RIAUTERBIT.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau sangat mendukung langkah pemerintah provinsi (Pemprov) Riau menggaet Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan penarikan aset daerah.
"Saat ini memang masih cukup banyak aset yang digunakan dipakai dan ditempati oleh oknum pejabat ataupun pejabat yang sudah pensiun yang seharusnya tidak lagi memiliki kewenangan untuk menggunakan aset tersebut," beber Anggota Komisi C DPRD Riau Yulianti di kantor DPRD Riau, Kamis (5/1/2017).
Aset yang jumlahnya mencapai Rp200 miliar itu sampai saat ini masih belum dikembalikan kepada pihak Pemprov Riau.
"Untuk menggaet KPK tersebut kita sangat setuju bukan untuk menakut-nakuti tapi memang seharusnya demikian caranya untuk menyelesaikan masalah," jelas Yulianti.
Seharusnya kata Yulianti, aset tersebut dapat dimanfaatkan dan digunakan oleh pejabat yang memegang jabatan saat ini sehingga tidak perlu menghambur-hamburkan uang untuk menambah aset baru di Pemprov Riau dan cukup menggunakan aset yang sudah ada. Dia mencontohkan, menggunakan mobil yang sudah ada.
"Aset tersebut juga bisa untuk menambah pendapatan daerah misalnya mobil lelang yang seharusnya anggarannya sudah sampai di Pemprov Riau," pungkasnya.(*)
- Riau
- Pekanbaru
Dewan Dukung Pemprov Riau Gaet KPK Terkait Aset Daerah
Kantor Redaksi
Kamis, 05 Januari 2017 - 22:09:07 WIB
Pilihan Redaksi
IndexPolsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram Di Selatpanjang Timur
Modus Menginap, Ibu Rumah Tangga Jadi Korban Pencabulan Diamankan Polisi
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Riau
Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
Jumat, 03 Juli 2026 - 15:03:14 Wib Riau
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram Di Selatpanjang Timur
Jumat, 03 Juli 2026 - 10:12:49 Wib Riau
Modus Menginap, Ibu Rumah Tangga Jadi Korban Pencabulan Diamankan Polisi
Jumat, 03 Juli 2026 - 11:34:51 Wib Riau
Polsek Tebing Tinggi Ciduk 2 Pria Terduga Pengedar Shabu 2, 74 Gram Di Banglas Barat.
Jumat, 03 Juli 2026 - 09:18:45 Wib Riau

