RIAUTERBIT.COM-Eman ketung warga pulau permai melakukan aksi penangkapan seperti polisi, eman memaksa samsul bahri alias gepeng untuk naik ke atas sepeda motornya.
Untuk di minta keterangan keberadaan eman gagok yang sekarang bermasalah hukum dengan herman kentung. Eman kentung beraksi seperti polisi yang sedang menangkap penjahat, seolah olah dirinya seperti polisi benaran,padahal eman kentung adala masyarakat sipil biasa.
Dengan melakukan penghakiman dan penangkapan terhadap Samsul bahri alias gepeng Dengan melakukan tindakan secara pribadi, akhirnya eman kentung, dilapor balik oleh gepeng kekantor polisi sektor tambang senen malam 09/09/2015.
Menurut gepeng saya adalah korban penangkapan dari eman ketung,dan tidak menerima perbuatan eman ketung kepada dirinya, negara ini adala negara hukum dan dia (eman kentung) tidak bisa semena -mena main hakim sendiri.
Samsulbahri ,mengatakan saya sudah melaporkan eman kentung kepolisi tambang,pada malam kejadian,dan polisi meminta kepada gepeng untuk melakukan pisum di puskesmas tambang. Karena kepala gepeng kena pukulan benda tumpul Gepeng mengatakan kepada riauterbit .com ,
sebelum penangkapan yang di lakukan pasa dirinya oleh pria yang bertubuh besar tersebut ,dirinya sempat mencobah mebrentak dan melarikan diri ,namun eman kentung tetap mengejar kobar sampai dapat dan tangan korban langsung di borgol,sebelum di borgol pelaku sempat memukul kepala korban dengan borgol.
setelah itu tangan gepeng di borgol dan di bawah kerumah orang tua eman kentung di desa pulau permai untuk dapat menunjukankeberadaan eman gagok,yang telah merampas sepeda motor pelaku. Orang tua pelaku si'as, membantah kalau anaknya memaksa gepeng dan menahan gepeng dirumahnya, dan mengatakan, tangan gepeng di rumahnya tidak ada di borgol.
Apalagi meniaya gepeng, apa yang di tudukan korban kepada anaknya, itu tidak benar. Sedangkan menurut eman kentung, gepeng saya ajak kerumahnya dengan cara baik-baik dan di pertengahan jalan di lompat untuk lari daribsepeda motor yang ia kendrai karna dia lari saya kejar sampai dapat bahkan kami sama - sama terpeleset karnah tanah ada air hujan.
Karnah sebelumnya gepeng dan eman gagok pelaku peniayaan terhadap eman kentung pernah bersama dengan eman gagok dan di angab tau keberadaan eman gagok,niat mau bertanya sama gepeng mala dia membuat saya curiga sama gepeng. Dan pada malam itu memang saya ajak gepeng kerumah orang tuanya dan kemudia saya serahkan langsung kepada polisi sektor tambang untuk di proses.(mh)
- Hukrim
- Kampar
Dicurigai Bekerjasama Gepeng Alias Samsul Bahri di Borgol dan di Bawa ke Sebuah Rumah
Kantor Redaksi
Selasa, 10 November 2015 - 22:26:50 WIB
Ilustrasi
Pilihan Redaksi
IndexDatuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan dari Kapolres Kepulauan Meranti
Hari Bhayangkara ke-80 Polres Meranti Gelar Upacara Khidmat dan Penuh Makna
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:52:12 Wib Hukrim
Kejari Meranti Kembali Terima Limpahan Kasus Kali Ini Datangnya Dari Polda Riau
Kamis, 18 Juni 2026 - 19:32:03 Wib Hukrim
Empat Terdakwa Perkara Peredaran Narkotika Skala Besar Di Tuntut Pidana Mati
Jumat, 12 Juni 2026 - 14:13:07 Wib Hukrim
Polsek Tebing Tinggi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Ruko Walet Di Selatpanjang.
Senin, 08 Juni 2026 - 10:37:46 Wib Hukrim

