Pekanbaru (RiauTerbit.com)-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen terkait dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Riau 2015.
Penyitaan dilakukan setelah penyidik menggeledah Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.
Penyitaan untuk melengkapi berkas Gubernur Riau non-aktif, Annas Maamun, dan mantan anggota DPRD Riau, Kir Jauhari ini, dibenerkan Kepala Pemberitaan dan Humas KPK Priharsa Nugraha.
Menurut Priharsa, melalu pesan singkat BlackBerry Masanggernya pada Senin (25/5), yang disita merupakan dokumen penting yang berada di lantai dua Gedung Lancang Kuning tersebut.
"Memang betul ada penyitaan berkas, Hard copy di ruang Ketua DPRD Riau. Itu dilakukan pekan lalu," jelas Priharsa secara singkat.
Priharsa tidak menjelaskan secara resmi jenis berkas apa yang disita tersebut. Katanya, jumlah berkas yang disita telah masuk ke ranah teknis penyidikan.
"Itu sudah teknis, penyidik yang mengetahuinya," tegasnya.
Dalam kasus dugaan ini KPK telah memeriksa sejumla saksi yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk birokrat Pemprov Riau dan mantan legislator DPRD Riau.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap tersangka Ahmad Kirjauhari selaku tersangka. Pemeriksaan dilakukan beberapa bulan lalu di Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru.
Saat pemeriksaan itu, A Kirjauhari mengaku jika uang yang diterimanya merupakan dana awal untuk pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB), Provinsi Riau Pesisir yang mekar dari Riau. Saat ini perkara tersebut masih terus didalami penyidik KPK.
Sebelumnya, Annas Maamun yang juga terseret dalam dugaan suap alih fungsi lahan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, dituntut selama 6 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat.
Ia dinyatakan jaksa penuntut umum (JPU) di KPK telah menerima sejumlah uang dalam pembebasan lahan di Kuantan Singingi dari terdakwa lainnya, Gulat Mendali Emas Manurung. (Lipo/Ms)
Terkait Suap APBD, KPK Sita Dokumen DPRD Riau
Kantor Redaksi
Selasa, 26 Mei 2015 - 16:08:49 WIB
Logo KPK
Pilihan Redaksi
IndexPuluhan ASN Meranti Pindah ke Kementerian Haji, DPRD Soroti Risiko Kekosongan Pegawai
Bupati Asmar Sambut Empat Wakil Riau Asal Meranti Usai Berlaga di MTQ Nasional
Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Meranti Serahkan Bantuan dan Janji Bangun Rumah
Razia Pekat di Meranti, Petugas Gerebek Kamar Kos dan Temukan Pasangan Bukan Suami Istri.
Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Turun Langsung Patroli Malam di Selatpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
Razia Pekat di Meranti, Petugas Gerebek Kamar Kos dan Temukan Pasangan Bukan Suami Istri.
Ahad, 20 September 2026 - 21:05:45 Wib Hukrim
Satresnarkoba Polres Meranti Ringkus Tiga Pengedar Ekstasi
Senin, 14 September 2026 - 20:04:56 Wib Hukrim
Polsek Tebing Tinggi Berhasil Ringkus Pelaku Curanmor Di Jalan Imam Bonjol
Senin, 14 September 2026 - 11:00:31 Wib Hukrim
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
Jumat, 11 September 2026 - 21:55:27 Wib Hukrim

