Masjid Agung Islamic Center Rohul Disemprot Disinfektan

Masjid Agung Islamic Center Rohul Disemprot Disinfektan

RIAUTERBIT.COM - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melalui Dinas Kesehatan kabupaten Rokan Hulu melakukan langkah cepat mencegah mewabahnya Virus Corona (Covid-19) yang saat ini sudah menjadi pandemi dunia. Salah satu antisipasi yang dilakukan yakni menyemprotkan cairan disinfektan di tempat-tempat keramaian.

Salah satunya Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu. Penyemprotan di Masjid rerbesar di Rohul yang selalu ramai dikunjungi jemaah dari berbagai daerah tersebut dilakukan Tim P2P Dinas Kesehatan Rohul, bukan hanya mencegah penyebaran virus corona, tapi juga virus dan bakteri lain.

Sekretaris Daerah yang juga Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center Rohul Abdul Haris mengatakan, penyemprotan disinfektan dimaksudkan untuk menghilangkan kekhawatiran warga berkumpul di masjid untuk beribadah. Penyemprotan disinfektan ini akan dilakukan secara berkala di sejumlah titik-titik yang dianggap rawan didiami virus dan bakteri. Seperti tempat wudhu, karpet, mimbar imam, besi tangga masjid, selasar, hingga menara 99 meter dan bisnis center Masjid.

"Kita juga berlakukan SOP di Ruang salat, dimana karpet masjid akan dialas dengan kain putih dan diganti setiap hari," cakap Sekda Rohul. Dikatakan Sekda, sampai hari ini pengelola Masjid Agung Islamic Center belum berencana menutup penutupan. Meski demikian, pengamanan masjid akan semakin diperketat.

Pengelola masjid Agung akan memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada jemaah yang ingin memasuki ruang salat utama masjid. "Bagi jemaah yang temperatur tubuhnya di atas 38 derajat, maka akan segera diperiksa petugas kesehatan di klinik masjid. Bahkan jika dibutuhkan kita akan berkordinasi dengan Faskes, baik RSUD dan rumah sakit lainnya," tutur Sekda.

Kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengundang keramaian seperti pengajian rutin hari Selasa dan malam Kamis juga ditiadakan sementara. Selain itu, Badan Pengelola Masjid Agung juga sudah meliburkan dan memulangkan SMP Tahfidz ke orang tua masing-masing untuk mencegah mewabahnya virus mematikan tersebut kepada siswa.(ckc)

Berita Lainnya

Index