Meranti,- Upaya Polres Kepulauan Polda Riau menggelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 sebagai langkah antisipasi menjelang bulan suci Ramadhan sekaligus persiapan menghadapi Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
Selain itu, Operasi ini difokuskan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau melalui penindakan terhadap sejumlah pelanggaran yang dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
"Selama Operasi Lancang Kuning 2026, Saat ini ada 11 Kenalpot Brong kita amankan, dan 919 teguran sudah kita berikan kepada masyarakat Kota Selatpanjang Kepulauan Meranti, juga Masyarakat juga sudah mulai taat administrasi dengan seperti SIM, STNK pajak Hidup, juga sudah mulai taat mengunakan Helm SNI Kelengkapan berkendara," ujar Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kasatlantas Polres Kepulauan Meranti, AKP Sardianto Kepada Wartawan saat dijumpai Senin (9/2/2026).

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Meranti menggelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini menyasar pelanggaran lalu lintas yang berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan di jalan raya.
"Kegiatan operasi dilaksanakan di sejumlah titik rawan kemacetan dan keramaian di wilayah Kepulauan Meranti. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan," jelas Kasat Lantas AKP Sardianto.
Kasatlantas juga mengatakan bahwa penindakan difokuskan pada pelanggaran berisiko tinggi, seperti pengendara tidak menggunakan helm, melawan arus, serta penggunaan kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan lalu lintas.
“Selain penindakan, kami juga melaksanakan kegiatan sosialisasi secara masif melalui media sosial, instansi pemerintahan, serta menyasar langsung kelompok masyarakat seperti pengemudi ojek, becak, dan buruh,” ujar AKP Sardianto.
Ia berharap, melalui Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka kecelakaan di wilayah Kepulauan Meranti dapat ditekan.(Bom).