Meranti,- PT PLN Rayon Kota Selatpanjang Kembali Resahkan Warga karena Pematian Bergilir PT PLN Rayon tampa bergilir dan Pemberitahuan yang sering di Keluhkan Masyarakat Kota Selatpanjang.
Noven Kepada Media menjelaskan bahwa Mendadaknya Lampu PLN Mati membuat tidak bisa mengajar anak Mengaji apalgi jam - jam sensitif jelang Magrib tolong mengerti sedikit kami Masyarakat Bayar Setiap Bulan.
" Kami harap tentunya adalah pemberitahuan terlebih dahulu, ini tidak main mendadak saja mati lampu," pinta Noven
Senada dengan itu, Husnalita menyampaikan bahwa Kami protes bukan untuk mendengar mereka buat alasan setiap hari yang tak masuk akal.
"kalau memang travo kawasan kota ni sudah tak layak pakai tolonglah diganti, kami bayar listrik jutaan perbulan tidak mau dirugikan lagi denga alat -alat elektronik di rumah yang harus rusa,semalam baru aja ngantar tv sonny 42 inci, bawak kebengkel reparasi, itu apa bisa baik atau tidak,kalau AC dah banyak rusak,"ujar
Husnalita Group Whapsahap Membagun Meranti.
Hal ini dijawab Oleh Manajer PLN ULP Selatpanjang, Dalie Priasmoro Kepada Wartawan Ahad (21/9/2025) Malam Via Whapsahapnya mengatakan bahwa Pihak PT PLN Rayon Selatpanjang Memohon Maaf Kepada Masyarakat atas ketidak nyamananya Dalam Kematian Lampu Sencara Mendadak.
" Saat ini, Kondisi mesin enggak ada sama sekali cadangannya pada saat satu unit ada yang gangguan lagi terpaksa ada beban yang lepas atau ada yang di padamkan," kata Dalie Priasmoro.
Saat Wartawan Bertanya, apakah ada mesin penganti atau wacana mau diusulkan di kantor Pusat, hal inilah menjadi Prioritas Utama PT PLN Rayo Selatpanjang.
" Ada dan masih menunggu waktu," jelas Dalie Priasmoro.(Bom).