Pekanbaru, (Riauterbit.com) - Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru kembalu lumpuh akibat asap. Kini ratusan calon penumpang terlantar.
Baru dua hari, asap sempat menghilang dari langit Riau. Aktivitas bandara setempat normal kembali. Namun hari ini, Jumat (11/9/2015) Bandara SSK II kembali lumpuh karena kabut asap.
Sejak pagi hingga pukul 12.00 WIB, belum ada satu pesawat pun yang bisa mendarat ke Pekanbaru. Seluruh maskapai menunda keberangkatannya, karena landasan pacu diselimuti asap di bawah jarak pandang normal.
"Hanya dua pesawat yang berangkat dari Pekanbaru tadi pagi, Lion dan Garuda. Namun untuk kedatangan belum ada yang mendarat," kata OIC Bandara SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan kepada detikcom.
Ibnu menjelaskan, di atas pukul 11.00 WIB, jarak pandang berangsur membaik dari 500 meter menjadi 700 meter. Diharapkan, kondisi terus membaik agar pesawat bisa mendarat.
"Mudah-mudahan menjelang sore ini bisa lebih baik lagi. Saat ini jarak pandang sudah mencapai 700 meter. Untuk maskapai Citilink tujuan Yogyakarta sudah membatalkan penerbangan," kata Ibnu.
Imbas dari lumpuhnya penerbangan ini, membuat ratusan penumpang kini menumpuk di Bandara SSK II. Mereka berharap, penerbangan bisa kembali normal.
"Harusnya saya sudah berangkat ke Jakarta pukul 9 tadi. Sampai sekarang belum ada kepastian," kata Rudi Syafrialdi.
(cha/try/dtk)
Bandara Pekanbaru Kembali Lumpuh karena Asap, Ratusan Penumpang Menumpuk
Kantor Redaksi
Jumat, 11 September 2015 - 18:14:25 WIB
Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru kembalu lumpuh akibat asap. Kini ratusan calon penumpang terlantar.
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi
HAY TOUR & TRAVEL Bengkalis Hadirkan Perjalanan Wisata Nyaman dan Lengkap untuk Domestik dan Mancanegara
Ahad, 25 Januari 2026 - 14:00:00 Wib Ekonomi
Rombongan Koppsa-M Pangkalan Baru Turun Langsung Antarkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana Banjir Kabupaten Agam
Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:37:20 Wib Ekonomi
Sengketa Tanah Rawang Air Putih Siak Masuki Babak Baru, Andri M Dilaporkan ke Polda Riau Oleh Arman Setiawan
Selasa, 18 Maret 2025 - 23:11:07 Wib Ekonomi

