Disdik dan Dispersip Riau Apresiasi Program Literasi SPS

Disdik dan Dispersip Riau Apresiasi Program Literasi SPS

PEKANBARU – Program literasi yang digagas Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau mendapat apresiasi dari dua kepala dinas di Riau. Mereka menilai, langkah SPS menghadirkan semangat membaca dan menulis ke sekolah-sekolah merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas generasi muda.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya mengatakan, pihaknya bangga dengan inisiatif SPS Riau yang berhasil menggandeng berbagai pihak untuk menumbuhkan minat baca di kalangan pelajar, khususnya jenjang SMA/SMK.

Menurut Erisman, literasi merupakan kunci membentuk karakter, memperluas wawasan, serta meningkatkan daya saing generasi muda di era digital. “Kami bangga dengan inisiatif SPS Riau yang turun langsung ke sekolah-sekolah. Literasi bukan hanya sekadar membaca buku, tetapi juga membentuk pola pikir kreatif dan inovatif,” ujarnya, Selasa (16/9) di SMA Negeri 12 Pekanbaru.

Disdik Riau berharap budaya literasi semakin hidup dan menjadi gerakan bersama seluruh elemen pendidikan. “Kami mendukung penuh program ini agar literasi bukan hanya slogan, tapi menjadi kebiasaan sehari-hari bagi siswa,” tegasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir menambahkan, program literasi yang digalakkan SPS Riau sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menjadikan Riau sebagai provinsi cerdas dan berbudaya baca.

“Kami bangga karena program ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi juga menyentuh langsung ke sekolah-sekolah dan masyarakat,” kata Mimi.

Ia berharap program literasi SPS Riau dapat terus berkelanjutan dan meluas ke kabupaten/kota. Dengan sinergi pemerintah, pers, dan dunia pendidikan, generasi muda Riau diharapkan tumbuh cerdas, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Ketua SPS Riau menegaskan, pihaknya akan memperluas kerja sama dengan sekolah-sekolah. “SMA/SMK adalah jenjang penting untuk menanamkan budaya literasi. Kami ingin siswa terbiasa menulis opini, puisi, cerpen, hingga karya jurnalistik sejak dini,” jelasnya.

SPS Riau berkomitmen memperkuat program literasi sebagai bentuk tanggung jawab sosial sekaligus dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Riau. “Kami ingin literasi menjadi gaya hidup, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tandasnya. ***

 

Berita Lainnya

Index