Mahasiswa Kukerta Unri Olah Ikan Patin Sebagai Peluang Usaha

Dibaca: 1646 kali  Sabtu,17 Agustus 2019
Mahasiswa Kukerta Unri Olah Ikan Patin Sebagai Peluang Usaha
Ket Foto :

Oleh: Nada Zulmy Mayora

DESA Buatan I merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. 

Desa ini terletak di tepi Sungai Siak yang kaya akan berbagai jenis ikan antara lain ikan patin, ikan baung, ikan pantau, ikan juara dan lain-lain. 

Hal inilah yang menjadi faktor utama masyarakat memilih bekerja sebagai nelayan. Berdasarkan data demografi desa, sebanyak 30% masyarakat  Desa Buatan I berprofesi sebagai nelayan.

Ikan hasil tangkapan nelayan umumnya dijual langsung kepada masyarakat atau ke Pasar Buatan. 1 kg ikan dijual dengan kisaran harga 15.000 hingga 25.000 perkilonya. 

Sebagian nelayan mengaku penghasilan yang didapat dari penjualan ikan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun beberapa nelayan juga mengaku bahwa cukup kesulitan menjual ikan dikarenakan banyaknya masyarakat yang juga berprofesi sebagai nelayan.

Selain itu ikan hasil tangkapan tidak bertahan lama, beberapa nelayan mengeluh bahwa ikan hasil tangkapan sering membusuk apabila tidak laku terjual.

Hal inilah yang mendorong Mahasiswa KUKERTA UNRI untuk menemukan inovasi tentang pengolahan ikan sungai. Setelah melakukan diskusi kelompok dan mewawancarai masyarakat. 

Mahasiswa memutuskan untuk membuat demonstasi pengolahan ikan sungai menjadi abon ikan. Ikan yang dipilih untuk menjadi bahan baku abon adalah ikan patin.

Demonstrasi pembuatan abon dari ikan patin dilaksanakan pada hari Senin, 5 Agustus 2019 di Aula Kantor Desa Buatan I. Kegiatan ini ditujukan kepada Ibu-Ibu Penggerak PKK. 

Kegiatan ini dimulai pada pukul 15.00 WIB, Mahasiswa KUKERTA mengungkapkan bahwa demonstrasi abon patin ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan masyarakat tentang pemanfaatan ikan sungai sekaligus mengembangkan jiwa kewirausahaan.

“Terima kasih kepada Mahasiswa KUKERTA UNRI yang telah menambah wawasan kami tentang pengolahan ikan patin, dalam waktu dekat kami akan menghubungi adik untuk wawancara lebih lanjut tentang pembuatan abon ini” Ungkap Bu Epi selaku Ketua PKK Desa Buatan I.

Kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh peserta yang dibuktikan dengan peserta yang aktif bertanya selama acara bahkan beberapa Ibu melakukan diskusi lanjutan dengan Mahasiswa KUKERTA UNRI untuk mengembangkan usaha rumahan pembuatan abon ikan.

Penulis adalah Mahasiswa Kukerta Universitas Riau

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »