Jalan Tak Tersentuh Aspal, Warga Kecewa Dengan Pemkab Bengkalis

Dibaca: 7981 kali  Minggu,16 Agustus 2015
Jalan Tak Tersentuh Aspal, Warga Kecewa Dengan Pemkab Bengkalis
Ket Foto : Kondisi Jalan Tanjung Kapal yang memprihatinkan.

Bengkalis, (Riauterbit.com)-Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Bengkalis masih sangat memprihatinkan. Bahkan hingga saat ini, salah satu jalan yang berada di Kelurahan Tanjung Kapal Kecamatan Rupat, tak pernah tersentuh aspal sama sekali.

Masyarakat merasa geram dan mengutuk atas sikap Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang dinilai seakan pejam mata, dan tak peduli atas penderitaan masyarakat selama ini.

Diketahui, bahwa jalan tersebut merupakan akses masyarakat sehari-sehari menuju Desa Darul Aman, dimana jika kondisi cuaca musim penghujan jalan tersebut tidak bisa dilewati sama sekali oleh masyarakat karena akan seperti kubangan dan berlumpur. Tentunya sangat membahayakan bagi keselamatan. Sementara, jalan berubah jadi sangat berdebu jika kondisi cuaca panas.

Bahkan, karena merasa tak ada perhatian sama sekali oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, warga berinisiatif untuk  melakukan gotong-royong menimbun jalan tersebut dengan pasir seadanya.

"Kalau menunggu pemerintah entah sampai kapan akan dibangun jalan ini, terpaksa dengan semampu kami warga di Kelurahan Tanjung Kapal menimbun jalan yang berlumpur ini dengan pasir seadanya," terang salah seorang warga.

Sementara, Agustian, warga lainnya yang sekaligus Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Rupat (HPMR) ini mendesak Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk bertindak dan lakukan kerja nyata.

"Kami dari HPMR meminta pemerintah pada hari ini jangan hanya berdiam diri saja, lihat fakta di lapangan seperti apa, tolong bangun infrastruktur jalan kami," ungkap Agustiar.

Senada dengan Agustiar, Andika yang juga merupakan Ketua Perhimpunan Pemuda Riau (PPR) Kabupaten Bengkalis ini menilai pemerintah sangat tidak efektif dalam menggunakan fungsi anggaran, terutama untuk membangun infrastruktur jalan.

"Pemkab Bengkalis hanya bicara di atas meja tapi tidak mengetahui fakta sebenarnya yang terjadi di lapangan, maka dari itu kami PPR berjanji akan bekerja sama dengan HPMR untuk memperjuangkan hak-hak rakyat. Serta menyuarakan keluh kesah masyarakat yang sampai hari ini masih mengeluh dari segi ases jalan yang sangat sulit dijalani, apabila dilanda hujan maka akan mengacau lumpur bila dilanda kemarau akan makan debu," pungkasnya .(hlr)

 

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »