KAMPAR — Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Kampar. Ustadz H. Syamsuatir, M.Sy — tokoh ulama yang dikenal luas di kalangan umat — telah berpulang ke Rahmatullah pada siang ini, usai menghadiri acara peringatan haul. Almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah dan kini masih berada di Klinik dr. Hary Barma.
Selain menjabat sebagai Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar, almarhum juga dikenal sebagai Sekretaris Alumni Pondok Pesantren Islam Centre Alhidayah (PPICA), serta seorang dai yang aktif membina umat dengan ilmu dan akhlaknya.
MUI Kabupaten Kampar melalui pernyataan resmi menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.
"Semoga almarhum H. Syamsuatir, M.Sy husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala dosa-dosanya, dan ditempatkan di sisi Allah SWT di tempat terbaik. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan, kesabaran, dan kekuatan iman," demikian ungkap jajaran Pimpinan MUI Kampar.
Ucapan duka juga mengalir dari berbagai tokoh ulama dan masyarakat Kampar.
Buya Saidul Tombang, Pimpinan Pondok Pesantren Annizam Darussalam Gunung Sahilan, mengungkapkan,
"Beliau orang baik, lembut tutur katanya, kuat komitmennya untuk dakwah. Kita sangat kehilangan. Kampar berduka, umat Islam kehilangan salah satu putra terbaiknya."
Sementara itu, Ramadan — mantan anggota DPRD Kampar — juga turut mengenang almarhum sebagai sosok sahabat dan pendakwah yang bersahaja.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Sahabat yang baik, orang baik. Perkawanan kami dimulai sejak sama-sama di HMI, walau beliau adik tingkat. Setiap kali saya undang untuk ceramah, beliau tak pernah menolak. Sosok berilmu namun selalu rendah hati. Kami yakin beliau husnul khatimah. Selamat jalan sahabat yang penuh kharismatik."
Kepergian H. Syamsuatir meninggalkan duka mendalam bagi dunia keulamaan dan pendidikan Islam di Kampar. Semangat dakwah, akhlak yang mulia, serta komitmen beliau dalam membina umat akan terus menjadi inspirasi dan teladan bagi generasi selanjutnya. (*)

