Pelayanan Kesehatan Meranti Meningkat, Dinkes Akui Kekurangan Tenaga Medis

Senin, 06 April 2026 | 16:29:48 WIB
Pelayanan Kesehatan Meranti Meningkat, Dinkes Akui Kekurangan Tenaga Medis

 

Meranti – Upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mulai menunjukkan hasil. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memastikan fasilitas di sejumlah puskesmas dan puskesdes kini semakin memadai, meski masih dihadapkan pada keterbatasan tenaga medis.

Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Ade Suhartian, menyampaikan bahwa peningkatan pelayanan terus dilakukan secara bertahap, terutama dari sisi sarana dan prasarana kesehatan.

“Pelayanan kesehatan kita sudah mulai membaik. Fasilitas di puskesmas dan puskesdes juga sudah cukup lengkap, baik dari sisi alat kesehatan maupun dukungan pemerintah,” ujar Ade, Senin (6/4/2026).

Meski demikian, ia mengakui bahwa saat ini pihaknya masih kekurangan tenaga medis, khususnya dokter di beberapa puskesmas. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Memang diakui tenaga medis kita masih kurang. Namun, untuk perekrutan tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus mengikuti sistem yang berlaku. Bahkan untuk penambahan dokter, harus melalui persetujuan kepala daerah,” jelasnya.

Ade menegaskan bahwa seluruh kebijakan pengadaan tenaga kesehatan maupun fasilitas harus mengacu pada regulasi pemerintah pusat. Dinas Kesehatan, kata dia, hanya berperan sebagai pelaksana dan pengusul sesuai kebutuhan daerah.

Selain itu, pembangunan fasilitas kesehatan juga dilakukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan mengikuti aturan yang ketat terkait peruntukannya.

Dalam kesempatan tersebut, Ade juga mengungkapkan bahwa rencana pengoperasian Rumah Sakit Pratama di wilayah Penyagun masih dalam proses perizinan. Meski bangunan dan fasilitas telah dinilai cukup memadai, operasional rumah sakit tersebut belum dapat dilakukan sepenuhnya.

“Untuk Rumah Sakit Penyagun, saat ini masih dalam proses pengurusan izin. Secara fasilitas sudah cukup, tinggal menunggu kelengkapan administrasi belum bisa diresmikan,” tambahnya.

Sementara itu, Dinkes Meranti terus mendorong peningkatan pelayanan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan, serta memastikan ketersediaan alat kesehatan di seluruh fasilitas layanan.

Ade berharap, dengan dukungan semua pihak, pelayanan kesehatan di Kepulauan Meranti dapat terus meningkat dan masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat saat sakit. Pelayanan di puskesmas juga gratis. Ke depan, kami akan terus berupaya memenuhi standar pelayanan kesehatan nasional,” tutupnya.(Bom).

Tags

Terkini