RIAUTERBIT.COM - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau menyayangkan sikap sejumlah perusahaan yang beroperasi di daerah yang tidak melaporkan jumlah dan data penggunaan tenaga kerja asing.
"Saya kecewa, saat dengar pendapat dengan DPRD Kuansing, mereka berjanji akan menyampaikannya," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kuantan Singingi (Kuansing), Syofaizal di Teluk Kuantan, Rabu (14/3).
Ia mengatakan, perusahaan yang beroperasi diwilayah Kuantan Singingi sangat banyak misalnya PT RAPP, DPN, TBS semua perusahaan itu masuk katagori investasi besar. Ia mengaku mendapat laporan masyarakat ada yang menggunakan tenaga kerja asing untuk membantu operasionalnya.
Disdukcapil hingga saat ini belum menerima laporan secara akurat terkait itu, karena itu akan segera dilakukan pengecekan bahkan bisa juga membentuk tim khusus untuk turun langsung ke lokasi perusahaan jika pihak perusahaan tetap tidak membuat laporan.
"Kami berharap adanya niat baik pihak perusahaan," sebutnya.
Sesuai aturan berlaku, setiap perusahaan diwajibkan untuk melaporkan jumlah TKA yang dipekerjakan ke Disdukcapil, hal ini berkenaan dengan izin tinggal di wilayah perusahaan.
"Jika tidak, perusahaan bersangkutan dapat dituntut mencapai Rp2 juta setiap TKA," tegasnya.
Syoffaizal menegaskan, Kuansing butuh investor untuk kemajuan daerah dan menciptakan peluang kerja masyarakat akan tetapi pemilik modal yang taat hukum, hal ini untuk kepentingan bersama, Pemerintah daerah Kuansing akan membantu memberikan kemudahan dalam berinvestasi didaerah sesuai aturan namun dengan niat yang baik.
Perusahaan harus taat aturan agar operasionalnya berjalan dengan baik, aman dan saling menguntungkan kepada semua pihak terhadap pemerintah daerah maupun masyarakat dilingkungan.
Salah satu warga kuansing Reflizar mengatakan, sebaiknya instasni terkait turun langsung mengecek keperusahaan yang terindikasi ada menggunakan tenaga keraj asing, karena tanpa adanya laporan justru bisa meresahkan daerah.
"Perusahaan yang tidak taat hukum, perlu ditindak tegas," ujarnya.
Menurutnya, jika perusahaan tidak menggunakan TKA, maka penduduk setempat bisa memanfaatkan peluang itu. (ANT)
- Riau
- Pekanbaru
Perusahaan Banyak di Kuansing Tidak Laporkan Data Tenaga Kerja Asing
Kantor Redaksi
Kamis, 17 Maret 2016 - 14:45:36 WIB
Ilustrasi
Pilihan Redaksi
IndexPuluhan ASN Meranti Pindah ke Kementerian Haji, DPRD Soroti Risiko Kekosongan Pegawai
Bupati Asmar Sambut Empat Wakil Riau Asal Meranti Usai Berlaga di MTQ Nasional
Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Meranti Serahkan Bantuan dan Janji Bangun Rumah
Razia Pekat di Meranti, Petugas Gerebek Kamar Kos dan Temukan Pasangan Bukan Suami Istri.
Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Turun Langsung Patroli Malam di Selatpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Riau
Kapolres dan Wakapolres Meranti Turun ke Dua Sekolah, Manfaatkan Teknologi AI untuk Edukasi Green Policing
Selasa, 22 September 2026 - 23:25:55 Wib Riau
Puluhan ASN Meranti Pindah ke Kementerian Haji, DPRD Soroti Risiko Kekosongan Pegawai
Senin, 21 September 2026 - 20:06:00 Wib Riau
Bupati Asmar Sambut Empat Wakil Riau Asal Meranti Usai Berlaga di MTQ Nasional
Senin, 21 September 2026 - 13:52:56 Wib Riau
Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Meranti Serahkan Bantuan dan Janji Bangun Rumah
Senin, 21 September 2026 - 09:42:06 Wib Riau

