RIAUTERBIT.COM-Puluhan massa dari Gerakan Rakyat Kampar (Gerak) kembali mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Jika sebelumnya memberi keranda mayat dan pocong, kali ini massa membawa BH sebagai hadian kepada korps adhyaksa itu.
"Tak hanya BH, kami juga membawa darah dalam aksi kali ini. Keduanya sebagai hadiah dan punya makna tersendiri," kata Koordinator Lapangan Aksi Gerak, Rahmat Yani dalam orasinya, Kamis (19/11).
Darah, jelas Rahmat, menyimbolkan keberanian penyidik dalam mengungkap dugaan korupsi program karya nyata pertanian dan peternakan atau P4S di Kabupaten Kampar.
"Kalau kejaksaan memilih darah, berarti memilih keberanian. Dengan pilihan ini, maka kami siap mempetaruhkan darah membela kejaksaan mengungkap kasus yang melibatkan Bupati Kampar Jefry Noer," teriak Rahmat.
Seandainya kejaksaan memilih BH, tegas Rahmat, maka bisa dilihat bahwa kejaksaan tidak berani menyeret Bupati Kampar dalam korupsi bernilai triliunan rupiah ini.
"Maka dengan ini akan terjadi pertumpahan darah. Kami siap menumpahkan darah supaya Jefry Noer terseret kasus ini," teriak Rahmat.
Menurut Rahmat, dia dan massa Gerak akan selalu turun ke Kejati Riau untuk mengontrol pemeriksaan saksi-saksi dugaan korupsi P4S yang tengah dilakukan Kejagung.(*)
Mahasiswa Hadiahkan BH kepada Kejati Riau, Desak Jefry Noer jadi Tersangka
Kantor Redaksi
Sabtu, 21 November 2015 - 10:43:36 WIB
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Politik
Bobi Kurniawan Turun Langsung Serap Aspirasi Warga dalam Reses DPRD Bengkalis 2026
Selasa, 10 Februari 2026 - 14:00:00 Wib Politik
GEMPA Layangkan Surat ke DPRD Dumai, Relokasi PKL di Nilai Kebijakan Ugal-ugalan Walikota
Rabu, 04 Februari 2026 - 17:05:59 Wib Politik
KADAR : Propaganda Oknum Mantan Anggota BIN Ganggu Konsentrasi Presiden Prabowo
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 12:51:07 Wib Politik
Survei ARC: Pilkada Rokan Hilir 2024 Berpotensi Dimenangkan Oleh Paslon Afrizal-Setiawan
Rabu, 06 November 2024 - 13:30:00 Wib Politik

