16 Agustus 2020, Kampar adalah salah satu daerah penghasil kuliner yang banyak diminati oleh para pengunjung salah satunya adalah kerupuk kuning khas Kampar. Masyarakat setempat sering menyebut makanan ini dengan kupuok kuniong atau kupuok tujin (kerupuk tujin). Bahan utama dalam membuatan kerupuk ini terbuat dari ukai (ubi kayu Indonesia). Kerupuk ini sangat populer dan harga yang terjangkau, rasa kerupuk ini sangat enak dimakan dan cocok dipadukan keberagaman jenis makanan seperti bakso, mie goreng, soto, sate atau makanan sehari-hari dirumah.
Salah satu program wajib dari Kukerta Pedagogik yakni mengelola salah satu UMKM yang berada di desa yang menjadi tempat Kukerta. Mahasiswa Kukerta berkunjung kesalah satu UMKM yang ada di desa Padang Mutung, Kec.Kampar yakni pengusaha kerupuk tujin Indri Bersaudara dan telah melaksanakan wawancara secara langsung mengenai awal berdirinya usaha kerupuk tujin ini serta proses pembuatan dan jangkauan pemasaran produk. Pemasaran kerupuk tujin telah tersebar melalui jaringan sosial masyarakat dan jaringan sosial media. Usaha Kerupuk Tujin oleh Indri Bersaudara merupakan usaha yang sudah berkembang selama 34 tahun di Dusun Padang Mutung. Pembuatan kerupuk Tujin dilakukan secara sederhana dan manual yakni ubi diparut manual dan adonan dicampur dengan bumbu yang sudah diracik, lalu dicetak dengan pencetakan kerupuk tujin dan dimasukkan kepenggorengan dengan api sedang dengan kecepatan tangan dalam memasukkan kedalam penggorengan, Kerupuk Tujin hanya diproduksi oleh keluarga pengusaha itu sendiri agar kualitas dari produksi usaha tidak berubah.
Mahasiswa Kukerta juga membuat logo dengan menggunakan foto asli Kerupuk Tujin dan Rumah adat Kampar karena kerupuk tujin tersebut pernah diklaim oleh daerah Sumbar sebagai oleh-oleh khas daerah tersebut, padahal Kerupuk Tujin ini adalah oleh-oleh khas daerah Kampar yang tepatnya terdapat di Dusun Padang Mutung, Desa Padang Mutung. Hal itulah yang melatar belakangi mahasiswa Kukerta Pedagogik membuat logo agar menjadi indentitas produk Kerupuk Tujin oleh Pengusaha Indri Bersaudara. Setelah logo selesai di design, mahasiswa berkoordinasi dengan pihak pengusaha Kerupuk Tujin Indri Bersaudara untuk meminta koreksi dan saran yang baik untuk logo yang telah di design. Setelah disetujui barulah mahasiswa menyerahkan secara simbolik logo yang telah didesign kepada pengusaha Kerupuk Tujin Indri Bersaudara. Serta mahasiswa membuat plang penunjuk arah dan sebagai penanda di depan produksi Kerupuk Tujin Indri Bersaudara. Pemilik usaha tersebut senang akan kedatangan kami.
Pengabdian di Desa Padang Mutung Kampar
Mahasiswa Unri Buatkan Plang Penanda UMKM Kerupuk Tujin Indri Bersaudara
Kantor Redaksi
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 07:28:45 WIB
Pilihan Redaksi
IndexJelang pilkades 2026 polres meranti perkuat cooling system di 30 masjid bersama jumat keliling.
Jaga Kondusifitas Pilkades Meranti 2026 Bupati Asmar Ajak Calon Kades dan Pendukung
Hanya Pakai BPJS ,Keluarga Besar JMSI Riau Bisa Berobat RSIA Zainab Pekanbaru
Satlantas Polres Meranti Kedepankan Teguran Humanis, Pengendara Tak Pakai Helm Diberi Edukasi
Polres Meranti gelar rakor lintas sektoral perkuat, Pengamanan Pilkades Serentak
Pemkab Meranti dan Pusat Sepakati Syarat dan Ketentuan Special Border Treatment
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pendidikan
MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Sukses Dilaksanakan, Kepala Sekolah: MTABS Jadi Awal Membentuk Karakter Siswa
Ahad, 16 Agustus 2026 - 23:00:00 Wib Pendidikan
Koppsa-M Terus Lakukan Pembinaan Olahraga bagi Putra-Putri Pangkalan Baru
Senin, 17 Agustus 2026 - 17:21:22 Wib Pendidikan
Siap Hadapi Tantangan Digital, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UMRI Sukses Gelar Talkshow "Creative Future"
Jumat, 16 Januari 2026 - 16:22:08 Wib Pendidikan
Diikuti 1.000 Peserta, Kadispora Pekanbaru Buka Al Azru Cup ke 7 SMP Islam Al Azhar 37
Ahad, 22 Oktober 2023 - 10:25:56 Wib Pendidikan

