masyarakat, alim ulama, serta seluruh elemen daerah untuk memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, setiap pemimpin memiliki karakter dan pendekatan yang berbeda, tetapi tujuan pengabdian tetap sama, yakni memberikan rasa aman, menghadirkan pelayanan terbaik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kehadiran kami bersama keluarga di Bumi Lancang Kuning ini, dengan segala kerendahan hati, mudah&#45;mudahan dapat memberikan suasana yang baru,” tegas Arman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menutup sambutannya, Arman berharap berbagai program yang telah dirintis Herry Heryawan di Polda Riau dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan, bahkan menjadi inspirasi bagi pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum Welcome and Farewell Parade ini menjadi penanda berakhirnya satu babak pengabdian sekaligus dimulainya kepemimpinan baru di Polda Riau. Dengan semangat kebersamaan dan kesinambungan program, Polda Riau diharapkan semakin solid dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mewujudkan Polri yang profesional dan dipercaya publik.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/79141498529-img-20261011-wa0046.jpg"/><pubDate>Sun, 11 Oct 2026 13:47:27 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10071/tradisi-penghormatan-polri-welcome-and-farewell-parade-tandai-pergantian-kapolda-riau</guid></item><item><title>Meranti Utus Tiga Atlit Pencak Silat Satria Muda Indonesia Kejuaran Nasional di Jawa Barat</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10070/meranti-utus-tiga-atlit-pencak-silat-satria-muda-indonesia-kejuaran-nasional-di-jawa-barat</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti, &#45; &lt;/strong&gt;Kabpaten Keplauan &amp;nbsp;Meranti kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Sebanyak tiga atlet pencak silat terbaik Meranti resmi diutus untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat yang akan digelar di Jawa Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiga atlet pencak silat dan 2 pelatih pencak silat dari kabupaten kepulauan meranti berhasil melaju ke Nasional pada ajang Kejuaraan Nasional pencak silat Satria Muda indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga atlet tersebut dilepas secara resmi oleh Wakil Ketua 1 IPSI Kepulauan Meranti Budi Santoso didampingi Ketua Koni yang di wakilkan oleh Erna Lestari Rambe, juga ikut serta mendampingi pelepasan Kepala Sekolah SMAIT Darul Fikri Ustad Fahmi Hasibuan &amp;nbsp;dan Kepala MAN1 Kepulauan Meranti Suryani Ningsih, S. Pd.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun tiga atlet yang akan berjuang membawa nama Meranti adalah:&lt;br&gt;1. M. Naufal Rusydi,Kelas 1 &amp;nbsp;Kategori Remaja&lt;br&gt;2. Sulfiana Azzahra, Kelas Seni Tunggal Kelas kategori &amp;nbsp;Remaja&amp;nbsp;&lt;br&gt;3. Doni Trista Kelas Seni Festival kreativ&lt;br&gt;Dan di dampingi Dua Orang pelatih yakni Dodi (pelatih ) dan Harry ardiansyah (pelatih)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua IPSI Kepulauan Meranti, Ustadz Fauzi S. Ag, &quot;Hari ini anak&#45; anak &amp;nbsp;kita (atlet pencak silat) berangkat ke pekanbaru untuk bergabung dengan atlet pencak silat dari seluruh Riau yg sama&#45; sama melaju ke Nasional, ada sekitar 30 atlet dari berbagai kategori yang di pertandingkan&quot;.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ac8f2d7a358b.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya Ustad Fauzi mengatakan ketiga atlet tersebut merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai kejuaraan tingkat kabupaten dan provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita utus tiga atlet terbaik. Mereka sudah kita gembleng melalui pemusatan latihan &amp;nbsp;di Selatpanjang. Target kita jelas, harus membawa pulang medali untuk Meranti,&quot; ujar Ustad Fauzi kepada awak media, Jum&apos;at (9/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, Kejurnas di Jawa Barat ini merupakan ajang bergengsi yang diikuti ribuan pesilat dari seluruh Indonesia. Selain memperebutkan medali, kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi untuk pelatnas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, salah satu pelatih Dodi , mengaku anak&#45;anak kita Alhamdulillah dan insya Allah siap memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Kepulauan Meranti&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mohon doa dari seluruh masyarakat Meranti. Kami akan berjuang maksimal untuk mengharumkan nama Meranti dan Riau di tingkat nasional,&quot; ucap Dodi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberangkatan ketiga atlet ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn ) H. Asmar atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Meranti, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi&#45;tingginya atas keberangkatan tiga putra&#45;putri terbaik Meranti yang akan mengikuti Kejuaraan Nasional Pencak Silat di Jawa Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini adalah bukti bahwa anak Meranti mampu bersaing di tingkat nasional. Pencak silat bukan sekadar olahraga, tapi warisan budaya Melayu yang harus kita jaga.Adat bersendi syara&apos;, silat bersendi marwah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada tiga atlet yang berangkat, saya berpesan:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jaga nama baik daerah, Bertandinglah dengan sportivitas, tunjukkan akhlak yang santun di dalam dan di luar gelanggang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan takut, jangan minder,Kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tapi membawa nama 200 ribu lebih masyarakat Meranti bahkan membawa nama Masyarkat Provinsi Riau, Pemerintah Daerah bersama KONI, IPSI, kami mendoakan dan mendukung penuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Target harus juara, Berangkat dengan semangat, pulang harus membawa prestasi. Kalau kita sudah berusaha maksimal, Allah akan berikan hasil terbaik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga, termasuk pencak silat. Kepada pengurus IPSI, pelatih, dan orang tua atlet, saya ucapkan terima kasih telah membina anak&#45;anak kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selamat bertanding, selamat berjuang. Harumkan nama Meranti khususnya dan Riau umum nya di Tanah Pasundan. Pulang bawa medali emas untuk Meranti yang Unggul, Agamis dan Sejahtera, Ucap Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rencananya, rombongan atlet Riau akan bertolak ke Jawa Barat pada hari Ahad 11/10/ 2026, dan akan bertanding pada tanggal 14 Oktober 2026. (&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/17941387082-img-20261009-wa0052.jpg"/><pubDate>Fri, 09 Oct 2026 20:58:21 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10070/meranti-utus-tiga-atlit-pencak-silat-satria-muda-indonesia-kejuaran-nasional-di-jawa-barat</guid></item><item><title>Mie Sagu Buk Tuti Hadir di Pekanbaru, Obati Rindu Kuliner Khas