RIAUTERBIT.COM-Anjloknya harga karet alam berdampak besar terhadap kehidupan para petani karet di Sumatera. Sebelumnya, harga 1 kilogram (kg) karet setara dengan 2 kg beras.
Kini, petani harus menjual 4 kg karet hanya untuk membeli 1 kg beras.
"Sekarang kita jual 1 kg karet cuma bisa beli 1/4 kg beras. Harga karet Rp 3.000/kg di petani, harga beras Rp 12.000/kg," kata Ketua Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkrindo), Lukman Zakaria, kepada detikFinance di Jakarta, Sabtu (5/3/2016).
Idealnya, paling tidak harga karet di tingkat petani setara dengan harga beras, yaitu Rp 12.000/kg. "Harusnya 50:50 lah dengan beras, harga karet Rp 12.000/kg," tukas dia.
Agar hal ini tidak terus berlanjut, Lukman meminta pemerintah segera turun tangan mengangkat kembali harga karet di tingkat petani. "Paling tidak sampai Rp 12.000/kg lah, sama dengan harga sekilo beras," tukasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 3 hari ke Sumatera pekan ini bertemu dengan para petani karet. Banyak keluhan yang disampaikan langsung pada Jokowi karena jatuhnya harga karet sangat merugikan petani.
Hal itu kemudian segera ditindaklanjuti. Sesampainya di Jakarta, Jokowi langsung memerintahkan Menko Perekonomian Darmin Nasution agar mencari solusi dari persoalan tersebut.
Jokowi meminta agar segera dirancang program yang mampu membantu petani karet meningkatkan pendapatannya sehingga perekonomian di daerah-daerah tersebut juga tumbuh lebih baik. (dtc)
Waduh, Kini 4 Kg Karet Seharga 1 Kg Beras
Kantor Redaksi
Sabtu, 05 Maret 2016 - 17:00:50 WIB
Petani Karet
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi
HAY TOUR & TRAVEL Bengkalis Hadirkan Perjalanan Wisata Nyaman dan Lengkap untuk Domestik dan Mancanegara
Ahad, 25 Januari 2026 - 14:00:00 Wib Ekonomi
Rombongan Koppsa-M Pangkalan Baru Turun Langsung Antarkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana Banjir Kabupaten Agam
Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:37:20 Wib Ekonomi
Sengketa Tanah Rawang Air Putih Siak Masuki Babak Baru, Andri M Dilaporkan ke Polda Riau Oleh Arman Setiawan
Selasa, 18 Maret 2025 - 23:11:07 Wib Ekonomi

