DURI - Diduga lemahnya pengawasan penegak Peraturan daerah (Perda) di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, membuat praktek maksiat kian hari kian menjamur dan semakin meresahkan.
Salah satunya seperti tempat esek-esek berkedok pengobatan tradisional mandi uap Okup yang terletak ditiga titik di Jalan Lintas Duri - Dumai.Meski telah terang-terangan menjadi rahasia umum, namun pihak Kecamatan Mandau seakan tutup mata dengan keberadaannya.
" Sudah jelas sebagai tempat mesum dan menyediakan jasa wanita mesum, tapi kenapa pihak trantib Kecamatan Mandau ini terkesan melegalkan. Jika tidak sanggup menertibkan dan menutupnya, lebih baik ngomong, biar diambil alih penertibannya oleh polisi," ujar Romi salah seorang tokoh pemuda Mandau, Ahad (23/8/15).
Dikatakan Romi, beberapa waktu lalu padahal kelompok kerja HIV-AIDS Kecamatan Mandau sudah pernah masuk dan memeriksa tenaga kerja di Okup tersebut dan hasilnya cukup mengejutkan. belasan tenaga perempuan muda dan separuh tua dinyatakan positif tertular penyakit kelamin, namun hal tersebut seakan tidak menjadi modal penting pihak trantib Kecamatan Mandau untuk menutupnya.
" Siapa beking dan orang kuat dibelakangnya kita tidak tau, yang jelas praktek esek-esek berkedok pengobatan tradisional mandi uap Okup itu sudah jelas sebagai tempat penularan penyakit kelamin tapi pihak terkait terkesan tutup mata. Dimana letak hati nuraninya. Kita meminta kepada Kapolsek Mandau agar segera bertindak," pintanya.
Seperti diketahui, tempat mesum berkedok pengobatan tradisional Okup tersebut semakin menjamur keberadaannya dan telah mengembangkan sayap ditiga titik di Jalan Lintas Duri - Dumai diantaranya di Kilometer 8, Kilometer 9 dan Kilometer 12. Hingga kini praktek mesum tersebut bebas buka tanpa tersentuh penegak perda.(rtc)
Sejumlah Tempat Mandi Uap di Duri Diduga Beri Layanan Mesum
Kantor Redaksi
Ahad, 23 Agustus 2015 - 18:38:09 WIB
Pilihan Redaksi
IndexPolsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram Di Selatpanjang Timur
Modus Menginap, Ibu Rumah Tangga Jadi Korban Pencabulan Diamankan Polisi
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan dari Kapolres Kepulauan Meranti
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:52:12 Wib Hukrim
Kejari Meranti Kembali Terima Limpahan Kasus Kali Ini Datangnya Dari Polda Riau
Kamis, 18 Juni 2026 - 19:32:03 Wib Hukrim
Empat Terdakwa Perkara Peredaran Narkotika Skala Besar Di Tuntut Pidana Mati
Jumat, 12 Juni 2026 - 14:13:07 Wib Hukrim
Polsek Tebing Tinggi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Ruko Walet Di Selatpanjang.
Senin, 08 Juni 2026 - 10:37:46 Wib Hukrim