Selatpanjang</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10069/mie-sagu-buk-tuti-hadir-di-pekanbaru-obati-rindu-kuliner-khas-selatpanjang</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU – &lt;/strong&gt;Kerinduan warga asal Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, terhadap kuliner khas kampung halaman kini bisa terobati tanpa harus menyeberang ke daerah asal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mie Sagu Buk Tuti, salah satu kuliner khas Selatpanjang, kini hadir di Kota Pekanbaru. Berlokasi di Jalan Ronggowarsito, usaha kuliner tersebut menawarkan cita rasa mie sagu khas Selatpanjang yang dibuat dari bahan dasar sagu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Mie Sagu Buk Tuti menjadi pilihan bagi masyarakat, khususnya warga asal Selatpanjang yang bermukim di Pekanbaru, untuk menikmati makanan khas daerah sekaligus melepas kerinduan terhadap cita rasa kampung halaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mie sagu, Mie Sagu Buk Tuti juga menyediakan berbagai pilihan makanan pendamping, seperti aneka gorengan serta beragam minuman yang dapat dinikmati masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemilik Mie Sagu Buk Tuti, Bang Ucok, yang merupakan warga asli Selatpanjang, mengatakan usaha tersebut mendapat sambutan cukup baik dari masyarakat Pekanbaru. Tidak hanya warga asal Kepulauan Meranti, kuliner khas tersebut juga mulai dikenal oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bukan hanya masyarakat Selatpanjang yang ada di Pekanbaru yang tahu. Mie Sagu Buk Tuti juga mulai dinikmati berbagai suku dan etnis di Kota Pekanbaru,” ujar Bang Ucok kepada wartawan, Jumat (9/10/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial turut membantu memperkenalkan Mie Sagu Buk Tuti kepada masyarakat yang lebih luas. Promosi dilakukan melalui TikTok serta informasi dari pelanggan ke pelanggan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sekarang juga sudah tersedia melalui aplikasi ojek online di Kota Pekanbaru. Kami berharap usaha ini terus berkembang dan semakin dikenal,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bang Ucok berharap keberadaan Mie Sagu Buk Tuti tidak hanya menjadi peluang usaha, tetapi juga ikut memperkenalkan kekayaan kuliner khas Selatpanjang dan Kepulauan Meranti kepada masyarakat Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami terus mempromosikan melalui TikTok dan dari mulut ke mulut. Semoga dengan ragam kuliner Melayu di Bumi Melayu ini, mie sagu semakin dikenal di Provinsi Riau,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Cece Amie, warga asal Selatpanjang yang kini menetap di Pekanbaru, mengaku kerap membawa keluarganya menikmati Mie Sagu Buk Tuti di Jalan Ronggowarsito.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, cita rasa mie sagu tersebut mampu menghadirkan kembali suasana kampung halaman, terutama bagi warga Selatpanjang yang tidak dapat pulang setiap waktu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami selaku warga Selatpanjang yang tinggal di Kota Pekanbaru sangat menikmati makanan ini. Rasanya seperti kembali ke kampung halaman,” kata Cece Amie.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengaku tidak selalu dapat pulang ke Selatpanjang dan biasanya hanya memiliki kesempatan pada waktu&#45;waktu tertentu. Karena itu, keberadaan kuliner khas Selatpanjang di Pekanbaru menjadi salah satu pilihan untuk mengobati rasa rindu terhadap kampung halaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Apalagi kami biasanya baru bisa pulang setelah Imlek atau pada hari&#45;hari tertentu saja. Jadi, ketika ada mie sagu khas Selatpanjang di Pekanbaru, kami senang bisa menikmatinya bersama keluarga,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan pantauan di lokasi, Mie Sagu Buk Tuti melayani pelanggan setiap hari. Promosi melalui siaran langsung TikTok juga menjadi salah satu cara pemilik berinteraksi dengan pelanggan sekaligus memperkenalkan menu kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Mie Sagu Buk Tuti di Pekanbaru diharapkan dapat menjadi salah satu upaya memperkenalkan kuliner khas Selatpanjang kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus menjadi tempat berkumpul bagi warga asal Kepulauan Meranti yang berada di perantauan (&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/35314654534-img-20261009-wa0049(1).jpg"/><pubDate>Fri, 09 Oct 2026 20:40:55 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10069/mie-sagu-buk-tuti-hadir-di-pekanbaru-obati-rindu-kuliner-khas-selatpanjang</guid></item><item><title>Polisi Bersama Masyarakat satlantas Polres Meranti Bagikan Masker Ke Pengguna jalan</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10068/polisi-bersama-masyarakat-satlantas-polres-meranti-bagikan-masker-ke-pengguna-jalan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45; &lt;/strong&gt;Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) membagikan masker kepada masyarakat di Jalan Rintis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (9/10/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat, khususnya pengguna jalan, dalam menghadapi dampak kabut asap yang berpotensi muncul akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti AKP Sardianto, S.E., mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai langkah preventif untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap saat beraktivitas di luar rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar dapat mengurangi risiko paparan asap akibat karhutla,” ujar Sardianto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut menyasar masyarakat yang melintas di Jalan Rintis. Personel Satlantas memberikan masker sekaligus mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan ketika beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ac8eaa401f40.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Sardianto, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan partikel dan asap ketika berada di luar ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain aspek kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi personel Satlantas untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan sinergi antara polisi dengan masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Kepulauan Meranti berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga kesehatan, keselamatan, serta lingkungan dari ancaman karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan pembagian masker berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran personel Satlantas di tengah masyarakat diharapkan turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/22355096362-img-20261009-wa0046.jpg"/><pubDate>Fri, 09 Oct 2026 20:23:16 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10068/polisi-bersama-masyarakat-satlantas-polres-meranti-bagikan-masker-ke-pengguna-jalan</guid></item><item><title>Sekda Meranti Tekankan Disiplin ASN dan Penguatan Koordinasi Antar&#45;OPD</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10067/sekda-meranti-tekankan-disiplin-asn-dan-penguatan-koordinasi-antaropd</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti, –&lt;/strong&gt; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri, S.H., menekankan pentingnya penguatan koordinasi, kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), dan sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung efektivitas pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penegasan itu disampaikan Sudandri saat memimpin Rapat Koordinasi Penguatan Peran, Tugas dan Fungsi serta Sinergi Kelembagaan Pemerintah Daerah dengan tema “Membangun Mekanisme Koordinasi yang Terintegrasi dari Sekretariat Daerah sampai Perangkat Daerah.