DURI-DURI ASAP KHAS DESA SRI TANJUNG

Dibaca: 1665 kali  Senin,05 Agustus 2019
DURI-DURI ASAP KHAS DESA SRI TANJUNG
Ket Foto :

riauterbit.com. Dalam rangka meningkatkan potensi yang ada di desa sri tanjung, mahasiswa KUKERTA UNRI bersama masyarakat setempat membuat duri-duri asap. Duri-duri asap ini merupakan olahan hasil laut yang dibuat menjadi salai. Duri-duri ini merupakan sejenis ikan yang lebih dikenal dengan ikan baung laut, tetapi masyarakat Desa Sri Tanjung menyebutnya dengan ikan duri-duri.

“ikan duri-duri ini banyak didapatkan saat turun menjaring, dagingnya tebal dan lembut dengan ukuran yang besar” ujar Kartini warga Desa Sri Tanjung yang ikut terlibat dalam kegiatan bersama mahasiswa kukerta unri.

Jenis ikan ini memang mudah didapatkan dengan jumlah yang cukup banyak, dengan bentuk seperti ikan patin berkepala kerang dengan 2 pasang sungut. Ibu Murni menyebutkan bahwa ikan ini mudah untuk diolah dengan berbagai resep, salah satu yang favorit adalah dimasak asam pedas.

Melihat potensi hasil laut ini, mahasiswa KUKERTA UNRI mencoba mengolah ikan duri-duri ini menjadi ikan salai bersama masyarakat. “kami melihat potensi ini dapat diangkat sebagai sebuah produk yang nantinya dapat menjadi oleh-oleh khas dari desa sri tanjung, untuk itu kami mengajak beberapa warga desa sri tanjung untuk ikut serta mengolah ikan ini untuk dijadikan ikan salai”. Ujar bayu Kordes KUKERTA UNRI Desa Sri Tanjung.

Pembuatan ikan salai ini tidak terlalu rumit, cukup menyiapkan alat-alat sederhana seperti jaring kawat yang diberi kaki setiap sudutnya dan ikan yang sudah dibersihkan dan dibelah dapat disusun untuk diasapkan dengan bara dibawahnya. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman salah satu rumah warga Dusun Tanjung Jering Desa Sri Tanjung Kec. Rupat.

Ikan salai yang sudah matang dengan warna coklat kehitaman ini dapat langsung dimakan. Tidak hanya itu saja, ikan salai ini juga dapat diolah dengan resep lainnya. “ikan salai yang dibuat ini kami coba gulai dengan pucuk ubi, rasanya enak. Dicocol dengan kecap asin pedas juga sangat enak” unjar Indah dan Rizqi.

Mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Sri Tanjung berharap kegiatan ini dapat menimbulkan jiwa kewirausahaan kepada masyarakat dan dapat dilanjutkan dalam jangka panjang sebagai oleh-oleh khas dari desa yang dalam tahap pengembangan sebagai desa rest area ini.

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »