MENPANRB: HAKI Harus Menjadi Pemicu Pemberantasan Korupsi Secara Berkelanjutan

Dibaca: 5087 kali  Sabtu,10 Desember 2016
MENPANRB: HAKI Harus Menjadi Pemicu Pemberantasan Korupsi Secara Berkelanjutan
Ket Foto : Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur

RIAUTERBIT.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menyerahkan penghargaan  kepada instansi pemerintahan yang telah melakukan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, yang diserahkan langsung dalam serangkaian kegiatan Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

MenPANRB langsung menyematkan penghargaan dengan predikat WBK/WBBM kepada 19 unit kerja yang telah berhasil lolos dalam evaluasi oleh Tim Penilai Nasional yang dilakukan terhadap 223 unit kerja pada 175 Kementerian/Lembaga, 18 Provinsi dan 30 Kabupaten/Kota.

"Momentum ini harus dimanfaatkan  untuk menjadi salah satu alat pemicu bagi seluruh instansi pemerintah dalam melakukan  aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi secara kongkrit sistematis dan berkelanjutan," kata Asman Abnur.

Asman mengatakan, penyerahan predikat WBK/WBBM merupakan tindak lanjut instansi pemerintah yang telah mencanangkan zona integritas dalam rangka mencapai tiga sasaran reformasi birokrasi, yaitu pemerintah yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien serta pelayanan publik yang berkualitas.

Melalui pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM yang bermuara pada perbaikan kualitas pelayanan publik, lanjut dia, program reformasi birokrasi akan lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat dengan demikian sasaran strategis yang menjadi prioritas pemerintah dalam pembangunan nasional akan terwujud.

Ada 17 unit kerja yang mendapatkan predikat WBK yakni Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara di Kuningan, Kantor pengawas dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A, Pasuruan, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Lementetian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan DI Yogyakarta,

Selanjutnya Direktorat Pengendalian Penangkapan Ikan Direktorat Jendral Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Perikanan, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Periok, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III, Kepolisian Resor Kabupaten Gresik, Kepolisian Resor Sidoarjo, Kepolisian Resor Kabupaten Jember.

Sekolah menengah kejuruan - SMTI Yogyakarta Kementerian Perindustrian, Kantor SAR Surabaya, Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi, Balai Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi D. I Yogykarra, Dinas Pejinan Kabupaten Bantul, RSUD A. M Parikesit Kabupaten Kutai Kartanegara Dan dua unit kerja dengan predikat WBBM yakni Pusta Pendidikan dan Pelatihan BPK RI serta Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara Amlapura

Dari 19 unit kerja, kata Asman, tiga diantaranya berasal dari kubu Kepolisian yang perlu mendapatkan apresiasi karena telah mengedepankan zona integritas bebas pratik korupsi dan meberikan pelayanan prima.

"Saya lihat inovasi yang sibuat oleh Kapolres tersebut dalam waktu lima menit polisi sudah "nongol"di tempat kejadian ini sebuah terobosan,"kata Asman.

Tidak hanya mengedepankan inovasi, Asman juga meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara agar mempunyai jiwa melayani dan ramah tamah dalam melayani kepentingan masyarakat.(*)

 

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »