RIAUTERBIT.COM - KPK memanggil 2 orang saksi terkait kasus dugaan korupsi e-KTP dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto. Keduanya adalah Dudy Jocom tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung kampus IPDN dan wiraswasta bernama Husaini.
"Dudy Jocom dan Husaini dipanggil sebagai saksi atas tersangka SN (Setya Novanto)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Rabu (30/8/2017).
Dudy diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kemendagri. Sedangkan dalam kasus proyek Gedung IPDN, Dudy merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) merangkap kuasa pengguna anggaran (KPA) pada Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Setjen Kemendagri.
"Iya, orang yang sama. Dia di 3 kasus," terang Febri.
Belum diketahui kaitan Dudy Jocom dengan kasus e-KTP. Namun Dudy tersangkut kasus pembangunan kampus IPDN di Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan yang kedua di Provinsi Riau.
Terkait kasus e-KTP, Novanto ditetapkan sebagai tersangka keempat dalam pusaran kasus e-KTP. Ia diduga berperan dalam proses perencanaan, pembahasan anggaran, hingga pengadaan barang dan jasa melalui tersangka lainnya, yaitu Andi Narogong.
Saat proyek ini bergulir pada 2011-2013, Novanto menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR. Megaproyek pengadaan e-KTP disebut merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun dari total nilai proyek sekitar Rp 5,9 triliun.(dtc/fdn)
KPK Panggil Tersangka Proyek IPDN Jadi Saksi Kasus e-KTP
Kantor Redaksi
Sabtu, 02 September 2017 - 23:24:01 WIB
Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
Komunitas Balance Bike Kampar Sukses Gelar Event Internasional Pertama di Riau
Ahad, 07 Juni 2026 - 12:30:00 Wib Nasional
Bupati dan Wakil Bupati Kampar Terima Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertanian RI, Momentum Perkuat Swasembada Pangan
Senin, 09 Februari 2026 - 13:00:00 Wib Nasional
Pemkab Bengkalis Bersama Awak Media Ikuti Peringatan Hari Pers Nasional di Banten
Senin, 09 Februari 2026 - 10:27:31 Wib Nasional
Wakil Bupati Kampar Dr Misharti Hadiri Soft Launching Kebun Raya Universitas Pahlawan, Dorong Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Kamis, 15 Januari 2026 - 13:00:00 Wib Nasional

