Riyan Ade Putra Daftar Pilkades Lubuk Terap, Janji Cari Sumber Anggaran di Luar Dana Desa
PELALAWAN — Riyan Ade Putra, S.IP., resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Jumat, 2 Oktober 2026. Ia membawa gagasan agar kepala desa lebih aktif mencari sumber anggaran di luar dana desa sehingga pembangunan tetap berjalan.
Riyan datang ke Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa Lubuk Terap bersama keluarga dan para pendukungnya. Kedatangannya disambut panitia pemilihan, Joko Winarno.
“Saya sengaja mendaftar pada hari Jumat karena merupakan hari baik. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Lubuk Terap,” kata Riyan.
Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 18 November 2026. Riyan berharap masyarakat ikut berpartisipasi dan menjaga suasana tetap sejuk selama tahapan pemilihan berlangsung.
“Jadikan ajang politik desa ini sebagai ajang silaturahmi, bukan ajang pemecah belah masyarakat,” ujarnya.
Bagi Riyan, kepemimpinan desa bukan semata-mata soal mengelola anggaran yang tersedia. Kepala desa, menurut dia, juga perlu berinisiatif membangun komunikasi dan mencari peluang dukungan dari berbagai pihak agar kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan.
Ia menilai ketergantungan pada dana desa saja dapat membatasi ruang gerak pembangunan, terlebih ketika alokasi anggaran berkurang. Karena itu, jika terpilih, ia ingin kepala desa lebih aktif melihat peluang program dan dukungan anggaran lain yang sesuai dengan kebutuhan Lubuk Terap.
“Tidak terfokus kepada dana desa yang sudah dipotong oleh pemerintah pusat, agar pembangunan tidak terhenti di Lubuk Terap,” katanya.
Perjuangan untuk hak-hak masyarakat, bagi Riyan, merupakan bagian dari gaya kepemimpinan yang ingin ia bawa apabila mendapat kepercayaan warga. Ia ingin kepala desa hadir mendengar kebutuhan warga dan menyuarakannya dalam proses pengambilan keputusan maupun saat berkomunikasi dengan pemerintah dan pihak terkait.
Menurutnya, pembangunan desa seharusnya berangkat dari kebutuhan masyarakat. Aspirasi warga perlu didengar, dipetakan, lalu diperjuangkan melalui jalur dan program yang tersedia. Dengan begitu, warga tidak hanya menjadi penerima hasil pembangunan, tetapi juga ikut menyampaikan prioritas dan mengawasi pelaksanaannya.
Riyan juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai kemajuan desa tidak cukup diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan warganya untuk berkembang dan bersaing dengan masyarakat di desa lain.
“Untuk menjadi desa yang memiliki marwah, yang harus diperbaiki adalah sumber daya manusianya,” kata dia.
Dengan pencalonannya, Riyan mengajak masyarakat Lubuk Terap menjadikan Pilkades sebagai ruang menentukan arah kepemimpinan desa sekaligus menjaga persaudaraan. Ia berharap warga datang ke tempat pemungutan suara pada 18 November mendatang dan menggunakan hak pilih dengan bijak. (bule)