Gelombang Aksi Membesar, Masyarakat Terbangiang & Lipai Bulan Duduki Lahan Sengketa

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:00:00 WIB
Istimewa

PELALAWAN ,- Masyarakat dua desa Terbangiang dan Lipai Bulan kemarin kembali menggelar aksi dengan gelombang yang lebih besar. Massa tidak hanya berunjuk rasa, tetapi juga langsung menduduki lahan yang dikelola CV Anugerah AR Maulana di wilayah Ampang Ampang PT CAS, Kabupaten Pelalawan.

Aksi eskalasi ini dipicu oleh kegiatan panen buah yang tetap dilakukan pihak perusahaan di hari ketiga aksi masyarakat berlangsung.

Pemicu aksi ini berlangsung dikarenakan pihak CV Anugrah AR Maulana Tetap Panen Saat Aksi Berlangsung.

"Ini akibat dari tidak diindahkan oleh vendor. Mereka tetap panen walaupun mereka panen dengan mengakali kami dengan cara tidak melewati ampang ampang tapi lewat jalan tikus," ungkap Rasyid, Rabu [29/07/2026].

Rasyid menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap tuntutan masyarakat terkait konflik lahan 92,8 Ha.

Massa Duduki Lahan

Merasa tidak diindahkan, masyarakat dua desa kemudian memutuskan untuk memperbesar aksi dan langsung menduduki lahan yang menjadi objek sengketa.

Langkah ini diambil sebagai bentuk protes agar pihak perusahaan dan pemerintah segera memberikan kepastian.

Rasyid menegaskan, aksi pendudukan dan pemblokiran akan terus dilakukan sampai ada titik terang penyelesaian persoalan.

"Aksi akan dilakukan sampai ada titik terang persoalan," lanjut Rasyid.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak CV Anugerah AR Maulana maupun KSO PT Agrinas Pangan Nusantara terkait pendudukan lahan oleh masyarakat.

Terkini