RIAUTERBIT.COM- Kepolisian Daerah Riau menyatakan proses hukum kasus guru sekaligus kepala sekolah MM (57) yang memukuli 46 muridnya di SMP Yayasan Kartini Kecamatan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir dihentikan karena telah dilakukan mediasi berbagai pihak.
"Bupati Rohil menyampaikan ke Kapolsek Panipahan untuk difasilitasi. Hasil pertemuannya secara tertulis dengan keputusan untuk tidak melanjutkan ke penegak hukum," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Arya Tejo di Pekanbaru, Senin.
Dia mengatakan fasilitasi pertemuan itu dihadiri orang tua murid yang melaporkan ke polisi, guru, Dinas Pendidikan Rohil, dan pihak yayasan. Meski tidak tidak dilanjutkan, catatan dan syaratnya guru tersebut diminta tidak lagi mengajar di SMP Yayasan Kartini itu.
Akhirnya itu disetujui dengan Bupati Rohil mengambil alih guru tersebut yang statusnya juga pegawai negeri sipil. MM selanjutnya akan ditampung oleh Disdik Rohil. "Bupati sudah menyanggupi untuk segera menarik kepsek dan guru itu dan akan dikeluarkan surat keputusan (SK) secepatnya," jelas Guntur.
Sebelumnya dikatakan Guntur bahwa pada Rabu (1/2) sejumlah siswa diketahui bolos atau menambah libur iImlek yang diberikan hanya pada 28 Februari-31 Januari. Pada Kamis (2/2) besoknya guru itu MM marah dan menunggu di pintu masing-masing kelas.
Kepsek kemudian memanggil para siswa yang bolos pada Rabu (1/1). Di dekat pintu kelas itulah ketika siswa yang bolos dipanggil keluar ditampar, dijewer, dan dikemplang satu-satu hingga total berjumlah 46 siswa.
"Lalu di luar ada murid lapor ke orangtuanya melalui telepon seluler. Beberapa saat kemudian datanglah orang tua dan guru itu diamankan ke Poksek Panipahan," ungkap Guntur.
Selanjutnya dalam pemeriksaan sudah divisum 18 siswa ke pusat kesehatan masyarakat setempat. Dalam keterangan Puskesmas, memang ada memar di pipi dan telinga para siswa. (ant)
Proses Hukum Guru di Rohil Pukuli 46 Muridnya Tidak Dilanjutkan
Kantor Redaksi
Senin, 06 Februari 2017 - 21:50:01 WIB
Oknum Kepala Inisial MM (57) yang memukuli 46 muridnya di SMP Yayasan Kartini Kecamatan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir
Pilihan Redaksi
IndexPuluhan ASN Meranti Pindah ke Kementerian Haji, DPRD Soroti Risiko Kekosongan Pegawai
Bupati Asmar Sambut Empat Wakil Riau Asal Meranti Usai Berlaga di MTQ Nasional
Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Meranti Serahkan Bantuan dan Janji Bangun Rumah
Razia Pekat di Meranti, Petugas Gerebek Kamar Kos dan Temukan Pasangan Bukan Suami Istri.
Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Turun Langsung Patroli Malam di Selatpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
Razia Pekat di Meranti, Petugas Gerebek Kamar Kos dan Temukan Pasangan Bukan Suami Istri.
Ahad, 20 September 2026 - 21:05:45 Wib Hukrim
Satresnarkoba Polres Meranti Ringkus Tiga Pengedar Ekstasi
Senin, 14 September 2026 - 20:04:56 Wib Hukrim
Polsek Tebing Tinggi Berhasil Ringkus Pelaku Curanmor Di Jalan Imam Bonjol
Senin, 14 September 2026 - 11:00:31 Wib Hukrim
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
Jumat, 11 September 2026 - 21:55:27 Wib Hukrim

