RIAUTERBIT.COM - Kabupaten Kampar terus berbenah. Itulah wajah terbaru daerah yang di aliri sungai Kampar. Sejak dilaksanakannya Ground Breaking Oktober 2023 lalu, keinginan masyarakat Kampar memiliki pusat kuliner akan segera terwujud. Hal ini terlihat dari hampir selesainya pembangunan Bangkinang Riverside, yang akan dijadikan kawasan sentra kuliner UMKM di pusat kota Bangkinang, ibukota Kabupaten Kampar.
_1.jpeg)
Ket: Kawasan Bangkinang Riverside Saat Masih Belum dibangun
Kawasan yang terletak dipinggiran sungai Kampar, tepatnya di sebelah jembatan Water Front City yang iconik tersebut hampir rampung pembangunannya. Saat awak media menjelajahi kawasan ini, pihak BUMD Aneka Karya selaku pengelola mengatakan bahwa ditargetkan tahun ini sudah bisa dipergunakan.
Harmonis, perwakilan BUMD Aneka Karya mengatakan bahwa pembangunan gerai UMKM sedang digesa penyelesainya.
"Seperti yang kita lihat saat ini, pembangunan gerai dan ruang terbuka hijau serta fasilitas pendukung hampir rampung. Kami juga sedang menggesa penyelesaian pembangunan agar secepatnya bisa dipergunakan," terangnya, Rabu (5/3/2025).

Ket: Pembangunan Kawasan Bangkinang Riverside yang Hampur Rampung
Sebelumnya perlu diketahui bahwa Pemkab Kampar berencana membangun sentra UMKM di areal Jembatan Waterfront City. Kawasan yang diberi nama Bangkinang Riverside, rencananya akan ada 36 los untuk para pelaku UMKM yang dibangun diatas lahan seluas 2 Ha. Untuk tahap awal pembangunan gerai Kawasan Sentra UMKM Bangkinang Riverside dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebanyak 3 kios beserta perlengkapannya dan sudah diserahkan pengelolaannya ke Pemerintah Kabupaten Kampar. Sedangkan saat ini adalah pembangunan lanjutan dalam menyelesaikan menjadi kawasan sentra kuliner UMKM dipusat kota Bangkinang.

Ket: Salahsatu Kios yang berdiri Cantik di Kawasan Bangkinang Riverside
Kawasan Bangkinang Riverside sendiri merupakan langkah strategis pemda Kampar dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat. Dahulu, kawasan yang berada disamping lapangan merdeka Bangkinang ini hanya tepian sungai dan kebun rakyat. Sejak dibangunnya jembatan Water Front City pada zaman bupati Kampar saat itu, Jefry Noer, mulailah digagas kawasan yang menjadi sentra perekonomian masyarakat.
Dirut BUMD Aneka Karya, Syafruddin, saat kami temui juga menyatakan komitmennya dalam menyelesaikan pembangunan kawasan Bangkinang Riverside.
"Iya betul, pembangunan lanjutan kawasan Bangkinang Riverside saat ini dikelola oleh BUMD Aneka Karya. Sedangkan untuk pendampingan kami telah melakukan kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Riau. Komitmen penuh telah kami canangkan agar pembangunan Bangkinang Riverside ini selesai tepat waktu,"katanya.
Didin, panggilan akrabnya juga menyampaikan bahwa jika kelak Bangkinang Riverside ini rampung maka akan mendatangkan keuntungan luarbiasa bagi kabupaten Kampar.
"Saat ini, kawasan yang dulunya hanya tanah kosong sejak terbangunnya Jembatan WFC tersebut sudah terlihat cantik sejak adanya pembangunan Bangkinang Riverside. Diharapkan selain sebagai pusat kuliner, Bangkinang Riverside juga menjadi destinasi wisata yang berefek mendatangkan PAD bagi kabupaten Kampar," ungkapnya.
"Selain itu, fasilitas Bangkinang Riverside ini juga bisa dijadikan sebagai pengembangan kawasan rekreasi dan promosi budaya lokal," tutup Syafruddin.
(Yb)