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, seluruh kepala OPD, serta kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, Sudandri mengatakan rapat koordinasi lintas OPD akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan sesuai arahan kepala daerah. Forum tersebut menjadi sarana untuk memastikan program pemerintah daerah, baik yang telah selesai, sedang berjalan maupun yang akan dilaksanakan, dapat terkoordinasi dan berjalan sesuai target.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Koordinasi harus terus diperkuat agar setiap program yang dilaksanakan perangkat daerah berjalan terarah dan dapat memberikan hasil yang dirasakan masyarakat,” ujar Sudandri.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ac8aea44f800.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga meminta seluruh perangkat daerah menindaklanjuti hasil rapat sebelumnya, khususnya terkait pelaksanaan tujuh program yang telah dicanangkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketujuh program tersebut diarahkan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, disiplin, tertib, berintegritas, informatif, memiliki tata kelola yang baik, responsif, serta memiliki identitas dan wawasan pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai langkah awal, Sudandri meminta setiap OPD mengevaluasi tiga aspek utama, yakni kebersihan dan penataan lingkungan kantor, kedisiplinan serta etos kerja pegawai, dan kepatuhan terhadap ketentuan penggunaan pakaian dinas ASN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk melihat sejauh mana kebijakan tersebut telah diterapkan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi masing&#45;masing perangkat daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Apabila masih ada OPD yang belum tertib dalam pelaksanaannya, perlu diketahui apa kendalanya sehingga dapat dicarikan solusi bersama,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain evaluasi, penerapan sistem reward and punishment atau penghargaan dan sanksi juga akan menjadi bagian dari penilaian kinerja aparatur. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan disiplin, tanggung jawab, dan kualitas pelaksanaan tugas ASN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudandri juga menyampaikan pembentukan tim penilai kebersihan dan kedisiplinan yang pelaksanaannya telah ditangani oleh sekretariat. Di sisi lain, pencegahan penyalahgunaan narkoba dan judi daring di lingkungan OPD turut menjadi perhatian pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia meminta setiap perangkat daerah ikut melakukan pencegahan dan segera melaporkan apabila ditemukan kejadian yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba maupun aktivitas judi daring.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam aspek kesiapsiagaan daerah, Sudandri mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi dampak El Nino serta mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sinergi lintas perangkat daerah diperlukan agar langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Sekda menekankan pentingnya penertiban administrasi, kejelasan pembagian tugas, dan penyusunan alur kerja yang terstruktur. Setiap OPD diminta memahami tugas pokok dan fungsi masing&#45;masing agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pengelolaan informasi, Sudandri mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menjaga kerahasiaan dan keamanan dokumen kedinasan. Menurutnya, informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus dikelola secara cermat, akurat, dan sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, ia mendorong penguatan komunikasi dan publikasi hasil pembangunan daerah. Setiap OPD diminta berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam menyampaikan informasi mengenai program, kegiatan, serta capaian pemerintah daerah kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai tindak lanjut, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika diarahkan merumuskan regulasi mengenai informasi publik yang dikecualikan di Kabupaten Kepulauan Meranti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudandri berharap rapat koordinasi tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian arahan, tetapi mampu menghasilkan mekanisme kerja yang lebih terintegrasi antara Sekretariat Daerah dan seluruh perangkat daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan koordinasi yang kuat, disiplin aparatur yang baik, serta pembagian tugas yang jelas, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/44567229546-img-20261009-wa0040.jpg"/><pubDate>Fri, 09 Oct 2026 16:07:21 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10067/sekda-meranti-tekankan-disiplin-asn-dan-penguatan-koordinasi-antaropd</guid></item><item><title>Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10066/cegah-kabut-asap-makin-tebal-polsek-tebing-tinggi-bagikan-masker-kepada-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45;&lt;/strong&gt; Kepolisian Sektor (Polsek) Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik strategis di wilayah hukumnya, Jumat (9/10/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus langkah antisipasi dampak kabut asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek IPDA Yosef Hendrawan, S.H., para kepala unit (Kanit), serta personel Polsek Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan masker dilakukan di lima lokasi, yakni di depan Markas Polsek Tebing Tinggi, Jalan Pembangunan 1, Kelurahan Selatpanjang Kota; depan Hotel Indobaru, Jalan Diponegoro; depan Kelenteng Hoo Ann Kiong, Jalan Ahmad Yani; Pasar Sungai Juling, Jalan Ahmad Yani; serta Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ac888cdd69e0.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemilihan lokasi tersebut bertujuan menjangkau masyarakat yang beraktivitas di pusat keramaian, kawasan perdagangan, serta area pelayanan dan transportasi publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, menyampaikan bahwa pembagian masker tersebut merupakan wujud kepedulian kepolisian terhadap masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi kemungkinan dampak kabut asap terhadap kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Polsek Tebing Tinggi berupaya membantu masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi kualitas udara, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat yang menerima masker menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran personel kepolisian di sejumlah titik aktivitas warga juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Tebing Tinggi berharap kegiatan sosial semacam ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri melalui pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga karena Polisi Bersama Masyarakat.