Percaya Atau Tidak, Mahluk Ghaib Penyebab Kecelakaan Ditangkap Warga, Berikut Kisahnya

Dibaca: 10352 kali  Jumat,25 Maret 2016
Percaya Atau Tidak, Mahluk Ghaib Penyebab Kecelakaan Ditangkap Warga, Berikut Kisahnya
Ket Foto : Ilustrasi Batara Karang

RIAUTERBIT.COM-Kasus kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di lintasan Jalan Nusantara Km 22 Kijang dekat Simpang Korindo Kelurahan Sei Lekop Kijang, Kecamatan Bintan Timur, disebut-sebut ada kaitannya dengan keberadaan mahluk ghaib sejenis Batara Karang (BK) yang konon sudah ratusan tahun mendiami lokasi tersebut.

Kononnya lagi, kasus laka lantas yang sering terjadi dan korbannya kebanyakan meninggal dunia di lokasi tersebut tak terlepas dari keberadaan mahluk ghaib itu.

Selasa (22/3) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, seorang warga Perumahan Km 23 Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Hengki Bakso (56) berhasil menangkap BK tersebut di Simpang Korindo Kijang.

Percaya atau tidak, mahluk ghaib yang terkenal ganas tersebut yang begitu hobi meminum darah manusia itu kini disekap Hengki di dalam sebuah kotak kaca kecil dengan diikat menggunakan janur agar tidak berkeliaran meminta korban.

"Saya belum berani menyimpannya di dalam rumah. Sekarang saya letakkan di sini (kebunnya) karena masih galak," tutur Hengki di sebuah kebun dekat lereng Gunung Lengkuas, Kamis (24/3/2016).

Melalui interaksi antara Hengki dengan mahluk dengan jasadnya yang berukuran 20 centimeter (cm) dengan panjang rambut mencapai 30 cm dan kuku tangan serta kakinya yang panjang, mahluk tersebut mengaku bernama Dilogo dan sudah sejak 400 tahun lalu menghuni kawasan Simpang Korindo.

Hengki juga mengaku kalau dirinya sudah sejak lama mendengar cerita keberadaan BK di lokasi tersebut. Sejak dirinya dan keluarga menetap di kawasan Kijang pada tahun 2004, dirinya sudah mengetahui keberadaan mahluk mengerikan itu pada tahun 2007 lalu.

Namun karena belum memiliki kemampuan untuk menangkap makhluk tersebut, sehingga dirinya hanya bisa mendengarkan kabar burung dari warga sekitar.

Karena penasaran, dirinya lantas menuntut ajian khusunya untuk melumpuhkan mahluk ganas itu. Hingga pada akhirnya Selasa (22/3) dini hari kemarin dirinya berhasil menaklukkan mahluk tersebut dengan cara bertarung secara ghaib. "Saya dari 2007 sudah tahu kalau dia (BK) itu ada, tapi saya baru bisa nangkapnya kemarin," terang Hengki.

Konon kisahnya, BK merupakan jelmaan mahluk yang pada zaman dahulu menuntut ilmu hitam tingkat tinggi. Namun kematiannya tak lantas bisa diterima bumi karena ilmunya yang menyatu pada raga mahluk tersebut. Sehingga keberadaannya berada di antara alam kehidupan nyata dan alam ghaib. Mahluk BK sering meminum darah, darah favoritnya merupakan darah golongan O.

Dari penuturan Hengki, laka lantas yang selama ini terjadi khususnya dekat Simpang Korindo tak terlepas dari kejahatan mahluk yang ditangkapnya itu.

Sebab, kata dia, mahluk tersebut memang ganas dan senang bila mendapatkan darah segar manusia. Atas kekhawatirannya itu, akhirnya dirinya menangkap mahluk mengerikan itu dan kini telah dikurungnya di dalam kotak kaca dan disimpannya dekat kebun yang berada di lereng Gunung Lengkuas.

Mahluk yang ceritanya tidak bisa mati karena berada di dua alam itu, kini diberikan minum Minyak Jafron yang dicampuri dengan setetes darah sebagai pengganti darah yang menjadi favoritnya.

"Sekarang sudah saya simpan di sini. Dan untuk menggantikan darah, saya kasih minyak Jafron yang sudah dicampur dengan darah saya sendiri setetes supaya makhluk itu tidak haus darah terus. Saya terpaksa nungguin dia (BK) di sini supaya tidak berkeliaran mencari korban," katanya. (frc)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »