Polisi Akan Tegur Sopir yang Bunyikan Klakson "Telolet"

Dibaca: 7133 kali  Senin,26 Desember 2016
Polisi Akan Tegur Sopir yang Bunyikan Klakson
Ket Foto :

RIAUTERBIT.COM - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Bogor Kota AKP Bramastyo Priaji mengatakan bunyi klakson "telolet" dapat mengganggu aktivitas pengendara lain di jalan.

"Sebenarnya klakson bus itu standar pabrik bunyinya 'tot' atau 'bum', kalau telolet itu secara tidak langsung bisa membahayakan, karena mengagetkan dan bisa mengganggu konsentrasi pengguna jalan," ujar Bramastyo kepada TribunnewsBogor.com.

Klakson bus telolet saat ini memang sedang mendunia. Bunyinya yang unik membuat sebagian orang tampak girang setelah mendengarnya.

Bram mengatakan pada dasarnya semua kendaraan itu sudah dilengkapi sarana dan prasarana standar pabrik yang sudah melalui pengkajian, seharusnya tidak perlu dilakukan modifikasi lagi.

"Kalau udah ada standarnya harusnya gunakan yang sudah ada, sama halnya pada ban kendaraan, kalau ban itu diganti misalnya ukurannya menjadi lebih kecil, kan membahayakan juga, atau contoh lain seperti lampu halogen yang standarnya 4 ribu kelvin, tapi diganti menjadi 6 ribu kelvin, sama saja bisa bahaya," jelasnya. (Baca: Pastikan Tak Langgar Hukum, Polisi Cek Intensitas Klakson "Telolet")

Bram menjelaskan dirinya tidak melarang masyarakat yang meminta klakson telolet di tepi jalan, menurutnya, hal itu merupakan hak setiap masyarakat, namun dia meminta kepada sopir bus untuk tidak memberikan bunyi klakson telolet.

"Kalau yang minta itu kan tergantung dari merekanya masing-masing, tapi untuk sopir bus lebih baik tidak membunyikann klaksin telolet, bunyikan klaksin standar saja yang cukup keras tapi tidak akan mengagetkan," paparnya.

Bram mengaku belum menemui fenomena klakson telolet tersebut di Kota Bogor. Namun jika dirinya menemukannya maka ia tak segan akan menegurnya.

"Sejauh ini fenomena 'Om telolet Om' belum ada di Kota Bogor, kalaupun ada dan saya melihat dan mendengarkannya langsung pasti akan saya tegur," pungkasnya.(*)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »

Kamis,09 April 2020 - 19:30:33 WIB

Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Camat Tapung: Terimakasih KNPI Kampar

Disampaikan Camat Tapung Ambri Yudo, "Berdasarkan surat yang kami terima kata Ambri Yudo sebagai Camat Tapung wilayah yang menerima penyuluham dan diperselisihkan 19 oleh KNPI yaitu Muara Mahat, Petapahan, Kinantan, Sibuak dan Sei Lembu Makmur kami dapatimakasih diambil kepedulian KNPI di tempat kami Ambisi Yudo . "Sebab kita tahu kesulitan masyarakat tentang ini," ungkap Ambri Yudo. Kamis (9/4/2020).

Kamis,09 April 2020 - 19:30:33 WIB

Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Camat Tapung: Terimakasih KNPI Kampar

Disampaikan Camat Tapung Ambri Yudo, "Berdasarkan surat yang kami terima kata Ambri Yudo sebagai Camat Tapung wilayah yang menerima penyuluham dan diperselisihkan 19 oleh KNPI yaitu Muara Mahat, Petapahan, Kinantan, Sibuak dan Sei Lembu Makmur kami dapatimakasih diambil kepedulian KNPI di tempat kami Ambisi Yudo . "Sebab kita tahu kesulitan masyarakat tentang ini," ungkap Ambri Yudo. Kamis (9/4/2020).