Aksi 33 Hari Masyarakat Terbangiang dan Lipai Bulan, Masyarakat Sesalkan Pemerintah Daerah Yang Tak Peduli!

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:27:49 WIB
Warga Aksi Di Terbangiang dan Lipai Bulan

PELALAWAN – Aksi pendudukan lahan oleh masyarakat Desa Terbangiang dan Lipai Bulan, kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan, telah memasuki hari ke-33, Sabtu (29/08/2026). Massa tetap bertahan di lokasi guna menuntut keadilan atas persoalan lahan yang belum juga menemukan penyelesaian.

Salah seorang perwakilan masyarakat, Rasid, menyampaikan kekecewaannya atas aksi panen paksa yang dilakukan oleh pihak CV Anugrah AR Maulana yang mengaku sebagai KSO Agrinas.

“Hari ini sudah 33 hari kami menduduki lahan kami karena kami minta keadilan kepada Presiden Prabowo Subianto. Namun hari ini arogansi dari CV Anugrah AR Maulana yang mengaku sebagai KSO Agrinas melakukan panen paksa. Kami sangat menyesalkan tindakan seperti itu,” ujar Rasid.

Rasid juga menyoroti sikap Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang dinilai diam terhadap konflik ini. Menurutnya, jika persoalan ini terus dibiarkan, potensi konflik horizontal di lapangan akan semakin besar.

“Dalam hal ini Bupati Pelalawan seakan mendiamkan persoalan ini. Apakah kami ini harus ada yang mati dulu baru pemerintah turun tangan,” sesal Rasid.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Bupati Pelalawan H. Zukri Misran  belum membuahkan hasil. Pihaknya belum memberikan komentar terkait tuntutan dan aksi yang dilakukan masyarakat.

Masyarakat Desa Terbangiang dan Lipai Bulan menegaskan akan terus bertahan di lokasi sampai ada kepastian dan keadilan dari pemerintah pusat.

Terkini