AMA Riau Serukan Dukungan Penuh untuk Satgas PKH, TNTN Harus Diselamatkan, Marwah Melayu Harus Dijaga

Selasa, 22 Juli 2025 | 16:17:12 WIB

PEKANBARU — Ketua Umum Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau, Datuk Laksamana Heri Ismanto, S.Th.I, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Satuan Tugas Pengendalian Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam menyelamatkan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dari kerusakan dan pendudukan ilegal.

“AMA Riau berdiri tegak bersama Satgas PKH. Penyelamatan TNTN adalah bagian dari tanggung jawab kita menjaga tanah warisan dan kehormatan Melayu Riau,” ujar Datuk Heri dalam pernyataan tertulis yang diterima, Senin (22/7/2025).

Datuk Heri juga mendorong pemerintah agar segera mengambil tindakan nyata, khususnya terkait relokasi warga yang masih tinggal secara tidak sah di kawasan konservasi tersebut. Menurutnya, tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran hukum di kawasan yang memiliki nilai ekologis dan kultural tinggi itu.

“Langkah tegas dan relokasi adalah keharusan. Jangan tunggu konflik membesar. Negara harus hadir dengan keadilan dan keberanian,” tegasnya.

Lebih lanjut, AMA Riau juga mengajak seluruh elemen adat Melayu, mulai dari pemangku adat, Datuk-datuk, hingga laskar-laskar Melayu se-Riau untuk bersatu menjaga TNTN sebagai simbol keberlanjutan budaya dan benteng terakhir hutan adat.

“Penyelamatan TNTN adalah penyelamatan identitas kita. Ini saatnya adat Melayu tampil di garis depan. AMA Riau siap memimpin gerakan bersama ini,” kata Datuk Heri.

TNTN merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Sumatera, yang menjadi habitat bagi satwa langka seperti gajah Sumatera. Selain nilai ekologisnya yang tinggi, kawasan ini juga memiliki nilai kultural yang erat dengan masyarakat adat Melayu di Riau.

AMA Riau menegaskan bahwa penyelamatan TNTN tidak bisa ditunda lagi — demi masa depan generasi yang akan datang, serta demi menjaga marwah dan kehormatan bumi Melayu. (rls)

 

Terkini