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/51922767706-img-20261009-wa0027.jpg"/><pubDate>Fri, 09 Oct 2026 13:26:00 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10066/cegah-kabut-asap-makin-tebal-polsek-tebing-tinggi-bagikan-masker-kepada-masyarakat</guid></item><item><title>Perkuat Manajemen dan Arah Redaksi, Signal Nusantara Gelar Pertemuan Perdana Bersama Ketua IWOI Riau</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10065/perkuat-manajemen-dan-arah-redaksi-signal-nusantara-gelar-pertemuan-perdana-bersama-ketua-iwoi-riau</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru,&#45; &lt;/strong&gt;Media siber Signal Nusantara menggelar agenda pertemuan perdana sekaligus silaturahmi dan konsolidasi internal yang bertempat di kedai &quot;Teh Taluah Tumpah Bang Ucok&quot;, kawasan persimpangan lampu merah Jalan Soekarno&#45;Hatta – Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, pada malam ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan strategis bernuansa hangat dan penuh keakraban tersebut dihadiri langsung oleh Komisaris Signal Nusantara Tuan Guru Ali Hamsar Batubara, Direktur Signal Nusantara M.Taufik Jamil, serta Pimpinan Ikatan Wartawan Media Online (IWO) Riau Heri Suhariyono. Agenda ini turut diikuti oleh segenap jajaran redaksi dan anggota media Signal Nusantara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agenda utama pertemuan ini difokuskan pada langkah pengenalan media Signal Nusantara kepada publik dan insan pers, serta penguatan manajemen struktural di tubuh redaksi. Selain itu, forum ini membahas perumusan program kerja jangka pendek maupun jangka panjang guna menghadirkan produk jurnalistik yang kredibel, tajam, dan berimbang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Ketua IWO Riau, Heri Suhariyono, menyampaikan pandangan serta masukan konstruktif terkait arah gerak pemberitaan media daring ke depan. Ia menekankan pentingnya profesionalisme wartawan, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta keberanian media online dalam menyajikan berita faktual dan edukatif di tengah arus digitalisasi yang kian dinamis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komisaris Signal Nusantara, Tuan Guru Ali Hamsar Batubara, bersama Direktur M. Taufik Jamil menyambut positif sinergi dan arahan tersebut. Pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak awal yang solid bagi Signal Nusantara untuk terus berkembang sebagai pilar informasi yang tepercaya dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas, khususnya di Provinsi Riau.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/22123938706-img-20261009-wa0014.jpg"/><pubDate>Fri, 09 Oct 2026 10:12:11 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10065/perkuat-manajemen-dan-arah-redaksi-signal-nusantara-gelar-pertemuan-perdana-bersama-ketua-iwoi-riau</guid></item><item><title>Dukungan Letkol POM Hendra Suharta Warnai Sukses Terpedo Jilid II, Dari Lapangan Kampung Baru untuk Atlet Meranti</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10064/dukungan-letkol-pom-hendra-suharta-warnai-sukses-terpedo-jilid-ii-dari-lapangan-kampung-baru-untuk-atlet-meranti</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti, &#45; &lt;/strong&gt;Komitmen terhadap perkembangan olahraga di Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mendapat dukungan nyata dari Letkol POM Hendra Suharta, Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Roesmin Nurjadin, yang menjadi sponsor tunggal Semi Open Turnamen Volleyball Terpedo Jilid II Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung di Lapangan Voli Terpedo, Kampung Baru, hingga resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, Kamis (8/10/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski tidak dapat hadir secara langsung pada agenda penutupan, dukungan Letkol POM Hendra Suharta tetap terwakili melalui Asman, S.H., selaku perwakilan sekaligus Penasehat Club Tornado.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran dan dukungan tersebut menjadi bukti bahwa penyelenggaraan olahraga di tengah masyarakat tidak semata&#45;mata berbicara tentang pertandingan dan perebutan juara, tetapi juga membutuhkan kepedulian berbagai pihak agar dapat terus tumbuh dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk berprestasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan penutupan, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, peserta, serta seluruh pihak yang telah bersama&#45;sama mendukung turnamen sejak awal hingga selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Muzamil, pelaksanaan Terpedo Jilid II berlangsung lancar dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena selain menjadi wadah kompetisi, juga mampu mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang pembinaan bagi atlet&#45;atlet muda daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, kita bersyukur karena Terpedo Jilid II ini bisa terlaksana dengan baik. Mulai dari pembukaan sampai penutupan berjalan dengan lancar, dan antusiasme masyarakat juga luar biasa,” ujar Muzamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebutkan, bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup populer di Kepulauan Meranti. Hampir di setiap desa terdapat lapangan voli dan kelompok&#45;kelompok masyarakat yang aktif bermain, sehingga menurutnya kondisi tersebut merupakan potensi besar untuk melahirkan atlet berprestasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya melihat banyak sekali bibit&#45;bibit muda pemain voli di Meranti. Mudah&#45;mudahan kegiatan seperti ini bisa menjadi motivasi dan pemicu bagi yang lain untuk terus mengembangkan olahraga voli,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan Letkol POM Hendra Suharta sebagai sponsor tunggal juga dinilai memberikan warna tersendiri bagi pelaksanaan turnamen. Kepedulian tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga dapat tumbuh melalui kolaborasi antara masyarakat, komunitas olahraga, panitia penyelenggara dan pihak&#45;pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Asman, S.H., selaku Penasehat Club Tornado, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen tersebut. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja bersama serta dukungan berbagai pihak, termasuk Letkol POM Hendra Suharta yang memberikan dukungan sebagai sponsor tunggal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turnamen yang mempertemukan klub&#45;klub voli tersebut akhirnya menghasilkan sejumlah tim terbaik. Untuk kategori putra, Juara I diraih Mahadi VC, Juara II Mekun, Juara III MSV, dan Juara IV BVC.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan untuk kategori putri, Juara I diraih Buffet Sahabat, Juara II Mekun, Juara III Kemuning, dan Juara IV Zudian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Bupati Muzamil Baharudin kemudian secara resmi menutup Semi Open Turnamen Volleyball Terpedo Jilid II Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagi yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Jadikan ini motivasi untuk berlatih dan menjadi lebih baik ke depannya,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap semangat kompetisi dan kebersamaan yang telah terbangun selama turnamen dapat terus dilanjutkan melalui berbagai kegiatan olahraga lainnya di Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan berakhirnya Terpedo Jilid II, bukan hanya para juara yang membawa pulang hasil pertandingan. Lebih dari itu, turnamen tersebut meninggalkan semangat kebersamaan, silaturahmi dan harapan agar semakin banyak bibit muda voli Meranti yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan mengukir prestasi.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/62052289385-img-20261008-wa0069.jpg"/><pubDate>Fri, 09 Oct 2026 07:14:23 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10064/dukungan-letkol-pom-hendra-suharta-warnai-sukses-terpedo-jilid-ii-dari-lapangan-kampung-baru-untuk-atlet-meranti</guid></item><item><title>Polsek Tebing Tinggi Tangkap Pemuda di Meranti, Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur Saat Tidur</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10063/polsek-tebing-tinggi-tangkap-pemuda-di-meranti-diduga-cabuli-anak-di-bawah-umur-saat-tidur</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;MERANTI &#45; &lt;/strong&gt;Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi, Polres Kepulauan Meranti, mengamankan seorang pemuda berinisial MZ (19) atas dugaan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terduga pelaku ditangkap pada Selasa (6/10/2026), setelah pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasatreskrim Iptu Mohammad Iqbalul Fikri, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan pengungkapan kasus tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terduga pelaku sudah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi dan saat ini menjalani proses penyidikan lebih lanjut,&quot; ujar Iqbalul Fikri kepada wartawan, Kamis (8/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia menjelaskan, dugaan tindak pidana tersebut terjadi di sebuah rumah di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan laporan yang diterima polisi, korban yang masih berstatus pelajar diduga mengalami tindakan kekerasan seksual ketika sedang tertidur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban yang ketakutan tidak berani melakukan perlawanan. Setelah kejadian, terduga pelaku diduga meminta korban merahasiakan perbuatannya dari orang tua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, korban akhirnya memberanikan diri menceritakan kejadian tersebut kepada seorang teman melalui pesan WhatsApp.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keesokan paginya, korban kembali menemui temannya di sekolah dan menyampaikan peristiwa yang dialaminya kepada wali kelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendapat pengaduan tersebut, pihak sekolah segera menghubungi keluarga korban. Ibu korban kemudian datang ke sekolah sebelum bersama korban dan wali kelas melaporkan kejadian itu ke Polsek Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kasus ini terungkap setelah korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada teman dan guru di sekolah. Pihak keluarga kemudian membuat laporan polisi untuk ditindaklanjuti,&quot; jelas Iqbalul Fikri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Sapta Anwar, S.H., langsung melakukan penyelidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil penyelidikan kemudian dilaporkan kepada Kapolsek Tebing Tinggi AKP J. A. Lubis, S.H., M.H., yang selanjutnya memerintahkan penangkapan terhadap terduga pelaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 16.00 WIB pada hari yang sama, petugas berhasil mengamankan MZ dan membawanya ke Mapolsek Tebing Tinggi untuk pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana, di antaranya baju, celana dan pakaian dalam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 81 ayat (1) juncto Pasal 76D dan Pasal 82 ayat (1) juncto Pasal 76E dalam ketentuan Undang&#45;Undang Perlindungan Anak, serta ketentuan terkait dalam Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana tercantum dalam laporan penyidik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anak sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian,&quot; pungkasnya. (&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/93471965996-img-20261008-wa0064.jpg"/><pubDate>Thu, 08 Oct 2026 20:42:01 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10063/polsek-tebing-tinggi-tangkap-pemuda-di-meranti-diduga-cabuli-anak-di-bawah-umur-saat-tidur</guid></item><item><title>Gerakan Hidup Sehat Dimulai dari ASN, Bupati Asmar Dorong Pemeriksaan Kesehatan Berkala</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10062/gerakan-hidup-sehat-dimulai-dari-asn-bupati-asmar-dorong-pemeriksaan-kesehatan-berkala</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti ,– &lt;/strong&gt;Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengikuti kegiatan Senam Sehat Bersama dan Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Dorak, Selatpanjang, Kamis (8/10/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama. Setelah itu, para peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut mengusung tema “Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas melalui Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis, Periksa Hari Ini Sehat Masa Depan.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Asmar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah sederhana yang penting untuk membangun kebiasaan hidup sehat, khususnya di lingkungan pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, menjaga kesehatan tidak harus dimulai dengan hal&#45;hal yang sulit. Aktivitas fisik secara rutin dan melakukan pemeriksaan kesehatan dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Senam ini sederhana, tetapi manfaatnya penting. Kita mengajak kawan&#45;kawan ASN untuk tidak hanya sibuk bekerja, tetapi juga memperhatikan kesehatan. Kalau badan sehat, tentu kita bisa bekerja dan melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujar Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asmar mengingatkan agar pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang sudah merasakan keluhan. Menurutnya, pemeriksaan secara berkala dapat membantu seseorang mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kadang kita merasa sehat karena tidak ada keluhan. Tapi tidak ada salahnya kita periksa. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, kita bisa lebih mudah menjaga dan memperbaiki pola hidup kita,” katanya.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ac75e3229c81.