RIAUTERBIT.COM- Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Fatullah merasa kecewa dengan sikap kepala Dinas Pasar, Mahyudin yang melemparkan persoalan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Limapuluh ke Walikota Pekanbaru.
"Masak persoalan kecil saja seorang Kadis melemparkan persoalan TPS Limapuluh kepada Walikota, jadi apa tugas dan fungsinya sebagai Kadis Pasar, seharusnya selaku kepala Dinas Pasar harus bijak dan bisa menyelesaikan persoalan TPS Limapuluh yang kita nilai tidak layaklah. Masak tempat jualan (TPS) ukurannya 200 x 108 meter. Ini sama seperti kandang ayam," ujar Fatullah.
Ia mengatakan dirinya tak mau melihat para pedagang di pasar Limapuluh semakin tersiksa dengan kondisi tersebut, bahkan Fatullah minta Kadispas segera merubah ukuran TPS tersebut agar pedagang lebih nayaman.
"Tolong dirubah lagi TPS Limapuluh ini. Kita tidak ingin pedagang disiksa dengan kondisi seperti ini, ukuran sebesar ini tidak pantas dihuni oleh pedagang. Kalau tidak bisa mengubah ukur TPS ini maka kita minta kadis menghentikan sementara pembangunan TPS Limapuluh ini," ujar Fatullah.
Selain itu, kita juga meminta Kadis Pasar untuk meninjau langsung kondisi pembangunan TPS ini, sebab TPS yang tidak layak ini sudah banyak dikomplain oleh pedagang dipasar Limapuluh.
"Kalau tidak bisa menyelesaikan persoalan TPS Limapuluh ini, lebih baik Kadis Pasar Mundur saja," pungkasnya.(hlr)
Kerja Tak Becus , Dewan Minta Kadis Pasar Pekanbaru Mundur
Kantor Redaksi
Sabtu, 03 Oktober 2015 - 20:22:21 WIB
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Politik
Bobi Kurniawan Turun Langsung Serap Aspirasi Warga dalam Reses DPRD Bengkalis 2026
Selasa, 10 Februari 2026 - 14:00:00 Wib Politik
GEMPA Layangkan Surat ke DPRD Dumai, Relokasi PKL di Nilai Kebijakan Ugal-ugalan Walikota
Rabu, 04 Februari 2026 - 17:05:59 Wib Politik
KADAR : Propaganda Oknum Mantan Anggota BIN Ganggu Konsentrasi Presiden Prabowo
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 12:51:07 Wib Politik
Survei ARC: Pilkada Rokan Hilir 2024 Berpotensi Dimenangkan Oleh Paslon Afrizal-Setiawan
Rabu, 06 November 2024 - 13:30:00 Wib Politik

