Pemkab Kepulauan Meranti

PLN Salurkan TJSL untuk Pendidikan dan UMKM di Meranti, Wabup: Listrik Andal Kunci Investasi

PLN Salurkan TJSL untuk Pendidikan dan UMKM di Meranti, Wabup: Listrik Andal Kunci Investasi
PLN Salurkan TJSL untuk Pendidikan dan UMKM di Meranti, Wabup: Listrik Andal Kunci Investasi

 

Meranti,-  PT PLN (Persero) menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli untuk mendukung sektor pendidikan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Program yang dilaksanakan pada 2026 tersebut menyasar penguatan literasi digital di MA Mualimin Selatpanjang serta pengembangan UMKM berbasis produk unggulan sagu di Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi.

Penyerahan bantuan disaksikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M., bersama Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Tengah (UPP Sumbagteng) Dery Afriadi, jajaran perangkat daerah, pihak sekolah, pemerintah desa, serta pelaku UMKM, Selasa (13/10/2026).

Dua program utama yang disalurkan yakni Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya Anak Sekolah Riau untuk MA Mualimin Selatpanjang dan Mekar Bersama PLN bagi pelaku UMKM di Desa Banglas.

Muzamil mengapresiasi kontribusi PLN yang dinilai tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga turut berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyambut baik program ini. PLN tidak hanya berperan dalam menyediakan listrik, tetapi juga hadir mendukung pendidikan, literasi, dan pengembangan UMKM,” ujar Muzamil.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Muzamil juga menekankan pentingnya penguatan literasi di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Teknologi boleh berkembang semakin canggih, tetapi membaca tetap menjadi salah satu sumber utama ilmu pengetahuan. Karena itu, kita harus mendorong anak-anak agar semakin gemar membaca dengan menyediakan fasilitas dan suasana belajar yang nyaman serta menarik,” katanya.

Ia mengusulkan agar pengembangan literasi digital di MA Mualimin ke depan dapat diperluas melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk dengan memanfaatkan fasilitas perpustakaan daerah dan kawasan taman sebagai ruang literasi yang lebih representatif bagi masyarakat.

Dorong Nilai Tambah Produk Sagu

Selain pendidikan, Muzamil menilai penguatan UMKM berbasis sagu merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal Kepulauan Meranti.

Menurut dia, pengembangan produk olahan seperti mi sagu dan sagu rendang dapat membuka peluang usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

“Produk sagu merupakan salah satu potensi unggulan daerah. Karena itu, penguatan UMKM berbasis sagu harus terus didorong agar produk lokal memiliki nilai tambah dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muzamil juga menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap rencana pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan PLN di wilayah tersebut.

Ia menilai ketersediaan listrik yang andal menjadi salah satu faktor penting untuk menarik investasi dan mempercepat pembangunan daerah.

“Investor yang datang biasanya pertama kali menanyakan ketersediaan listrik. Karena itu, listrik yang andal menjadi kebutuhan mendasar agar industri dapat tumbuh dan investasi masuk ke Meranti,” katanya.

Muzamil memastikan pemerintah daerah siap mendukung proses pembangunan tersebut, termasuk dalam koordinasi dan komunikasi apabila terdapat kendala di lapangan.

PLN Siapkan Infrastruktur 150 kV

Sementara itu, Manager PLN UPP Sumbagteng Dery Afriadi mengatakan program TJSL merupakan salah satu bentuk kontribusi PLN kepada masyarakat sekaligus bagian dari penguatan sinergi dengan pemerintah daerah.

Di luar program sosial tersebut, PLN juga merencanakan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Kepulauan Meranti melalui pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) dan gardu induk yang terhubung dengan sistem kelistrikan Sumatera.

Pengembangan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kepulauan Meranti yang selama ini masih mengandalkan sistem pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

Dery menjelaskan, proyek tersebut saat ini masih berada pada tahap prakonstruksi, termasuk proses pengadaan lahan untuk tapak menara transmisi.

“PLN sangat membutuhkan dukungan masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar proses pembangunan ini dapat berjalan lancar,” kata Dery.

Ia menyebut kebutuhan lahan untuk proyek tersebut diperkirakan mencakup sekitar 105 tapak menara. Selain jaringan transmisi, pembangunan kabel laut juga menjadi bagian dari rencana interkoneksi menuju Pulau Sumatera.

Menurut Dery, ketika infrastruktur tersebut beroperasi, sistem kelistrikan di Kepulauan Meranti diharapkan menjadi lebih andal sehingga mampu mendukung pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Literasi Digital hingga UMKM Sagu

Direktur Lembaga Riset Ekologi (LRE), Rudi Harianto, selaku fasilitator pelaksanaan program, menjelaskan terdapat dua fokus utama TJSL PLN di Kepulauan Meranti tahun ini, yakni pendidikan dan pengembangan UMKM.

Di sektor pendidikan, PLN mendukung pengembangan pojok literasi digital dan perpustakaan MA Mualimin melalui penyediaan komputer, Smart TV, bahan bacaan konvensional dan digital, serta pengembangan laman perpustakaan sekolah yang dapat diakses siswa.

Program tersebut juga dilengkapi pelatihan bagi guru dan siswa untuk meningkatkan kapasitas dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Sementara pada sektor ekonomi, program Mekar Bersama PLN diarahkan untuk memperkuat kapasitas UMKM di Desa Banglas, khususnya kelompok usaha yang memproduksi mi sagu dan sagu rendang.

Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pemasaran, serta memperkuat daya saing produk olahan sagu sebagai salah satu komoditas unggulan Kepulauan Meranti.

Rudi mengapresiasi kolaborasi PLN, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, pihak sekolah, pemerintah desa, dan pelaku UMKM dalam pelaksanaan program tersebut.

“Harapannya, program ini tidak berhenti pada bantuan sarana, tetapi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Usai penyerahan bantuan, Wakil Bupati Muzamil Baharudin bersama rombongan meninjau langsung ruang literasi digital MA Mualimin Selatpanjang. Peninjauan dilakukan untuk melihat fasilitas dan sarana pembelajaran yang telah disalurkan melalui program TJSL PLN Peduli.

Program tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, lembaga pendamping, dunia pendidikan, dan pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengembangkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.(Bom).

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index