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang paling penting bukan hanya senam dan pemeriksaannya hari ini, tetapi kebiasaan sehatnya yang kita bawa pulang. Mari kita biasakan bergerak, menjaga pola hidup dan memeriksa kesehatan secara rutin,” ajaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan Senam Sehat Bersama dan Cek Kesehatan Gratis tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mendorong kesadaran hidup sehat serta pengendalian penyakit prioritas di lingkungan masyarakat.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/56563277245-img-20261008-wa0056.jpg"/><pubDate>Thu, 08 Oct 2026 16:11:48 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10062/gerakan-hidup-sehat-dimulai-dari-asn-bupati-asmar-dorong-pemeriksaan-kesehatan-berkala</guid></item><item><title>Bupati Asmar Dorong Pengelolaan Aset Daerah Sesuai SOP</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10061/bupati-asmar-dorong-pengelolaan-aset-daerah-sesuai-sop</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,–&lt;/strong&gt; Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menerima silaturahmi Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai, Dulatif, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (8/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama KPKNL Dumai selama ini dalam membantu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengelola aset daerah, khususnya melalui mekanisme lelang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap kerja sama tersebut terus berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan serta standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengharapkan kerja sama yang baik secara profesional. Apa yang harus kita lakukan, sesuai SOP saja,” ujar Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pengelolaan aset pemerintah perlu dilakukan secara tertib, termasuk terhadap barang&#45;barang yang sudah rusak atau tidak lagi dapat dimanfaatkan. Barang yang memenuhi ketentuan untuk dilelang maupun dimusnahkan harus diproses sesuai mekanisme dan dilengkapi administrasi yang diperlukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau memang barang yang tidak bisa kita lelang dan sesuai ketentuan dapat dimusnahkan, kita buat berita acara pemusnahan. Begitu juga dokumen yang sudah tidak dapat digunakan lagi, kita selesaikan sesuai prosedur,” katanya.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ac75d8ebf7c3.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asmar menilai, penataan tersebut penting untuk memastikan aset dan dokumen pemerintah memiliki status yang jelas serta ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyambut baik sinergi dengan KPKNL Dumai dan berharap koordinasi dalam penataan serta pengelolaan aset daerah dapat terus ditingkatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang penting kita bekerja secara profesional dan sesuai SOP. Mudah&#45;mudahan kerja sama ini berjalan sukses,” kata Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala KPKNL Dumai Dulatif mengatakan, kunjungannya ke Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus koordinasi dengan wilayah kerja KPKNL Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini sebenarnya saya baru sempat bersilaturahmi ke wilayah kerja kami. Wilayah kerja kami ada lima kabupaten/kota, salah satunya Kepulauan Meranti,” ujar Dulatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, KPKNL Dumai memiliki sejumlah tugas dan fungsi, di antaranya pengelolaan kekayaan negara, penilaian, pelayanan lelang, serta pengurusan piutang negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, silaturahmi tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama antara KPKNL Dumai dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ke depan masih banyak pekerjaan yang perlu kita selesaikan bersama. Kami berharap dukungan dan kolaborasi ini terus berjalan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dulatif juga menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas pengelolaan aset yang sudah tidak dapat dimanfaatkan, termasuk mekanisme lelang maupun penanganan barang yang memenuhi ketentuan untuk dilakukan pemusnahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait hasil lelang, dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa pelaksanaan lelang pada Juni lalu menghasilkan sekitar Rp600 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Meranti serta pejabat pelelang KPKNL Dumai, Hasintongan Pardede, Jannes Hasiholan, dan Olivia Sitanggang.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/62399755454-img-20261008-wa0053.jpg"/><pubDate>Thu, 08 Oct 2026 16:08:54 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10061/bupati-asmar-dorong-pengelolaan-aset-daerah-sesuai-sop</guid></item><item><title>Pilkades Serentak di 12 Desa Meranti Berjalan Lancar, Bupati Asmar Imbau Warga Jaga Kamtibmas</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10060/pilkades-serentak-di-12-desa-meranti-berjalan-lancar-bupati-asmar-imbau-warga-jaga-kamtibmas</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45;&lt;/strong&gt; Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di 12 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, berlangsung aman, tertib dan lancar. Pemerintah daerah bersama jajaran Forkopimda turun langsung memantau proses pemungutan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kamis (8/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Forkopimda melakukan patroli sekaligus meninjau langsung pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai ketentuan serta situasi keamanan tetap kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam peninjauan tersebut, Asmar didampingi Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Pabung Kodim Bengkalis Mayor Inf Rusli Dongoran, Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, Kajari Meranti yang diwakili Kasubsi I Intelijen Dorta Mauli, S.H., serta sejumlah pejabat Pemkab Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir Kadis PMD Meranti Drs. Asroruddin, M.Si., Kadisdukcapil Widodo, Plt. Kadis Kominfo Meranti Sukri, Ketua KPU Meranti Katmuji, M.Si., Kabag Prokopim Yusran, Camat Tebing Tinggi Ratna, Camat Tebing Tinggi Barat Rinaldi, jajaran Bawaslu, para kapolsek serta unsur pengamanan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asmar mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan, pelaksanaan pemungutan suara berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Ia menyebut masyarakat juga terlihat mengikuti proses pemilihan dengan tertib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, pagi ini kami bersama Forkopimda sudah melakukan patroli ke TPS&#45;TPS yang melaksanakan pemilihan kepala desa. Ada tiga TPS yang sudah kami kunjungi, pertama di Alai dan sekarang di Insit. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar,” ujar Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengimbau masyarakat di desa&#45;desa yang melaksanakan Pilkades agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban, terutama setelah proses pencoblosan hingga seluruh tahapan pemilihan selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Asmar, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Karena itu, masyarakat diminta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memicu perselisihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di desa tempat pemilihan agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pemilihan kepala desa ini dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ac75cb18463e.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, kepolisian telah mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengamanan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Linmas dan Babinsa yang ditempatkan di masing&#45;masing TPS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dalam kegiatan pengamanan Pilkades kali ini, kami sudah melibatkan ratusan personel. Kami juga dibantu oleh Linmas dan Babinsa yang ikut turun ke masing&#45;masing TPS,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres menegaskan, pengamanan tidak hanya dilakukan pada saat pemungutan dan penghitungan suara. Polisi juga akan mengawal tahapan setelah pemilihan hingga proses pelantikan kepala desa terpilih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah pencegahan potensi konflik juga telah dilakukan jauh sebelum hari pemungutan suara. Salah satunya melalui kegiatan cooling system yang dilaksanakan hampir tiga bulan, dengan intensitas lebih tinggi dalam dua bulan terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sebelumnya sudah melakukan cooling system selama hampir tiga bulan, khususnya efektif dalam dua bulan terakhir. Kami turun ke tempat&#45;tempat ibadah untuk menyampaikan pesan dan imbauan Kamtibmas,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap seluruh tahapan Pilkades di 12 desa dapat berlangsung aman hingga proses pelantikan. Masyarakat juga diminta tetap menjaga persatuan dan menghormati hasil pemilihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapan kami, pelaksanaan pemilihan kepala desa di 12 desa ini dapat berjalan dengan aman, lancar hingga pelantikan Kades nantinya,” harap Kapolres.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam peninjauan tersebut, Bupati Asmar bersama Forkopimda mendatangi tiga TPS di Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama, TPS 04 di Jalan Kisin, Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi. TPS tersebut memiliki 798 pemilih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, rombongan meninjau TPS 02 di SMU Al&#45;Muawanah dengan jumlah pemilih sebanyak 795 orang. Di lokasi tersebut, terdapat tiga calon kepala desa yang bersaing, yakni M. Yasir nomor urut 1, Amri nomor urut 2 dan Muhammad Ismun nomor urut 3.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peninjauan kemudian dilanjutkan ke TPS 02 di Kantor Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, yang tercatat memiliki 560 pemilih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiga calon kepala desa yang bersaing di Desa Insit yakni Edi Helmi nomor urut 1, Jumir nomor urut 2 dan Fadli nomor urut 3.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Pemantauan Pilkades tidak hanya dilakukan Bupati Asmar. Sejumlah pejabat Pemkab Meranti juga ditugaskan untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Sudandri, S.H., melakukan peninjauan pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Pulau Merbau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Asisten I H. Irmansyah melakukan pemantauan di Kecamatan Rangsang. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Febriadi juga melakukan peninjauan pelaksanaan pemungutan suara di Kecamatan Rangsang Pesisir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemantauan pemerintah daerah bersama Forkopimda, pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di 12 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung aman dan tertib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga suasana kondusif hingga seluruh rangkaian tahapan Pilkades selesai, termasuk menghormati hasil pemilihan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/78237285973-img-20261008-wa0047.jpg"/><pubDate>Thu, 08 Oct 2026 16:05:17 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10060/pilkades-serentak-di-12-desa-meranti-berjalan-lancar-bupati-asmar-imbau-warga-jaga-kamtibmas</guid></item><item><title>BPOM Apresiasi Komitmen Pemkab Meranti, Soroti Peredaran Pangan Ilegal dari Luar Negeri</title><link>https://riauterbit.com/news/detail/10059/bpom-apresiasi-komitmen-pemkab-meranti-soroti-peredaran-pangan-ilegal-dari-luar-negeri</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Meranti,&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan. Salah satu perhatian utama adalah peredaran pangan dari luar negeri yang berpotensi ilegal di wilayah perbatasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi tersebut disampaikan Kepala BBPOM di Pekanbaru Sofiyani Chandrawati Anwar, S.Si., Apt., M.Si., saat bertemu dengan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar di Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (8/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sofiyani mengatakan, pengawasan obat dan makanan di daerah membutuhkan sinergi antara BPOM dan pemerintah daerah. Hal itu penting agar pelaksanaan program pemerintah pusat dapat berjalan sejalan dengan kebijakan dan kebutuhan daerah.&lt;img src=&quot;https://riauterbit.com/gambar/images/6ac75b5d4cdce.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebagai unit pelaksana teknis, kami melaksanakan kebijakan pusat, termasuk regulasi terkait obat dan makanan serta pengawasannya. Namun, karena kami berada di daerah, program kami juga harus sejalan dengan program pemerintah daerah agar tidak terjadi tumpang tindih,” ujar Sofiyani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut dia, kerja sama BPOM dengan Pemkab Kepulauan Meranti selama ini berjalan baik. Berdasarkan pemetaan kerawanan yang dilakukan, salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah peredaran pangan yang berasal dari luar negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami memberikan apresiasi yang sangat baik kepada Pemerintah Kabupaten Meranti karena sudah banyak hal yang dilakukan, termasuk dalam menangani peredaran produk. Dari pemetaan kerawanan, salah satu yang cukup menonjol adalah pangan dari luar negeri,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sofiyani menilai pengawasan terhadap peredaran pangan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, selama permintaan masyarakat terhadap produk tersebut masih ada, potensi peredarannya juga akan tetap muncul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam pertemuan tersebut, BBPOM juga menyoroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik untuk mendukung pengawasan obat dan makanan di Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Sofiyani, pengelolaan dan penyerapan anggaran perlu terus ditingkatkan agar dukungan anggaran serupa dapat kembali diperoleh pada tahun berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tahun ini nilainya sekitar Rp400 juta. Mudah&#45;mudahan dengan komitmen pemerintah daerah, penyerapan yang baik dan pertanggungjawaban yang baik, tahun depan Meranti bisa memperoleh kembali,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BPOM juga mendorong Pemkab Kepulauan Meranti meningkatkan capaian program Kabupaten/Kota Pangan Aman. