Kampar-(Riauterbit.com)-Tim pendataan orang miskin kampar tahun 2015,untuk penerima bantuan Dana program pemerintahan, Jokowi dan yusuf kalla,pemerintah kecamatan kampar melakuka intimidasi kepada rt,rw.dusun dan Warga Desa pulau tinggi minggu (14/6/15),
Rapat yang semula berlangsung aman dan tertib tentang pembahasan data masyarakat miskin akhirnya berakhir dengan perdebatan yang tak berunjung saat salah seorang petugas dari Kecamatan menyampaikan kategori orang msikin itu jangan di modifikasi sebab kita berbicara yang riil dan nyata,
Namun salah seorang RT Desa Pulau Tinggi Sidap langsung bertanya tentang tolak ukur yang di katakan miskin dan seperti apa masyarakat yang dikatakan miskin tersebut kenapa begitu kalau di RT saya memang rata-rata masyarakatnya banyak yang miskin dan yang hanya pengawai negeri hanya 2 orang saja selebihnya banyak yang hanya buruh tani yang mempunyai penghasillan tidak menentu jadi seperti apa yang di katakan miskin, ujarnya
Ditambahkannya, menyikapi pertanyaan tersebut pihak dari Kecamatan dengan buru-buru hanya memberikan selabar kertas yang kolom untuk pengisiannya di batasin jadi apa gunanya di lakukan penambahan kalau kolomnya dibatasi, pungkasnya.
Sementara itu salah seorang tokoh pemuda Pulau Tinggi, Asri Wandi (30), sangat menyanyangkan apa yang di sampaikan oleh perwakilan pihak kacamatan Kampar mengapa pula untuk warga miskin di batasi kan sudah jelas kalau warganya miskin yang wajarlah di masukan oleh RT kedalam daftar namun kita sayangkan mengapa pihak dari kecamatan melakukan pembatasan data pula, ini sudah jelas sebuah pelanggaran atau sebuah kesalahan yang mesti kita luruskan.
Coba kita tengok di desa lain itu paling banyak data penerimanya karena apa kita patut menduga sengaja pihak-pihak tertantu ini mengecilkan data orang miskin di desa pulau tinggi namun di tempat lain di genjot data penerimanya, karena ada hubungan kedekatan antara pihak tertantu sungguh ini sangat kita sayangkan saat pemerintah jokowi-jk ingin menjalankan pemerintahan yang bersih dan trasparan tidak akan pernah terwujud kalau aparaturnya di bawah tidak bisa betul-betul berprinsip bekerja, tutupnya. (NUR)
- Riau
- Pekanbaru
Adanya pengurangan
Data orang Miskin,Kecamatan Kampar Berbeda Dengan Pemerintah Desa
Kantor Redaksi
Jumat, 03 Juli 2015 - 15:10:48 WIB
ilustrasi
Pilihan Redaksi
IndexIPMKRB Kawal Komitmen PLN, 1 September Jadi Titik Uji
Peringatan Maulid Nabi, Polres Meranti Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Sekda Meranti Serahkan Hadiah Lomba Semarakan Kemerdekaan RI 81 Tahun
Polres Meranti Turun Langsung Cegah Kabut Asap, Dengan Bagikan Masker Kepada Masyarakat
Cooling System Polsek Rangsang Sasar Tokoh Masyarakat, Dorong Suasana Pilkades Tetap Kondusif
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Riau
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Hari Ini Hadir di UIN Suska Riau, Isi Kuliah Umum Tantangan Kebangsaan dan Politik Global
Selasa, 01 September 2026 - 09:02:42 Wib Riau
Maulid Nabi di Masjid Baitullah Buluh Cina, Dr. Elviriadi Tekankan Pentingnya Keteladanan Pemimpin dan Keharmonisan Rumah Tangga
Ahad, 30 Agustus 2026 - 18:32:50 Wib Riau
Praktik Tak Lazim dan Perokok di SPBU Dundangan Resahkan Warga, SPBU Dundangan Terancam Terbakar?
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:09:24 Wib Riau
Aksi Hari Ke33- Masyarakat Terbangiang dan Lipai Bulan, Masyarakat Harapkan Tim Yang Sudah Dibentuk Segera Lakukan Upaya Penyelesaian!
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:11:41 Wib Riau

