Prilaku Menyimpang Oknum Dewan Kampar Fraksi PKS, Tamarudin: Sedang Didalami Dewan Etik Partai

Dibaca: 2669 kali  Rabu,08 September 2021
Prilaku Menyimpang Oknum Dewan Kampar Fraksi PKS, Tamarudin: Sedang Didalami Dewan Etik Partai
Ket Foto : Ketua DPD PKS Kabupaten Kampar, Tamarudin.

BANGKINANG - Menyikapi hebohnya pemberitaan di salah satu media online yang sudah tersebar di media sosial menyebutkan bahwa ada dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur oleh oknum anggota DPRD Kampar fraksi PKS, ditanggapi ketua DPD PKS Kabupaten Kampar, Tamarudin.

Dia mengakui bahwa sudah mengetahui pemberitaa perilaku menyimpang oleh oknum kadernya tersebut. Ia menyebutkan dugaan perilaku oknum inisial Z tersebut sedang didalami oleh dewan etik Partai PKS.

"Sedang didalami oleh Dewan Etik Partai," ujar Tamarudin melalui pesan WhatsAppnya, Rabu (8/9/2021) kepada wartawan.

Kapan dan berapa lama dewan etik Partai PKS tersebut bekerja untuk menyimpulkan kasus oknum kadernya tersebut, ia mengatakan dalam waktu dekat akan ada laporannya kepada Dewan Pimpinan Tingkat Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPTD PKS) Kabupaten Kampar.

"Dalam waktu dekat insyaAllah sudah ada laporan ke DPTD Partai," ungkapnya.

Dalam pemberitaan itu, oknum anggota DPRD Kampar dari fraksi PKS bahwa itu akan melaporkan kasus dugaan pencabulan terhadap anak laki-laki di bawah umur kepada ketua DPRD Kampar, dan BK DPRD Kampar, DPTD PKS Kampar dan aparat kepolisian.

"Sekarang, draft pengaduannya sedang kami buat untuk disampaikan kepada Ketua DPRD Kampar, BK DPRD Kampar, DPTD Partai PKS dan ke kepolisian," tegas Kabid Pembangunan Politik dan Demokrasi Dewan Pimpinan Pusat LSM Komunitas Pemberantas Korupsi, Riswansyah kepada media itu.

Korban pencabulan yang dilakukan pelaku terhadap korban diketahui inisial AR yang merupakan seorang siswa di Pekanbaru itu terjadi pada 2019 lalu.

Di dalam pemberitaan tersebut,
pelaku Z, mengaku jika apa yang dijelaskan korban yang disampaikannya kepada LSM dan wartawan itu, adalah benar. Namun ia berharap tidak mempersoalkan masalah ini.


"Iya. Yang ada di gambar atau foto itu benar foto saya sendiri bersama AR. Saya mohon betul, ini masalah pribadi saya. Jangan sampai masalah ini diberitakan media dan dilapor. Jika Saya kenak pecat dari kerja hanya gara-gara ini, maka anak-anak pesantren yang saya asuh termasuk keluarga saya tak ada yang memberi mereka makan, karena hanya saya satu-satunya yang bekerja dan menanggung biaya makan mereka setiap hari," ucapnya.(Syaw)

 

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »