Mie Sagu Buk Tuti Hadir di Pekanbaru, Obati Rindu Kuliner Khas Selatpanjang

Jumat, 09 Oktober 2026 | 20:40:55 WIB
Mie Sagu Buk Tuti Hadir di Pekanbaru, Obati Rindu Kuliner Khas Selatpanjang

 

PEKANBARU – Kerinduan warga asal Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, terhadap kuliner khas kampung halaman kini bisa terobati tanpa harus menyeberang ke daerah asal.

Mie Sagu Buk Tuti, salah satu kuliner khas Selatpanjang, kini hadir di Kota Pekanbaru. Berlokasi di Jalan Ronggowarsito, usaha kuliner tersebut menawarkan cita rasa mie sagu khas Selatpanjang yang dibuat dari bahan dasar sagu.

Kehadiran Mie Sagu Buk Tuti menjadi pilihan bagi masyarakat, khususnya warga asal Selatpanjang yang bermukim di Pekanbaru, untuk menikmati makanan khas daerah sekaligus melepas kerinduan terhadap cita rasa kampung halaman.

Selain mie sagu, Mie Sagu Buk Tuti juga menyediakan berbagai pilihan makanan pendamping, seperti aneka gorengan serta beragam minuman yang dapat dinikmati masyarakat.

Pemilik Mie Sagu Buk Tuti, Bang Ucok, yang merupakan warga asli Selatpanjang, mengatakan usaha tersebut mendapat sambutan cukup baik dari masyarakat Pekanbaru. Tidak hanya warga asal Kepulauan Meranti, kuliner khas tersebut juga mulai dikenal oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Bukan hanya masyarakat Selatpanjang yang ada di Pekanbaru yang tahu. Mie Sagu Buk Tuti juga mulai dinikmati berbagai suku dan etnis di Kota Pekanbaru,” ujar Bang Ucok kepada wartawan, Jumat (9/10/2026) malam.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial turut membantu memperkenalkan Mie Sagu Buk Tuti kepada masyarakat yang lebih luas. Promosi dilakukan melalui TikTok serta informasi dari pelanggan ke pelanggan.

“Sekarang juga sudah tersedia melalui aplikasi ojek online di Kota Pekanbaru. Kami berharap usaha ini terus berkembang dan semakin dikenal,” katanya.

Bang Ucok berharap keberadaan Mie Sagu Buk Tuti tidak hanya menjadi peluang usaha, tetapi juga ikut memperkenalkan kekayaan kuliner khas Selatpanjang dan Kepulauan Meranti kepada masyarakat Riau.

“Kami terus mempromosikan melalui TikTok dan dari mulut ke mulut. Semoga dengan ragam kuliner Melayu di Bumi Melayu ini, mie sagu semakin dikenal di Provinsi Riau,” ujarnya.

Sementara itu, Cece Amie, warga asal Selatpanjang yang kini menetap di Pekanbaru, mengaku kerap membawa keluarganya menikmati Mie Sagu Buk Tuti di Jalan Ronggowarsito.

Menurutnya, cita rasa mie sagu tersebut mampu menghadirkan kembali suasana kampung halaman, terutama bagi warga Selatpanjang yang tidak dapat pulang setiap waktu.

“Kami selaku warga Selatpanjang yang tinggal di Kota Pekanbaru sangat menikmati makanan ini. Rasanya seperti kembali ke kampung halaman,” kata Cece Amie.

Ia mengaku tidak selalu dapat pulang ke Selatpanjang dan biasanya hanya memiliki kesempatan pada waktu-waktu tertentu. Karena itu, keberadaan kuliner khas Selatpanjang di Pekanbaru menjadi salah satu pilihan untuk mengobati rasa rindu terhadap kampung halaman.

“Apalagi kami biasanya baru bisa pulang setelah Imlek atau pada hari-hari tertentu saja. Jadi, ketika ada mie sagu khas Selatpanjang di Pekanbaru, kami senang bisa menikmatinya bersama keluarga,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Mie Sagu Buk Tuti melayani pelanggan setiap hari. Promosi melalui siaran langsung TikTok juga menjadi salah satu cara pemilik berinteraksi dengan pelanggan sekaligus memperkenalkan menu kepada masyarakat.

Kehadiran Mie Sagu Buk Tuti di Pekanbaru diharapkan dapat menjadi salah satu upaya memperkenalkan kuliner khas Selatpanjang kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus menjadi tempat berkumpul bagi warga asal Kepulauan Meranti yang berada di perantauan (Bom).

Tags

Terkini