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan pembinaan pengawasan obat dan makanan di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sofiyani menyebut pelaksanaan sejumlah kegiatan sebenarnya telah berjalan, termasuk pengawasan pangan industri rumah tangga, baik pada tahap sebelum produk beredar maupun setelah beredar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, kata dia, masih terdapat kendala pada kelengkapan dokumentasi dan data dukung yang dibutuhkan untuk meningkatkan capaian program tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebetulnya beberapa kegiatan sudah dilakukan, seperti pengawasan pangan industri rumah tangga, baik pre&#45;market maupun post&#45;market. Namun, masih ada kekurangan pada dokumen dan data dukung yang diperlukan,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, BPOM berharap dukungan Bupati dapat mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memperkuat koordinasi sekaligus melengkapi data dan dokumentasi program.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Selain pengawasan produk, BPOM Pekanbaru juga terus melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam beberapa hari terakhir, tim BPOM bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengunjungi sejumlah sarana produksi pangan, termasuk produsen mi sagu dan produk olahan berbahan dasar sagu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BPOM juga memberikan bimbingan teknis mengenai cara produksi pangan olahan yang baik bagi industri rumah tangga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengawasan turut dilakukan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sofiyani mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari peran BPOM dalam pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami juga sudah melakukan kunjungan ke SPPG. Bagaimanapun, dengan adanya Perpres Nomor 15 Tahun 2025, BPOM memiliki peran dalam pengawasan SPPG,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Edukasi keamanan pangan juga diberikan kepada masyarakat, termasuk pelajar. Salah satunya dilakukan di SMP Negeri 4 Tebing Tinggi untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya memilih dan mengonsumsi pangan yang aman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan gangguan kesehatan akibat pangan di Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sofiyani juga mengapresiasi capaian Kepulauan Meranti dalam program pemberdayaan keamanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Meranti sebelumnya telah mendapatkan intervensi program keamanan pangan di pasar, sekolah dan desa. Bahkan, Desa Bangko pernah meraih penghargaan tingkat nasional sebagai Desa Pangan Aman pada 2023.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini tentunya menjadi kebanggaan, bukan hanya bagi Kabupaten Meranti, tetapi juga bagi kami sebagai pendamping,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sektor kefarmasian, BPOM juga telah melakukan pengawasan terhadap sejumlah sarana pelayanan kefarmasian, termasuk apotek, Instalasi Farmasi Kabupaten dan rumah sakit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil pengawasan tersebut, kata Sofiyani, tidak menemukan permasalahan yang bersifat kritis. Sejumlah catatan lebih berkaitan dengan pengelolaan obat dan kelengkapan dokumentasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Alhamdulillah tidak ada temuan yang kritis. Hanya ada beberapa hal terkait pengelolaan obat dan dokumentasi. Ada juga alat pengukur suhu di Instalasi Farmasi yang belum dikalibrasi,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil pengawasan selanjutnya akan disampaikan secara resmi kepada Pemkab Kepulauan Meranti untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menyambut baik pengawasan dan pembinaan yang dilakukan BPOM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, terkait peredaran barang dari luar negeri, Asmar meminta pengawasan dilakukan secara bijak dan terkoordinasi. Menurutnya, kondisi geografis Meranti sebagai daerah kepulauan sekaligus wilayah perbatasan membuat mobilitas orang dan barang dari negara tetangga telah berlangsung sejak lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jarak kita dengan negara tetangga memang cukup dekat. Karena itu, ada aktivitas ini susah ditinggalkan,” ujar Asmar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, sebagian barang dari luar negeri diminati masyarakat karena harganya dinilai lebih murah dibandingkan produk sejenis dari dalam negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, menurut Asmar, pemerintah perlu menyikapi kondisi tersebut secara proporsional agar upaya pengawasan tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bukan kita menjelekkan produk dalam negeri. Tetapi masyarakat menilai ada barang dari luar yang harganya lebih murah. Ini yang perlu kita sikapi bersama dengan bijaksana,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asmar menambahkan, peredaran barang dari luar negeri bukan persoalan baru di Kepulauan Meranti. Aktivitas tersebut telah berlangsung sejak pemerintahan sebelumnya dan menjadi bagian dari dinamika perdagangan masyarakat di wilayah perbatasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, ia mendorong koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam melakukan pengawasan, termasuk terhadap barang yang beredar di minimarket maupun pusat perdagangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita perlu melakukan pengawasan bersama. Jika ditemukan barang yang perlu ditindaklanjuti, tentu harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asmar menekankan, pemerintah daerah tetap mengutamakan keamanan, ketertiban dan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang paling penting masyarakat kita aman dan tertib. Bagaimana Meranti bisa terus maju, masyarakat sejahtera dan pembangunan berjalan dengan baik, itu yang kita inginkan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap persoalan perdagangan di wilayah perbatasan dapat dibahas bersama pemerintah pusat dan instansi terkait. Dengan demikian, kepentingan masyarakat tetap terlindungi, sementara pengawasan terhadap obat, makanan dan barang yang beredar dapat berjalan sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Meranti memiliki karakter sebagai daerah kepulauan dan perbatasan. Karena itu, persoalan seperti ini perlu ditangani secara bersama&#45;sama dengan pendekatan yang tepat,” pungkas Asmar.(&lt;strong&gt;Bom&lt;/strong&gt;).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riauterbit.com/assets/berita/original/81460543264-img-20261008-wa0037.jpg"/><pubDate>Thu, 08 Oct 2026 16:00:12 +0700</pubDate><guid>https://riauterbit.com/news/detail/10059/bpom-apresiasi-komitmen-pemkab-meranti-soroti-peredaran-pangan-ilegal-dari-luar-negeri</guid></item></channel></rss>