Meranti,- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di 12 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, berlangsung aman, tertib dan lancar. Pemerintah daerah bersama jajaran Forkopimda turun langsung memantau proses pemungutan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kamis (8/10/2026).
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Forkopimda melakukan patroli sekaligus meninjau langsung pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai ketentuan serta situasi keamanan tetap kondusif.
Dalam peninjauan tersebut, Asmar didampingi Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Pabung Kodim Bengkalis Mayor Inf Rusli Dongoran, Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, Kajari Meranti yang diwakili Kasubsi I Intelijen Dorta Mauli, S.H., serta sejumlah pejabat Pemkab Meranti.
Turut hadir Kadis PMD Meranti Drs. Asroruddin, M.Si., Kadisdukcapil Widodo, Plt. Kadis Kominfo Meranti Sukri, Ketua KPU Meranti Katmuji, M.Si., Kabag Prokopim Yusran, Camat Tebing Tinggi Ratna, Camat Tebing Tinggi Barat Rinaldi, jajaran Bawaslu, para kapolsek serta unsur pengamanan lainnya.
Asmar mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan, pelaksanaan pemungutan suara berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Ia menyebut masyarakat juga terlihat mengikuti proses pemilihan dengan tertib.
“Alhamdulillah, pagi ini kami bersama Forkopimda sudah melakukan patroli ke TPS-TPS yang melaksanakan pemilihan kepala desa. Ada tiga TPS yang sudah kami kunjungi, pertama di Alai dan sekarang di Insit. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar,” ujar Asmar.
Ia mengimbau masyarakat di desa-desa yang melaksanakan Pilkades agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban, terutama setelah proses pencoblosan hingga seluruh tahapan pemilihan selesai.
Menurut Asmar, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Karena itu, masyarakat diminta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memicu perselisihan.
“Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di desa tempat pemilihan agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pemilihan kepala desa ini dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, kepolisian telah mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.
Pengamanan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Linmas dan Babinsa yang ditempatkan di masing-masing TPS.
“Dalam kegiatan pengamanan Pilkades kali ini, kami sudah melibatkan ratusan personel. Kami juga dibantu oleh Linmas dan Babinsa yang ikut turun ke masing-masing TPS,” ungkapnya.
Kapolres menegaskan, pengamanan tidak hanya dilakukan pada saat pemungutan dan penghitungan suara. Polisi juga akan mengawal tahapan setelah pemilihan hingga proses pelantikan kepala desa terpilih.
Langkah pencegahan potensi konflik juga telah dilakukan jauh sebelum hari pemungutan suara. Salah satunya melalui kegiatan cooling system yang dilaksanakan hampir tiga bulan, dengan intensitas lebih tinggi dalam dua bulan terakhir.
“Kami sebelumnya sudah melakukan cooling system selama hampir tiga bulan, khususnya efektif dalam dua bulan terakhir. Kami turun ke tempat-tempat ibadah untuk menyampaikan pesan dan imbauan Kamtibmas,” jelasnya.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades di 12 desa dapat berlangsung aman hingga proses pelantikan. Masyarakat juga diminta tetap menjaga persatuan dan menghormati hasil pemilihan.
“Harapan kami, pelaksanaan pemilihan kepala desa di 12 desa ini dapat berjalan dengan aman, lancar hingga pelantikan Kades nantinya,” harap Kapolres.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Asmar bersama Forkopimda mendatangi tiga TPS di Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat.
Pertama, TPS 04 di Jalan Kisin, Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi. TPS tersebut memiliki 798 pemilih.
Selanjutnya, rombongan meninjau TPS 02 di SMU Al-Muawanah dengan jumlah pemilih sebanyak 795 orang. Di lokasi tersebut, terdapat tiga calon kepala desa yang bersaing, yakni M. Yasir nomor urut 1, Amri nomor urut 2 dan Muhammad Ismun nomor urut 3.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke TPS 02 di Kantor Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, yang tercatat memiliki 560 pemilih.
Tiga calon kepala desa yang bersaing di Desa Insit yakni Edi Helmi nomor urut 1, Jumir nomor urut 2 dan Fadli nomor urut 3.
Pemantauan Pilkades tidak hanya dilakukan Bupati Asmar. Sejumlah pejabat Pemkab Meranti juga ditugaskan untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah wilayah.
Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Sudandri, S.H., melakukan peninjauan pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Pulau Merbau.
Sementara itu, Asisten I H. Irmansyah melakukan pemantauan di Kecamatan Rangsang. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Febriadi juga melakukan peninjauan pelaksanaan pemungutan suara di Kecamatan Rangsang Pesisir.
Dari hasil pemantauan pemerintah daerah bersama Forkopimda, pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di 12 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung aman dan tertib.
Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga suasana kondusif hingga seluruh rangkaian tahapan Pilkades selesai, termasuk menghormati hasil pemilihan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.(Bom)

