PEKANBARU – Gubernur Riau, Abdul Wahid, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kampus almamaternya, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau. Pada momentum Idul Adha 1446 H, Ahad (8/6/2025), ia berkurban dua ekor sapi di kampus UIN Suska Riau, Panam, sebagai bentuk pengabdian dan cinta kepada institusi yang telah membesarkannya.

Total lima ekor sapi dikurbankan tahun ini di lingkungan UIN Suska, dengan dua ekor di antaranya berasal dari Gubernur Abdul Wahid dan jajaran alumni.
Rektor UIN Suska Riau, Prof Dr Hj Leny Nofianti, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas konsistensi Gubernur Abdul Wahid yang tak pernah absen berkurban di kampus tersebut. Bahkan, kebiasaan itu telah ia jalani sejak jauh sebelum menjabat sebagai Gubernur Riau.
"Ini bukan kali pertama pak Abdul Wahid berkurban di kampus UIN Suska. Sejak dulu, bahkan sebelum menjadi gubernur, beliau rutin berbagi di kampus ini. Kami sangat berterimakasih atas konsistensinya," ujar Prof Leny.
Di hadapan civitas akademika dan para alumni, Prof Leny juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi Riau di bawah kepemimpinan Abdul Wahid dapat memberikan perhatian lebih dalam pembangunan dan pembenahan infrastruktur kampus UIN Suska yang saat ini dinilai masih membutuhkan sentuhan serius.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Abdul Wahid yang juga Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Suska Riau menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi almamater. Ia menyatakan, selama masih diberi rezeki dan kesempatan, dirinya akan terus ikut berkurban dan mendukung kemajuan UIN Suska.
“Saya akan terus berkurban di kampus ini, selama masih diberi rezeki. UIN ini bagian dari hidup saya. Di sinilah saya tumbuh dan berkembang, dan saya merasa terpanggil untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Wahid.
Gubernur Wahid juga menyampaikan ucapan selamat kepada Prof Leny Nofianti atas pelantikannya sebagai rektor baru UIN Suska Riau oleh Menteri Agama RI. Ia menyambut baik hadirnya sosok perempuan sebagai rektor, sebuah perubahan yang diyakini mampu membawa suasana baru di lingkungan kampus.
"Selama ini UIN dipimpin oleh laki-laki, dan tentu ada dinamika. Kini hadir sosok perempuan yang sejuk dan penuh semangat. Saya yakin di bawah kepemimpinan Prof Leny, UIN akan lebih maju, lebih inklusif dan lebih merangkul semua pihak,” ujar Ketua DPW PKB Riau itu.
Dalam kesempatan tersebut, Wahid juga menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Ia berharap UIN Suska dan para alumninya turut ambil bagian aktif dalam pembangunan Provinsi Riau.
“UIN punya potensi besar, sumber daya manusia yang unggul dan alumni yang tersebar di berbagai bidang. Mari kita bersama-sama berkontribusi membangun Riau yang lebih baik ke depan,” tutupnya. (rls)

