India Tertarik Bangun Pabrik CPO di Riau

Dibaca: 1947 kali  Sabtu,18 Januari 2020
India Tertarik Bangun Pabrik CPO di Riau
Ket Foto :

RIAUTERBIT.COM - Gubernur Riau H Syamsuar terima kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) India YM Raghu Gururaj, di kediaman dinasnya, Jalan Diponegoro, Jumat (17/1/20).

Pada pertemuan ini, Konjen India menyatakan tertarik menanamkan investasi. Salah satunya membangun pabrik Crude Palm Oil (CPO) di Riau. Hamparan tanaman sawit di dari wilayah pesisir hingga daratan dianggap potensi besar untuk memenuhi besarnya permintaan CPO khususnya ke India.

"India membutuhkan pasokan CPO, ini tentunya potensi sekaligus kerja sama saling menguntungkan. Salah satunya jika pengolahan CPO oleh India bisa diwujudkan di Riau," kata Konjen India, Raghu Gururaj.

Sebagai bentuk keseriusan, Raghu Gururaj berjanji akan membawa investor dari India pada pertemuan berikutnya. Diharapkan, pertemuan lanjutan itu nantinya, harapan untuk membangun pabrik CPO di Riau dapat terwujud.

Menurut Konjen India ini lagi, impor bahan baku dalam bentuk CPO dari Riau selama ini tergolong terbesar, selain Sumatera Utara. Kemudian tingginya permintaan bahan baku CPO oleh India, menjadi alasan membuat India ingin membangun pabrik CPO di Riau. Gubri menyambut baik tawaran dari Konjen India tersebut.

Karena itu, Pemprov Riau sendiri seoptimal mungkin mendukung untuk mewujudkan rencana pembangunan pabrik CPO di Riau. Apalagi keinginan yang disampaikan Konjen India, tidak hanya sekedar pengolahan CPO. Tetapi beserta produk turunan sawit. Hal ini tentunya dapat menjadikan sumber usaha baru ekonomi.

"Tidak hanya produk CPO, turunanya juga," ungkap Gubri. Selain CPO, Gubri pada peretemuan ini menawarkan investasi pada pengolahan kelapa di Indragiri Hilir. potensi perkebunan kelapa yang ada di negeri seribu parit tersebut juga tak kalah dibanding sawit.

Hanya saja menurut Syamsuar lagi, Konjen India sempat mengaku tidak tahu bahwa ada hamparan luas kelapa di Inhil. Raghu Gururaj justru potensi perkebunan kelapa adanya di Sumatera Utara.

"Ini kesempatan kita juga menawarkan. Hanya soal kelapa ini, dia bilang sumbernya di Medan. Saya bilang yang luas itu justru di Inhil. Mungkin yang dibilangnya di Medan itu, kelapa dari sini juga," papar Gubri.(rtc)

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »