RTMPE Kampar

Petani Desa Air Terbit Dapat Pencerahan RTMPE Langsung dari Bupati

Dibaca: 9898 kali  Jumat,26 Juni 2015
Petani Desa Air Terbit Dapat Pencerahan RTMPE Langsung dari Bupati
Ket Foto : Bupati Kampar berikan arahan tentang Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi di Desa Air Terbit Kecamatan Tapung Kemarin

Tapung (Riau Terbit) ; Safary Ramadhan pemkab Kampar memang di manfaatkan sebagai ajang silaturrahmi anatra petani dengan Bupati Kampar. Waktu yang singkat tersebut dipadatkan dengan kegiatan sosialisasi menzerokan kemiskinan, Pengangguran, dan rumah Kkumuh melalui implementasi Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) yang diadakan di Masjid Raya Al Ihsan Desa Air terbit Kecamatan Tapung.

 

            Bupati Kampar pada pengarahannya menekankan pentingnya difahami program ini (RTMPE) dalam mengentaskan kemiskinan, pengangguran dan kebodohan di Kabupaten Kampar, kegiatan sosialisasi ini dalam upaya menggesa program yang teranyar dari Pemkab Kampar dalam memberikan keuntungan yang jelas kepada masyarakat yakni pemanfaatan lahan 1000 meter.

 

            di katakan oleh Bupati Kampar lahan seluas 1000 meter persegi tersebut jika dusakan dengan secara maksimal dan sesuai kajian maka akan memberikan penghailan tak kurang dari 10 Juta setiap bulannya. untuk mencapai hal tersebut diatas memerlukan Modal sebanyak Rp 120 Juta, ini digunakan untuk pembiayaan pengadaan sapi, alat pengolahan urin dan kotoran padat,pengadaan  ayam petelor, ayam jantan dan kandang, lele (6x6), bawang, cabe dan sayur mayur.

 

            hal ini diterangkan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer di masjid Raya Al- Ihsan Desa Air Terbit dihadapan para petani dan alumni P4S Karya Nyata yang akan mengelolah Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) yang diahdiri juga oleh Seluruh Kepala Dinas yang tergabung dalam  Tim percepatan capaian Zero, Camat Tapung dan masyarakat desa Air Terbit Kecamatan Tapung.

 

            Ditambahkan Jefry Noer bahwa untuk lebih tekhnisnya para petani dapat menanyakan langsung kepada para instruktur yang telah berpengalaman terhadap pelaksanaan secara tekhnis RTMPE dan olahannya.

 

            Berdasarkan perhitungan yang dialkukan oleh tim bahwa kajian sebanyak 6 (enam) ekor akan menghasilkan urin 1005 liter perbulan, yang akan diurai selama 8 hari dan dimasukkan didalan drom selama 3 hari yang dicampur kunyit, lengkuas, jahe, sambiloto, mulasse, brotowali, temu lawak, temu ireng.

            Selanjutnya selama 3 hari  diperkaya dengan oksigen, seterusnya dimasukkan lagi ke drum yang terakhir dilakukan  penyaringan. setelah itu siap untuk di kemas dan di jadikan pupuk,  Harga untuk propinsi  Riau  pada saat ini mencapai Rp. 15 ribu/liter. selain sebagi  Pupuk ini sekaligus sebagai pestisida. begitu juga dengan hasil ayam petelor, lele dengan 10 ribu ekor pada kolam 6x6, begitu juga dengan hasil sayur mayur yang dapat dijadikan sebagi tambahan pengahsilan bagi Rumah Tangga" Papar Jefry Noer yang menerangkan dengan lengkap. ini diluar tabungan anak sapi yang lahir tiap ytahunnya, tambahnya lagi.

 

            Dalam pertemuan tersebut para petani yang akan mengembangkan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi  juga melakuakn tanya jawab tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan program yang akan menjadikan petani menjadi ornag kaya baru tersebut. (Humas Kampar-Nur)

 

 

Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »