Siak dan Bengkalis Luasan Lahan Terbakar Sudah 200 Hektar

Dibaca: 1348 kali  Rabu,12 Februari 2020
Siak dan Bengkalis Luasan Lahan Terbakar Sudah 200 Hektar
Ket Foto :

RIAUTERBIT.COM - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau, Edwar Sanger, mengatakan Riau saat ini sudah terdeteksi beberapa titik panas (hotspot) dan titik api (fire spot).

 

Terutama di bagian Utara seperti Bangkalis, Dumai, Siak, dan Meranti. Ditiga daerah tersebut termasuk sebagian wilayah lainnya di Riau sudah mulai mengalami minimnya curah hujan.

 

Akibatnya dikhawatirkan, potensi Karhutla akan besar. Apa lagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kemarau di Riau tahun ini lebih panjang dibanding tahun sebelumnya.

 

"Saat ini sudah terjadi penurunan curah hujan disebagian besar wilayah di Riau. Hotspot mau pun hotspot juga sudah terdeteksi. Begitu juga luasan lahan terbakar," kata Kepala Bad an Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, sebelum penetapan status siaga darurat Karhutla di Gedung Daerah, Selasa (11/2/20) malam.

 

Untuk luasan lahan terbakar di tiga daerah Siak, Bengkalis dan Dumai paling dominan, dibanding wilayah lainnya di Riau. Dimana papar Edwar, sudah terdeteksi hot spot dan fire spot.

 

Luasan daerah terbakar sampai saat ini sudah mencapai 271,1 hektar. Terbesar terjadi di Siak 98,47 hektar dan Bengkalis 60,90 hektar, Dumai 31,85 hektar. Kemudian menyusul Indragiri Hilir 42,10 hektar, Kepulauan Meranti 5,5 hektar, Indragiri Hulu 21,50 hektar, Pelalawan 5 hektar, Pekanbaru 3 hektar, Kampar 2,5 hektar, Rokan Hilir 0,25 hektar.

 

Sementara Rokan Hulu dan Kuantan Singingi dilaporkan masih nihil Karhutla. Ada pun untuk penetapan status siaga darurat Karhutla, langsung diumumkan Gubernur Riau H Syamsuar, di Gedung Daerah. Penetapan status siaga darurat Karhutla ini berlaku terhitung 11 Februari hingga 31 Oktober.

 

Diharapkan, dengan penetapan status ini agar langah pencegahan dan penanggulangan bisa dilakukan lebih awal. "Malam ini kita umumkan status siaga darurat Karhutla," kata Gubri. Hadir pada kesempatan ini, Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangam Bencana Nasional (BNPB) Harmensyah.

 

Kemudian Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031/WB Brigjen TNI Muhammad Fadjar, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Ronny Irianto Moningka, Kepala BMKG Pekanbaru Sukisno.(rtc)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »