Melawan, Pencuri Sepeda Motor Kena Tembak

Dibaca: 10515 kali  Rabu,26 Agustus 2015
Melawan, Pencuri Sepeda Motor Kena Tembak
Ket Foto : Ekspose
PEKANBARU , (Riauterbit.com)-Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Safrianto dan Aryatul Fikri alias Ari (18), Selasa (25/8) sekitar pukul 02.00 WIB, dibekuk Tim Opsnal Reskrim Polsek Limapuluh. Salah satuya ditembak petugas karena melawan saat diringkus.
 
Kapolsek Limapuluh Kompol Dalizon SIK dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim AKP Arry Prasetyo SH mengatakan, tersangka dibekuk di Jalan Tengku Zaenal Abidin, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh. 
 
"Kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan Zulhendri Adha (40). Korban adalah karyawan PLN yang kehilangan sepeda motor Honda Vario Techno Warna hitam di Jalan Tengku Zaenal Abidin pada Jumat (14/8) sekitar pukul 19.30 WIB," kata Arry, Rabu (26/8).
 
Usai menerima laporan, sambung Arry, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Dari sanalah diketahui bahwa pelakunya adalah Fikri alias Ari.
 
"Setelah menangkap Fikri, kemudian dikembangkan dan ditangkap pula tersangka Safrianto alias Pinto. Saat diringkus, tersangka Pinto melawan dan berusaha kabur. Untuk melumpuhkannya kita terpaksa menembak kaki kirinya," tegas Kanit.
 
Dari tangan kedua tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario Techno Warna hitam merah tanpa nomor polisi yang diduga hasil kejahatan.
 
Dihadapan petugas, kedua tersangka mengaku mencuri sepeda motor di Jalan Tengku Zaenal Abidin, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh.
 
"Selain itu, lima hari yang lalu, kedua tersangka juga mencuri Honda Beat warna biru putih di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Tenayan Raya," sebut Arry.
 
Selain itu, tambah Kanit, tersangka Safrianto juga pernah melakukan aksi jambret di Jalan Bukit Barisan. Korbannya adalah wanita dengan hasil satu unit handphone merk OPPO warna putih.
 
Kini kedua tersangka telah diamankan di Mapolsek Limapuluh, guna menjalani penyelidikan dan pengembangan selanjutnya.
 
"Kita masih mengembangkan kasus ini, diduga kedua pelaku mempunyai jaringan lainnya," pungkas Arry.(juf)
Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »