MERANTI – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Meranti terus mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba yang digelar di SMAS Kalam Kudus, Jalan Kartini, Selatpanjang, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut menghadirkan narasumber KBO Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti, IPTU Abdul Haris Damanik, S.H., didampingi Bripda Tasya Avistania. Puluhan siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, mulai dari pemaparan materi hingga sesi diskusi dan tanya jawab.
Dalam penyampaiannya, IPTU Abdul Haris Damanik mengingatkan para pelajar agar tidak pernah mencoba ataupun terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, narkotika tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan dan kehidupan sosial penggunanya.
Selain mengenalkan berbagai jenis narkotika beserta dampak buruknya, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai cara menghindari pergaulan yang berisiko serta pentingnya memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Kepulauan Meranti melalui Kasat Resnarkoba AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., menegaskan bahwa edukasi di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkoba.
"Pelajar merupakan aset bangsa yang harus kita lindungi. Pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba. Karena itu, Polres Kepulauan Meranti akan terus hadir di sekolah-sekolah memberikan edukasi dan penyuluhan agar para siswa memiliki pemahaman yang kuat serta berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua dan tenaga pendidik, untuk bersama-sama mengawasi serta membimbing generasi muda agar tidak menjadi korban maupun pelaku penyalahgunaan narkotika," tegasnya.
Ia menambahkan, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar, untuk menciptakan kawasan yang bersih dari peredaran gelap narkotika.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, foto bersama, dan ditutup sekitar pukul 12.20 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan edukasi tersebut, Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti berharap para pelajar mampu menjadi pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran hukum generasi muda sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Kepulauan Meranti yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.(Bom).