Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Gontor Putri Gelar Khitan Massal. Desember

Dibaca: 2083 kali  Minggu,23 Desember 2018
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Gontor Putri Gelar Khitan Massal. December 23, 2018 Tambang – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw 16 Rabiul Awal 1440 H, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 7 Desa Rimbo Panjang menggelar Khitan masal. Dimana Khitan masal ke-v tersebut dihadiri oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Asisten III Setda Kampar Ir Nurhasani, MM di Halaman Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 7 Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, (23/12/18). Nurhasani dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini mungkin banyak masyarakat yang menilai ada perbedaan keyakinan dalam hal belajar mengajar. Untuk di ketahui semua pesantren itu semua sama,  tidak lain tujuannya memberikan ilmu keaagamaan dan membentuk akhlak anak bangsa. Sementara Pondok Gontor sendiri merupakan ponpos yang telah terkenal dan terbukti menghasilkan santri yang luar biasa. Semoga dengan keberadaan Gontor memberikan kontribusi bagi masyarakat Kampar khusus bidang keagamaan. Dengan demikian kita harapan bersama dan akan mendukung sepenuhnya bagaimana nantinya Gontor Putra 7 bisa hadir di Kota Bangkinang.” Sementara itu Wakil pengasuh pondok Modern Darussalam Gontor Putri 7 Desa Rimbo Panjang Al-Ustadz H M Ma'Ruf Chumaidi dalam sambutan menyampaikan sebagai rasa syukur dan bangga Gontur ikut meramaikan dalam dunia pendidikan khusus pendidikan ilmu keagamaan. Tanah yang diwakapkan setelah lima tahun milik Kabupaten Kampar yang dibangun sebuah pondok ini semoga semoga mewujudkan Kampar benar – benar membentuk Serambi Mekahnya Riau. Selama lima tahun berdiri, Gontor Putri 7 saat ini telah memilih santri lebih kurang 852 santri atau lebih kurang 1000 orang termasuk para ustadz dan ustazah.  Dari sekian banyak santri bukan hanya dari Kampar saja melainkan banyak dari luar Kampar, saat ini terdapat 5 orang santri dari  Negara lain seperti Malaysia. Untuk diketahui juga bahwa di Gontor sendiri setiap hari para santri dan Para ustadz menggunakan bahwa Arab dan Inggris, bagi yang ketahuan menggunakan bahwa Indonesia apalagi Ocu dikenakan sangsi. Sementara terkait Khitan masal tersebut diiku sebanyak 128 orang dari berbagai daerah khsusunya warga Desa Rimbo Panjang dan sekitarnya. Hal ini terbuka untuk umum menjadi peserta dari daerah manapun termasuk donatur juga dibuka untuk siapapun.
Akses RiauTerbit.Com Via Mobile m.riauterbit.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »