Mengapa Islam Disebut Agama Sempurna dan Apa Faedahnya?

Dibaca: 1329 kali  Sabtu,10 Oktober 2020
Mengapa Islam Disebut Agama Sempurna dan Apa Faedahnya?
Ket Foto : ilustrasi internet

RIAUTERBIT.COM — Agama merupakan sistem yang mengatur bagaimana taat kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha-Esa. Hanya Islam Agama yang diridhai Allah SWT karena agama ini sempurna. Mengapa Islam disebut agama yang sempurna?. Syekh Abdurrahman Ahmad Assirbunny, dalam bukunya "Mudzakarah Masturat", mengutip QS Ali-Imran ayat 19:  

????? ???????? ?????? ??????? ???????????? ? ????? ????????? ????????? ??????? ?????????? ?????? ???? ?????? ??? ????????? ????????? ??????? ?????????? ? ?????? ???????? ???????? ??????? ??????? ??????? ??????? ?????????? 

"Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya."     

Dia menjelaskan, agama yang sempurna itu adalah, menaati Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW di seluruh aspek kehidupan manusia, yaitu dalam lima sisi kehidupan manusia. Pertama imaniyah, kedua ibadah, ketiga mu'amalah, keempat mua'syarah, dan kelima akhlak. "Dan agama tidak akan mungkin terwujud secara sempurna tanpa diusahakan," katanya. 

Apakah usaha Agama itu? Abdurrahman Ahmad Assirbunny kembali menerangkan, kata dia, usaha agama itu adalah sebagaimana usaha para nabi menyampaikan agama kepada seluruh umat manusia. Dan Rasulullah SAW adalah penutup para nabi. Allah SWT tidak akan mengutus siapapun sebagai nabi atau rasul, tetapi tugas kenabian harus tetap berlanjut sampai hari kiamat. "Sebab umat masih terus berlanjut hingga bayi yang terakhir terakhir menjelang kiamat," katanya.  

Tugas kenabian mesti dilanjutkan, karena kemaksiatan, kekufuran dan kemusyrikan pun terus berlanjut hingga hari kiama. Sedangkan setiap mereka berhak untuk mendapatkan pelajaran serta seruan terhadap agama.  

Siapa yang akan meneruskan usaha kenabian? Allah telah memilih dan menerima umat Islam umatnya Nabi Muhammad bertanggung jawab untuk meneruskan usaha kenabian. Umat Islam telah dipercaya untuk melanjutkan usaha Rasulullah SAW. "Usaha Rasulullah itu adalah kumpulan dari beberapa usaha amal yaitu di antaranya. Dakwah ilallah, ta’lim wat ta’allum, dzikir, ibadah, dan khidmat.” 

Menurut dia, sesungguhnya Allah SWT telah meletakkan kesuksesan dan kebahagiaan manusia di dunia dan di akhirat hanya pada agama yang sempurna. 

Sejauh mana seseorang mengamalkan agama dengan sempurna sejauh itulah dia akan mendapatkan kebahagiaan dan kesuksesan hidup di dunia dan akhirat. "Dan sejauh mana seseorang meninggalkan agamanya maka sejauh itu pula dia akan merugi dan sengsara di dunia dan akhirat," katanya.     

Usaha dakwah yaitu usaha untuk menjadikan hidup kita seperti hidup Nabi, rumah kita seperti rumah sahabat radhiallahu anhum, masjid kita seperti Masjid Nabawi, dan kampung kita seperti kampung Madinah.(rep)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »