Ingin Nyoblos Tak Bawa e-KTP, Anggota DPR Ini Ditolak

Dibaca: 5501 kali  Kamis,28 September 2017
Ingin Nyoblos Tak Bawa e-KTP, Anggota DPR Ini Ditolak
Ket Foto : Ingin Nyoblos Tak Bawa e-KTP, Anggota DPR Ini Ditolak

RIAUTERBIT.COM - Wakil Ketua Komisi II DPR, Fandi Utomo mengaku ditolak oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat hendak mengisi surat suara di simulasi Pemilu 2019. Ia ditolak lantaran tidak membawa e-KTP yang merupakan syarat bagi pemilih untuk menggunakan hak suaranya.

"Dia bilang 'Bapak tidak boleh memilih karena bapak tidak bawa e-KTP. Jangankan Bapak, presiden pun kalau nggak bawa e-KTP saya tolak'," kata Fandi menirukan petugas KPPS di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jabar, Sabtu (30/9/2017).

Namun, ia sempat berfoto di bilik suara meskipun tidak jadi mencoblos. Lebih lanjut, Fandi memberikan penjelasan bahwa syarat membawa e-KTP memang dicantumkan dalam formulir C6 atau surat pemberitahuan bagi calon pemilih. Ia meminta supaya tidak ada yang kehilangan hak suaranya karena tak membawa e-KTP.

"Akhir 2018. Desember 2018 adalah akhir penggunaan KTP di luar KTP elektronik. Apa itu surat dari Dukcapil atau KTP yang belum berupa KTP elektronik. Jadi hati-hati jangan sampai rakyat kehilangan hak pilih karena tidak membawa KTP elektronik di Pemilu 2019," kata Fandi.

Sementara itu, terkait e-KTP, Bupati Bogor, Nurhayanti mengungkapkan di wilayah Bogor hanya tinggal 117.000 orang lagi yang belum memiliki e-KTP. Ia mengaku pihaknya sudah melakukan jemput bola untuk dilakukan perekaman data.

"Karena kan boleh dengan surat perekaman. Karena kalau sudah direkam, sudah ada NIK keluar," katanya.(dtc)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »

Senin,08 April 2019 - 13:10:51 WIB

Beredar Isu Hoax, Alumni Geram dan Desak STAI Rokan Tempuh Jalur Hukum

Menanggapi isu yang beredar, terkait dugaan adanya mahasiswa 'Siluman' di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rokan, Baganbatu, Alumni STAI Rokan angkatan 15 angkat bicara. Berita yang beredar di publik, yang diterbitkan oleh salah satu media online sangat meresahkan banyak pihak, diantaranya alumni. Demikian disampaikan Alumni STAI Rokan angkatan 15, M. Syarif, Minggu (7/4) di Baganbatu.

Senin,08 April 2019 - 13:10:51 WIB

Beredar Isu Hoax, Alumni Geram dan Desak STAI Rokan Tempuh Jalur Hukum

Menanggapi isu yang beredar, terkait dugaan adanya mahasiswa 'Siluman' di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rokan, Baganbatu, Alumni STAI Rokan angkatan 15 angkat bicara. Berita yang beredar di publik, yang diterbitkan oleh salah satu media online sangat meresahkan banyak pihak, diantaranya alumni. Demikian disampaikan Alumni STAI Rokan angkatan 15, M. Syarif, Minggu (7/4) di Baganbatu.