'Ikan Toman' Akan Lantik 200 Pejabat Kampar Jumat ini

Rabu, 07 Agustus 2024 | 13:56:29 WIB
Ketua Gerakan Milenial Peduli Kampar (Gempur) Diki Syaputra, mengkritik tajam pembangunan tugu bundaran dengan maskot ikan Toman oleh Pj Bupati Kampar. Apalagi kata Diki, pembangunan itu dilakukan di saat bundaran lama masih bagus. Apalagi kata dia, angga

Kampar-- Pj Bupati Kampar Hambali akan melantik sebanyak 200 orang pejabat eselon II, III, dan VI pada momen bersempena HUT Riau tanggal 9 Agustus 2024.

"Ada dua ratus orang, jumat ini pelantikan" kata inisial S, salah seorang ASN Pemda Kampar, rabu siang.

Menurutnya bahwa gebrakan ini dilakukan untuk menjawab semua pertanyaan terkait ada atau tidaknya pelantikan jelang Hambali lengser.

"Hambali akan membuktikan ke semua lawan politiknya bahwa tidak ada yang tidak bisa diganti" tambahnya.

Uji kompetensi

Sebagaimana diketaui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar telah melakukan evaluasi kinerja dan uji kompetensi 15 pejabat pimpinan tinggi pratama(PTP) selama tiga hari, mulai tanggal 11 - 14 Juni 2024 lalu.

Dikutip dari cakaplahcom bahwa Panitia Seleksi (Pansel) Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi melibatkan sejumlah pejabat, mantan pejabat dan akademisi. Ahmad Yuzar S Sos MT dipercaya sebagai ketua dan anggota Prof Dr H Amir Lutfi (Rektor Univeristas Pahlawan), Maamun Murod (Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau), Drs H Muhammad Saleh MM (Mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kampar), dan Dr Hermandra S Pd MA (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Riau).

Di antara tahapan evaluasi kinerja dan uji kompetensi ini adalah penulisan makalah oleh masing-masing peserta, presentasi makalah dan wawancara.

Evaluasi dan uji kompetensi ini berdasarkan surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tentang Rekomendasi Rencana Evaluasi Kinerja dan Kompetensi PPT Pratama Dalam Rangka Ritasi/Mutasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar Nomor : B-1867/JP.00/01/06/2024 Tanggal 04 Juni 2024.

Selain itu, evaluasi kinerja dan uji kompetensi ini telah mendapatkan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri perihal Persetujuan Pelaksanaan Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar Nomor: 100.2.2.6/2759/OTDA Tanggal 17 April 2024.

Pelaksanaan evaluasi kinerja dan uji kompetensi ini telah disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Kampar H Hambali di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kampar pada saat rapat paripurna DPRD Kampar, Senin (10/6/2024) sore.

“(hari ini), dilaksanakan uji kompetensi bagi pejabat yang lama masa jabatannya. Ada lima belas kepala dinas,” kata Hambali.

Menurutnya, evaluasi kinerja dan uji kompetensi bagi pejabat eselon II ini bukanlah sesuatu yang tak bisa dilakukan. “Jangan dianggap ini tidak bisa (dilakukan) karena ada berita (kepala OPD) tidak bisa dievaluasi. Kita akan evaluasi,” tegas Hambali.

Evaluasi kinerja dan uji kompetensi ini diadakan Tim Pansel yang melibatkan unsur akademisi dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini dibuka oleh Pj Bupati Kampar yang diwakili Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Ahmad Yuzar di aula Kantor Bappeda Kampar.

Pj Sekda Kampar Ahmad Yuzar menyebut, uji kompetensi dan evaluasi kinerja yang dilaksanakan tidak hanya sekadar memenuhi persyaratan rotasi di tingkat pimpinan tinggi. Namun lebih daripada itu, kegiatan ini menjadi tolok ukur bagi pimpinan untuk menempatkan pimpinan tinggi pratama sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.

Ia juga menyebutkan, hasil evaluasi kinerja dan uji kompetensi yang dilaksanakan saat ini, dapat dipetakan kembali pejabat sesuai dengan kompetensinya masing-masing dan pejabat yang tidak sesuai dengan kompetensinya akan ditempatkan ke jabatan yang sesuai dengan kompetensinya.

“Oleh karena itu, ASN yang menduduki Pimpinan Tinggi Pratama harus memenuhi target kinerja sesuai dengan perjanjian kinerja yang telah disepakati,” bebernya.

Informasi yang didapatkan, 15 pejabat eselon II yang diperintahkan Pj Bupati Kampar untuk mengikuti evaluasi kinerja dan uji kompetensi adalah sebagai berikut:

1. Edi Afrizal yang menjabat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A)

2. Kholidah (Kepala Badan Pendapatan Daerah)

3. Suhermi (Asisten Perekonomian dan Pembangunan)

4. Afdal (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang)

5. Zulfahmi (Kepala Dinas Perikanan)

6. Ardi Mardiansyah (Kepala Badan Pembangunan Daerah)

7. Azwan (Asisten Administrasi dan Umum)

8. Mahadi (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik)

9. Febrinaldi Tridarmawan (Inspektur)

10. Nur’Ilahi Ali (Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikutura)

11. Lukmansyah Badoe (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa)

12. Agustar (Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah)

13. Riadel Fithri (Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM)

14. Edwar (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah)

15. Ramlah (Sekretaris DPRD).

(*)

 

Terkini