Ketua DPRD Kampar Sambut Pendemo Menolak Kenaikan BBM

Ketua DPRD Kampar Sambut Pendemo Menolak Kenaikan BBM

BANGKINANG - Mahasiswa  tergabung dalam Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) kembali berdemo di kantor DPRD Kampar, Senin (12/8/2022).

Mereka kembali menyampaikan menolak kenaikan BBM. Dan juga agar lembaga DPRD Kampar menandatangani petisi menolak kenaikan BBM.

Juru bicara GPPI Kampar Muhammad Fadilah dalam orasinya bahwa  kenaikan BBM memicu naiknya harga komoditi lainnya yang berdampak langsung terhadap rakyat. Pada kesempatan ini ia juga menyinggung harga kemiskinan di Kabupaten Kampar meningkat setiap tahunnya.

Sementara itu ketua GPPI Kampar, David Davijul mengatakan aksi ini merupakan perjuangan untuk menyuarakan kepentingan rakyat.

David juga mempertanyakan kenapa pemerintah mengutamakan pembangunan yang tidak pro terhadap rakyat. Dengan tegas , David Davijul ini juga sampaikan akan menunggu sikap DPRD Kampar sepakat apa tidak terhadap perjuangan rakyat dengan meneken petisi menolak kenaikan BBM.

Para pendemo yang hampir seratusan massa ini disambut langsung oleh ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal dan wakil ketua DPRD Kampar Toni Hidayat. Tampak juga Kapolres Kampar mendampingi 2 orang pimpinan DPRD Kampar ini.

Usai pendemo bubar dengan tertib, Muhammad Faisal kepada wartawan menyampaikan bahwa apa yang disampaikan oleh para mahasiswa adalah merupakan hak sebagai warga Negara. Dia juga mengapresiasi apapun masukan-masukan yang disampaikan oleh mahasiswa.

"Itu sangat kita terima, apa yang disampaikan mereka itu adalah kebebasan sebagai warga negara masyarakat menyampaikan aspirasinya. Makanya tadi kita terima masuk ke dalam. Tetapi jangan anarkis. Muda-mudahkan ini bisa kita selesaikan," ujarnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengatakan, bahwa dalam waktu dekat akan mengadakan rapat pimpinan dan juga bersama fraksi di DPRD Kampar nantinya menanggapi yang menjadi kesepakatan dalam aksi demo para mahasiswa yang tergabung dalam GPPI Kampar ini.

"Kita telah menerima petisi-petisi mereka. Artinya tanda terima, bahwa mereka diterima di DPRD. Kesepakatannya, nanti kami akan melakukan kegiatan rapim dengan seluruh alat kelengkapan fraksi, karena ini adalah lembaga. Na, fraksi ini harus hadir juga, karena fraksi perpanjangan tangan partai. Nanti kita akan sampaikan ada masukan dari adik-adik mahasiswa untuk kita tindaklanjuti untuk menjadi kesepakatan. Tentu kita akan undang fraksi, kita rapat bersama, seperti apa nanti, kami rapat dulu, untuk menindaklanjuti apa-apa yang menjadi masukan-masukan," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tony Hidayat mengamini apa ya.h disampaikan oleh ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal, bahwa pihaknya akan terlebih dahulu akan mengadakan rapat, untuk mengetahui sikap dari fraksi sehingga bisa menjadi keputusan kelembagaan.(sy)

Berita Lainnya

Index