Dari Tambang untuk Tradisi dan Umat: Pebriyan Winaldi Turun Langsung, Satu Kerbau dan Deretan Bantuan Menguatkan Balimau Kasai 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 00:15:10 WIB

Tambang, 11 Februari 2026 — Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali menggema di Kecamatan Tambang. Ketua DPP Elang3 Hambalang Riau yang juga Direktur Utama PT Green Palma Riau Jaya, Pebriyan Winaldi, turun langsung ke tengah masyarakat, menyalurkan berbagai bantuan sosial, adat, dan keagamaan untuk warga Desa Kualu dan Desa Kampung Pinang.


Langkah ini bukan sekadar bentuk dukungan simbolik. Pebriyan menghadirkan kontribusi nyata untuk menyukseskan tradisi mandi balimau kasai, warisan budaya Melayu yang sarat makna spiritual dan sosial. Tradisi ini bukan hanya ritual tahunan, tetapi refleksi penyucian diri, penguatan silaturahmi, dan momentum membangun kembali solidaritas masyarakat sebelum memasuki Ramadan.


Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap rangkaian kegiatan adat, Pebriyan menyerahkan satu ekor kerbau, yang menjadi bagian penting dalam kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat. Tak berhenti di situ, bantuan juga disalurkan kepada guru ngaji, madrasah, masjid, serta kegiatan keagamaan lainnya di kedua desa.
Dalam sambutannya, Pebriyan menegaskan bahwa kehadirannya adalah bagian dari komitmen untuk terus membersamai masyarakat, tidak hanya dalam momentum besar, tetapi dalam setiap denyut kehidupan sosial dan spiritual warga.


“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan keberkahan menjelang Ramadan. Tradisi balimau kasai adalah identitas budaya kita yang harus terus dijaga. Begitu pula dengan perhatian terhadap guru ngaji, madrasah, dan masjid di sanalah generasi muda dibentuk secara moral dan spiritual,” tegas Pebriyan.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai penguat persaudaraan dan pelestarian nilai-nilai lokal.


“Semoga kebersamaan ini semakin mempererat silaturahmi dan menjaga kearifan budaya lokal. Mari kita rawat tradisi, dan bersama-sama kita kuatkan rasa persaudaraan,” tambahnya.


Dukungan tersebut disambut penuh antusias oleh panitia dan masyarakat. Perwakilan panitia menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya meringankan beban persiapan kegiatan, tetapi juga menjadi suntikan semangat bagi warga untuk terus menjaga kekompakan.


“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bapak Pebriyan Winaldi. Bantuan untuk acara balimau kasai, satu ekor kerbau, serta perhatian kepada guru ngaji, madrasah, dan masjid sangat berarti bagi kami. Semoga segala kebaikan ini dibalas dengan keberkahan dan kesuksesan,” ujar salah satu panitia.


Kehadiran tokoh organisasi sekaligus pimpinan perusahaan tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara masyarakat, organisasi, dan dunia usaha bukan sekadar wacana. Ia menjadi bukti bahwa kolaborasi dapat melahirkan dampak nyata bagi penguatan sosial, budaya, dan religiusitas masyarakat.


Dengan dukungan ini, pelaksanaan mandi balimau kasai 2026 di Desa Kualu dan Desa Kampung Pinang tidak hanya menjadi seremoni adat tahunan, tetapi menjelma sebagai simbol kebersamaan, gotong royong, serta kebangkitan semangat spiritual dalam menyambut Ramadan.


Di tengah arus modernisasi, nilai-nilai tradisi dan kepedulian sosial kembali ditegaskan: bahwa budaya harus dirawat, persaudaraan harus dijaga, dan keberkahan harus disambut dengan kebersamaan.***MDn

Tags

Terkini