Tiga Orang Dekat Gubernur Riau Diperiksa Terkait Dana Bansos 2014-2019

Dibaca: 1248 kali  Sabtu,21 November 2020
Tiga Orang Dekat Gubernur Riau Diperiksa Terkait Dana Bansos 2014-2019
Ket Foto :

RIAUTERBIT.COM - Tim Jaksa Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali memeriksa tiga orang dekat Gubernur Riau Syamsuar, Jumat (20/11/2020). Mereka adalah Indra Gunawan, Ikhsan dan Ulil Amri. 

 

Pemeriksaan terkait dugaan korupsi dana hibah atau bantuan sosial (bansos) di Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekdakab Siak serta anggaran rutin BPKAD Kabupaten Siak tahun 2014-2019. 

 

Indra , Ikhsan dan Ulil Amri adalah petinggi di Partai Golongan Karya (Golkar). Ikhsan merupakan Wakil Ketua Pemenangan Pemilu DPD I Partai Golkar Riau, Indra sebagi Ketua DPD II Golkar Siak dan Ulil sebagai Wakil Sekretaris Bapilu Golkar.

 

Indra Gunawan diperiksa dalam kapasitas sebagai Ketua KNPI dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Siak, tahun 2014-2016, serta sebagai Ketua PS Kabupaten Siak.

 

Ikhsan dalam kapasitas sebagai Sekretaris Karang Taruna dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Siak tahun 2016-2021 sedangkan Ulil Amri, diperiksa dalam kapasitas sebagai Sekretaris KNPI Kabupaten Siak tahun 2014 dan Bendahara Karang Taruna tahun 2011-2016.

 

Dalam proses penyidikan, tiga orang ini sudah beberapa kali diperiksa oleh jaksa penyidik Pidsus Kejati Riau. Selain di Kejati Riau, pemeriksaan juga dilakukan di Kejari Siak.

 

Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan SH, tidak menampik adanya pemanggilan terhadap ketiga orang kepercayaan Syamsuar itu. "Diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi dana hibah dan bansos," kata Muspidauan. 

 

Pemeriksaan dilakukan karena jaksa penyidik masih membutuhkan keterangan dari saksi-saksi untuk memperkuat bukti adanya tindak pidana korupsi. Jika pemeriksaan saksi telah tuntas, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan siapa tersangka. 

 

Dalam kasus ini, Kejati Riau telah memeriksa sejumlah pihak. Di antaranya, Sekdaprov Riau, Yan Prana Jaya selaku Kepala BKD dan Bappeda Siak, Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setdakab Siak, Hendrisan, mantan Kadisdik Siak, Kadri Yafis, mantan Kadisos Siak, dan Nurmansyah. 

 

Pidsus juga memintai keterangan Kapala Badan PMD Capil Provinsi Riau, Yurnalis selaku mantan Kabag Kesra Setdakab Siak, 13 camat periode 2014-2016, ratusan orang kepala desa dan saksi lainnya.

 

Selain dana hibah dan bansos di Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekdakab Siak serta anggaran rutin di BPKAD Kabupaten Siak tahun 2014-2019, Kejati juga mengusut dugaan korupsi anggaran rutin di Bappeda Siak. 

 

Dugaan korupsi itu disinyalir terjadi di era kepimpinan Syamsuar kala menjabat sebagai Bupati Siak Kejati Riau akan meminta ahli untuk melakukan audit kerugian negara atas dugaan penyimpangan anggaran di Pemkab Siak.(ckc)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »