Tanam 25 Ribu Pohon, Gubernur Riau dan Masyarakat Desa Pantai Kuantan Mudik Selamatkan Hutan

Dibaca: 3085 kali  Selasa,12 Desember 2017
Tanam 25 Ribu Pohon, Gubernur Riau dan Masyarakat Desa Pantai Kuantan Mudik Selamatkan Hutan
Ket Foto : Tanam 25 Ribu Pohon, Gubernur Riau dan Masyarakat Desa Pantai Kuantan Mudik Serempak Ingin Selamatkan Hutan

RIAUTERBIT.COM - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman bahu-membahu bersama ribuan masyarakat di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau untuk menanam sebanyak 25 ribu pohon. Yang mana, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk gerakan penghijauan atau penanaman kembali hutan yang rusak (reboisasi).

"Pada saat kita menanam pohon, berarti kita sedang berupaya menyelamatkan keberlanjutan generasi yang akan datang. Selain memperbaiki lingkungan, menanam pohon juga harus memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Selasa (12/12/2017).

 

Oleh karenanya, lanjut Andi, perlu dipilih tanaman yang dapat memberikan dua keuntungan sekaligus perlu dikembangkan sebuah model yang mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih jelas, sehingga pergerakan ekonomi di daerah semakin baik.

 

"Program ini sangat baik jika dapat dikembangkan di Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Sekarang kita bagikan bibit durian, matoa, nangka, petai, jengkol dan banyak lagi. Jika ini dikembangkan, bisa menambah pendapatan," ujarnya.

 

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Ervin Rizaldi mengatakan, bahwa kondisi hutan di Hutan Lindung Bukit Betabuh di Kuansing kondisinya sangat memprihatinkan. Di sana, kondisi hutan premier yang lyasnya mencapai 44 ribu hektare sekarang sudah habis.

 

"Tinggal hutan sekunder, ada beberapa pohon tapi gak banyak, sisanya 17 ribu itu pun diselingi semak belukar. Perlu reboisasi," ujarnya. (ADV)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »